Selamat malam,
Hari ini merupakan hari pertama saya kembali menulis review, setelah lama pada bulan Ramadhan ini saya seakan menghilang dari peredaran. Banyak sekali hal yang memaksa saya untuk tidak menulis, terutama karena saya akui badan saya terhitung lemas sekali. Namun, karena ada beberapa hal yang setidaknya memicu saya kembali menulis review terkait produk tembakau berupa rokok, maka pada akhirnya saya mulai mencoba menulis kembali. Setidaknya, selain rokok ini ada sekitar 3 sampai 4 rokok yang belum saya buat ulasannya karena kondisi Ramadhan kali ini. Harap maklum.
Review pada kesempatan kali ini terbilang spesial, karena pada dasarnya produk ini kemungkinan besar akan diluncurkan pada setelah Lebaran, namun pada kenyataannya produk ini sudah bisa didapatkan di salah satu minimarket, yakni Alfamart. Agak aneh pada akhirnya Camel Option Yellow ini saya dapatkan dengan mudah saat kemarin hari. Dan juga hal ini semakin menguatkan selentingan gosip yang sekiranya pernah terdengar namun tak jelas siapa yang akan memproduksi dan merek apa yang akan digunakan.
Karena informasi ini pada asal muasalnya hanyalah selentingan tak jelas dari sebuah percakapan beberapa orang di sebuah tempat ketika kondisi saya sedang menikmati kopi setelah berbuka secara sendiri di kawasan Jakarta Timur, dan saat itu saya hanya bisa menangkap mungkin intisari bahwa akan ada keluar rokok rasa pisang namun dalam wujud mild. Informasi yang saya tangkap pada akhirnya terkesan bias namun pada akhirnya bisa saya gabungkan (meskipun saat itu kurang begitu akurat) dengan beberapa bumbu analogi layaknya twit dibawah ini:
Apakah kalau si kuning ini dipencet bisa berubah jadi "I'm ready, I'm ready" ???
— Review Rokok (@ReviewRokok) April 24, 2021
Saduran dari episode PreHibernation Week.
Terserah mau dibilang kode atau bukan 🤣🤣🤣 pic.twitter.com/PVew0jSOfW
Terkesan bias pada twit ini, karena memang selentingan yang saya dengar ini memang masih diragukan bila mengacu konteks keabsahan informasi pada saat itu. Karena juga saya tak fokus bila mengingat siapa yang pada saat itu berbicara.
Namun pada akhirnya, ada salah satu anggota yang ada di Group Review Rokok, tepatnya kemarin pada tanggal 5 Mei 2021 ini mem-forward sebuah foto di grup, yang menggambarkan produk baru dari Japan Tobacco International, yakni Camel Option Yellow. Info yang ia sampaikan mengatakan bahwa produk ini merupakan lini dari Camel Mild, dengan rasa yang "konon katanya" mirip dengan pisang.
Ia mengatakan bahwa produk ini sudah masuk di Alfamart, dan untuk produk ini mulai dicoba didistribusikan pada area Jabodetabek terlebih dahulu. Dan pada akhirnya saya bisa menjawab bahwa rokok rasa pisang ini ialah Camel Mild Option Yellow. Begitu ceritanya bagaimana selentingan ini akhirnya terjawab dalam produk Camel Mild Option Yellow.
Camel Mild Option Yellow, seperti yang sudah saya jabarkan diatas, secara pasti merupakan pengembangan dari Camel Mild Option Purple, yang sudah diluncurkan pada tahun 2020 lalu. Mungkin respon dari Camel Option Purple dianggap baik di masa itu (terlebih TVC sudah banyak beredar sekitar diatas bulan Agustus atau September 2020 lalu). Berbeda dengan produk sebelumnya yang menjual sensasi "Fresh Juicy", besar kemungkinan pada produk ini menjual sensasi "Fresh Creamy" yang jelas tergambar pada karakter Banana atau Pisang ini. Anggap saja sebagai Banana Split dalam wujud rokok mild kretek.
Baiklah, mungkin karena pembahasan dalam bentuk cerita ini terkesan panjang, maka pada akhirnya saya mencoba mengulas rokok ini dimulai dari harganya terlebih dahulu. Untuk harga rokok ini saya dapatkan kemarin pada harga Rp. 15.000,- (cukai Golongan IIA yakni Rp. 15.325, kuantitas isi sebesar 12 batang) dengan proses yang cukup lama pada pembelian awal di Kasir Alfamart di salah satu daerah di Jakarta Timur. Kasir Alfamart berkata barang ini sudah datang sejak pagi, namun baru bisa dijual pada malam hari.
Terhitung memiliki harga yang terjangkau untuk sebuah rokok SKM LTLN, jauh dibawah A Splash 12 Batang yang terhitung memiliki harga diatasnya dari rokok ini. Termasuk murah, maka saya beri nilai harganya ialah 8.9 dari 10.
Kemudian kita coba lihat kemasan rokok ini secara seksama
0 Komentar