Hero Casual Biru Jeans 20 Batang, SPM American Blend Style Pertama Dari STTC Dengan Tipping Paper Model Jeans

Selamat malam,

Teringat bahwa saya pernah menjanjikan satu review yang sekiranya mungkin ditunggu oleh beberapa khalayak yang ada pada Twitter saya, yakni @ReviewRokok. Meskipun tidak besar, namun saya anggap ini bisa dianggap sebagai sampel untuk menentukan review rokok ini layak dipublikasikan atau tidak. Karena memang, biasanya penentu apakah review bisa dipublikasikan atau tidak, terletak pada respon yang ada pada Twitter. Harap maklum.

Review ini juga ditulis disaat kondisi saya mendadak menurun tanpa sebab. Anggap saja bahwa memang saya tidak menulis pada masa sebelumnya dikarenakan hal ini. Namun, anggapan saya bahwa pembaca atau khalayak adalah segalanya, maka saya memutuskan untuk memaksa jalur saraf otak saya untuk bisa menulis kembali. Meskipun jangan kaget bahwa hasilnya tidak begitu maksimal. Harap maklum.

Tanpa basa-basi, saya coba membuat review produk ini dengan mungkin ada beberapa kata yang sekilas tidak sinkron diantara satu dengan lainnya. Meskipun hal ini bisa jadi perhatian pembaca, ketika mungkin ada yang janggal dalam tulisan kali ini. Review rokok yang saya coba tuliskan kali ini ialah Hero Casual. Pernah saya membahas soal rokok ini sebagaimana yang ada pada thread berikut

Sekiranya pada kesempatan kali ini, saya akan mencoba mereview varian utama dari rokok ini. Varian biru jeans yang pada kali ini kita coba belah satu persatu bagaimana aspek keseluruhan dari rokok ini. Ada hal yang mendasari kenapa rokok ini bisa saya review dan kenapa saya dahulukan varian biru jeans terlebih dahulu. 

Bila dikaji lebih jauh, Hero merupakan brand lama dari STTC yang penjualannya hanya bisa didapatkan di wilayah Sumatera (untuk mempermudah gambaran soal embrio utama Hero Casual, bisa dicek keyword "Rokok Hero Filter English Blend"). Entah mengapa, STTC melakukan perombakan dari embrio rokok ini, dengan mengusung blend berbeda dan fisik yang tentunya jauh berbeda.

Rokok ini dipromosikan dengan semacam hashtag yakni #SantaiTapiBerisi, dengan dukungan kuat terletak pada TikTok (menurut saya termasuk nekat disatu sisi, tapi okelah), dan Instagram. Jalur yang menurut saya tidak lazim ini seakan menandakan bahwa STTC di satu sisi ingin berubah secara total, baik secara produk maupun promosi. Penjabaran Santai Tapi Berisi dapat dilihat pada rasa yang santai untuk dihisap (bisa juga menggunakan frase ringan) namun memiliki tarikan yang memang solid dan kuar (dapat diartikan bahwa frase berisi menjabarkan sensasi rasa bawaan dari rokok ini).

Anggapan ini nanti saya coba buktikan kembali (setelah melakukan test individu terkait rokok ini di pertama kali membeli dan mencoba) nanti saat saya mencoba untuk menjabarkan teknis dari rasa rokok ini. Hal pertama yang sudah menjadi pola dari review rokok ini ialah, dimulai dari harga terlebih dahulu.

Harga rokok ini saat saya membeli sekitar Rp. 25.000,- (memang secara resmi rokok ini dijual dengan harga Rp. 26.000,-, cukai golongan IIA Rp. 29.725,-) dengan kuantitas sebesar 20 batang. Menurut saya, harga rokok ini sekilas diatas produk STTC yang secara umum bermain dibawah harga SPM umumnya (anggap saja ketika rokok lain berharga 25.000, produk STTC berada pada rentang maksimum 22.000). Termasuk mahal, namun sesuai apabila ingin melawan Luckies atau Camel. Untuk harga sendiri saya beri nilai 5.5 dari 10.

