Esse Menthol, SPM Superslims Pertama di Indonesia Dengan Tambahan Menthol

Selamat malam,

Pada kesempatan kali ini, admin merasa kesibukan admin sudah mulai menjadi, dimana beberapa tugas yang bisa dikerjakan di tempat tinggal admin bisa dikatakan cukup banyak. Namun entah mengapa saya masih memiliki waktu yang longgar untuk menulis review mengenai rokok apa saja yang dijual di Indonesia. Dimana dalam hal ini, admin dikatakan memang tidak terlalu sibuk, tapi tidak juga dikatakan sebagai pengangguran. Tugas yang ada membuat admin kemungkinan besar dapat menyita waktu admin yang sangat banyak. Walaupun begitu, demi memuaskan pembaca akan referensi rokok apa saja yang dijual di Indonesia, pada akhirnya admin bisa membuat review terhadap rokok apa saja yang sekiranya dijual di Indonesia.

Dalam kesempatan kali ini, admin akan membuat review mengenai rokok Esse Menthol, yakni rokok yang dikatakan merupakan salah satu favorit wanita ketika menginginkan rokok SPM