Kemudian kita coba review kemasannya dengan seksama







Kemasan rokok ini terbilang sangat klasik dan mungkin tampak sekilas bahwa rokok ini bukanlah rokok berjenis premium seperti yang dihadirkan oleh harga rokok ini. Tampak bagian depan dan belakang kemasan rokok ini menggunakan motif latar dark dari sebuah denim (sering orang menyebutnya sebagai jeans untuk singkatnya), dengan tekstur emboss yang terkesan tebal, kompleks, dan memiliki tekstur kasar yang bercampur dengan sentuhan sensasi glossy dari plastik pada karton. Gambaran berikutnya ialah objek kantong pada rokok ini, yang terinspirasi dari jaket denim atau jeans, dilengkapi dengan kancing di bagian tengah. Objek kantong ini memiliki unsur emboss kental, terutama di bagian luar. Bagian kantong dalam memiliki jahitan dengan pola yang umum ditemui pada jaket denim. Hal yang saya sayangkan ialah, pada bagian jahitan tidak terdapat tekstur emboss, hanya pada bagian kancing kecil berwarna kuning dengan adanya emboss. 

Terdapat dua tulisan yakni HERO dan Casual, dengan model font Casual yang sekilas mirip dengan font yang digunakan oleh Nudie Jeans. Pada font HERO menggunakan font serif yang klasik, tidak ada perubahan pada font embrio awal hanya berbeda pada warna font Hero menggunakan warna kuning. Kedua objek tulisan menggunakan efek emboss terang yang kentara dan tebal. Pada bagian tengah atau cukup saya menyebutnya sebagai kancing kantong, terdapat emblem khas dengan outer ring objek menggunakan warna rose gold yang kental tebal dan dilengkapi emboss, dan bagian dalam terdapat sebuah objek yang bisa dinamakan sebagai "The Lion King". Mungkin model emblem ini seakan berbeda dengan Hero yang saya kenal dahulu, namun pada konteks ini terkesan kuat dengan unsur singa. Anggap saja singa ini mewakili unsur "Berisi", dengan unsur warna rose gold dan memiliki tekstur emboss tebal dan sangat kentara. Tekstur kuat, dan terkesan licin. Bagian bawah tertulis 20 CASUAL JEANS yang dapat diartikan rokok ini merupakan rokok dengan rasa mainstream.

Bagian kanan dan kiri terdapat tulisan 20 SPM dan tulisan PT STTC, Indonesia. Untuk info saja, STTC atau Sumatran Tobacco & Trading Company merupakan perusahaan Tembakau yang mungkin bisa dibilang paling besar secara penjualan untuk perusahaan asal Sumatera. Perusahaan ini berlokasi di Pematang Siantar, Sumatera Utara dan memiliki afiliasi dengan Indocafe (PT Sari Incofood Corporation). Bagian kiri dan kemasan memiliki unsur HERO dan bagian kiri terdapat kadar dari rokok ini. Tampak jelas bahwa rokok ini memiliki kadar yang tak jauh dengan Marlboro Merah ataupun Camel Yellow. Bagian atas terdapat tulisan HERO Casual dengan adanya efek tekstur, begitu juga bawahnya. 

Saya sendiri menganggap rokok ini sekilas agak kontras dengan materi promosi, begitu juga harga yang ditawarkan oleh rokok ini. Tampak bahwa desainnya kurang begitu masuk, namun elemen ini sebenarnya sudah baik bagi perokok yang tidak memandang jenis kemasan. Bukan masalah major, tapi kurang masuk di benak saya saja. Untuk kemasan sendiri saya memberi nilai 8.35 dari 10.

Kemudian kita coba buka plastiknya untuk mengetahui bagian dalam secara seksama


Bagian inner hinge lid pada rokok ini terkesan unik. Sekilas mengingatkan saya pada Marcopolo, dengan adanya slogan promosi yang seakan mendukung proses recall terkait rokok ini. Tertulis "Santai Tapi Berisi", nilai prinsip Hero Casual yang menandakan rokok ini memiliki karakter santai namun memiliki sensasi rasa yang dikatakan "berisi". Dalam artian meski rokok ini ialah SPM, namun tarikannya solid dan mantap dikelasnya. Bagian inner frame dari rokok ini menggunakan warna hitam, tekstur licin dan biasa saja. Foil menggunakan model pattern diagonal line, tekstur emboss cukup baik dan menggunakan warna biru.

Kemudian kita coba tarik bagian foil dengan seksama


Tampak jelas bahwa rokok ini memiliki satu keunikan. Tipping paper yang jujur belum saya pernah temukan untuk SPM buatan Indonesia yang umum. Model tipping menggunakan warna jeans dan tampak terdapat tulisan HERO. Susunan batang rokok ini ialah 7 di depan, 6 di tengah, dan 7 di belakang, dengan kuantitas sebesar 20 batang.

Kemudian kita coba keluarkan salah satu batang rokok-nya dengan seksama



Tampak rokok ini menggunakan model King Size, dengan diameter sekitar 84mm atau kurang, dan diameter bawaan sekitar 7.9mm atau lebih. Anggap saja rokok ini memang memiliki spesifikasi King Size. Bagian tipping paper rokok ini menurut saya merupakan nilai jual utama, dengan model tipping paper ialah motif jeans. Tekstur cukup kasar, dan menggunakan warna denim gelap. Bagian batasan tipping paper terdapat unsur jahitan benang berwarna emas gelap, dilanjutkan dengan singa dari Hero itu sendiri, dan model tulisan HERO ialah vertikal dengan warna putih. Entah mengapa bila seandainya bagian batang rokok ini bisa selaras secara total dengan kemasan, saya jauh lebih menyukainya.

Tipping paper ini saya lihat memiliki keunggulan yang kentara, mencegah noda basah yang sering ditemui oleh perokok dan juga mencegah terlihatnya noda lain (semisal lipstik atau kopi) yang mengganggu estetika. Anggap saja bahwa memang rokok ini memiliki model tipping paper yang baik. Kontur rokok ini sekilas memiliki model layaknya FIRM FILTER milik Marlboro atau FIRMTECH yang secara gamblang tidak disebutkan pada Camel Yellow. Namun dengan perbedaan filter yang terkesan lebih lunak namun tetap kokoh dan solid.

Kemudian kita coba rasakan rokok-nya dengan seksama


Ketika sebelum dibakar, rokok ini sekilas memiliki sensasi tembakau dengan kompleksitas yang mirip dengan SPM American Blend secara umum. Kentara dengan unsur Virgina yang segar dan Oriental yang kuat, dengan tambahan sentuhan manis dari Burley. Tampak jelas rasa rokok ini memiliki rasa sentuhan cocoa, licorice, dan vanilla. Namun ketika dibakar, sensasi rokok ini sangat kentara dengan mixture khas American Blend yang kuat dan berbeda dengan SPM generasi terbaru di pasaran. Anggap saja rokok ini memiliki sensasi spicy yang halus namun dengan sentuhan mixture vanilla, licorice, cocoa, inverted sugar dan gliserol yang lebih kentara ketimbang yang saya sebutkan sebelumnya. Tekstur layer spicy terkesan kental, dengan sensasi pedas khas yang ditimbulkan Virginia dan rasa nutty yang seakan mendukung sensasi spicy bawaan dari rokok ini. Sangat legendaris, mirip dengan West 100's atau bila familiar, Marlboro Merah Versi Lama. Sensasi fresh dari mixture ini juga memiliki sensasi manis yang alamiah, tidak dibuat-buat, dan kentara dengan rasa sweet and smoky. Memiliki sensasi warm yang sangat familiar namun tidak berlebihan. Sangat nyaman, di tenggorokan terkesan hangat namun tidak berlebihan.

Bllend dari rokok ini sudah saya jelaskan sebelumnya. Tembakau Virginia yang memiliki sensasi manis alamiah dan spicy dominan, Tembakau Burley yang smoky dan terkesan mendukung manis dari Virginia serta pada note rempah yang terkesan pada rokok ini memang merupakan karakter alami dari Burley. Tembakau Oriental pada rokok ini terkesan sangat nutty lembut, yang saya bisa asumsikan rokok ini menggunakan Oriental Turkish yang memang kentara kuat namun halus. Ada juga efek pendukung dari Tembakau Oriental untuk membangun karakter spicy alamiah yang menggelitik dan pedas. Blend pada rokok ini terkesan Balance dan Solid. Seimbang secara rasa meskipun dominan tetap pada Virginia. Memiliki sensasi earthy kuat namun halus, terkesan ditanam pada lahan yang baik dan kaya akan unsur hara.

Ketika dikeluarkan lewat hidung, terkesan memiliki sensasi Aromatik yang kental dari Oriental, dengan sensasi tembakau segar yang solid dan memiliki fermentasi baik. Tarikan sangat mantap, solid dan memiliki sensasi hisapan yang padat dan berisi. Dengan mode tarikan santai sekalipun, rokok ini tetap terasa sensasi solid yang memang mengingatkan saya pada Marlboro Merah Versi Lama. Harshness cukup terasa, terkesan menggelitik namun tidak begitu dominan. Throat hit pada rokok ini sedikit ada, namun terkesan baik menurut saya. Agak menggelitik dan minim rasa tusukan, namun ini bukan sebuah kelemahan bagi saya. 

Durasi bakar dari rokok ini ialah 6-7 menit tergantung bagaimana cara Anda menghisapnya, situasi dan kondisi ketika merokok ini, dan bagaimana keadaan lingkungan dari rokok ini. Aftertaste dari rokok ini ialah sensasi tembakau segar, dengan dasar utama Tembakau Virginia yang manis dan seakan memiliki sensasi pedas sedikit, rasa nutty yang kentara dari Tembakau Oriental, serta sensasi cocoa dan vanilla yang cukup kental namun dalam taraf cukup minim. Namun kelemahan rokok ini terkesan mulai hangat menuju panas ketika mendekati bakaran terakhir (konteks pada jari), dan adanya chemical taste bawaan dari tipping paper rokok ini. Jari cenderung hangat, namun untungnya tidak berlebihan pada rokok ini. 

Bagi saya, rokok ini memang termasuk unggul dengan rasa yang solid namun bisa dinikmati dengan mode santai sekalipun. Mungkin juga karena karakter pada rokok ini ialah American Blend dengan sentuhan Mellow, menurut saya rokok ini memang sangat nikmat di kelasnya. Terlepas dari harganya yang mahal di kelasnya. Untuk rasa, saya coba berikan nilai 9.05 dari 10.

KESIMPULAN

Anggapan bahwa rokok ini "Santai Tapi Berisi" memang ada benarnya. Bahkan saya akui secara jujur, rokok ini merupakan pilihan solid yang bisa dinikmati secara perlahan, taruhlah dengan musik mellow yang mendukung sensasi santai dari rokok ini. Sensasi rasa solid, penuh rasa, dan mengingatkan saya pada Marlboro Merah Versi Lama, merupakan kunci rasa yang menurut saya sudah mulai langka di pasaran mainstream. Kelemahan cukup simpel, cukup hangat mendekati panas di jari dan sedikit sensasi chemical taste yang memang menjadi bawaan rasa dari tipping paper rokok ini. Untuk distribusi, rokok ini hanya bisa ditemukan di kisaran Warung atau Toko Kelontong. Jangan berharap rokok ini bisa masuk ke minimarket secara umum, saya belum ada mendengar rencana STTC masuk sana. Dan sayangnya, dari warung yang menjual, hanya 2 dari 5 warung saja yang menjual rokok ini di wilayah saya, dengan stok minim (mungkin karena trial). 

Angka overall keseluruhan yang saya bisa berikan ialah 7.63 dari 10. Impresi rasa pada rokok ini sangat baik, namun lemah pada bagian kemasan dan juga harga yang terkesan tidak ramah kantong. Anggap saja rokok ini memang cocok bagi Anda yang bosan dengan Luckies Merah, Camel Yellow, ataupun Marlboro Merah. Namun bila saya ikuti (atau pembaca mengikuti arus) dari rokok ini, satu hal yang saya perlu tekankan. 

Harga rokok ini terbilang mahal bila dibandingkan dengan kompetitor yang belum saya bahas, Country International atau Ardath. Bahkan untuk pasaran mainstream dari STTC, rokok ini mungkin termasuk mahal untuk dibeli. Apakah saya merekomendasikannya? Tentu, dengan catatan Anda merupakan user SPM American Blend. Bila tidak? Saya kembalikan kepada pembaca sekalian. Karena menurut saya harga dan kemasan jatuhnya relatif dan tidak bisa disesuaikan dari berbagai pihak.

Demikian postingan saya kali ini. Bila ada pertanyaan silahkan email saya, mention atau DM saya via Twitter di @ReviewRokok, dan hubungi saya via WhatsApp di tombol diatasJadilah perokok yang bertanggungjawab dan tercerahkan. Sekian dan terima kasih.

Posting Komentar

0 Komentar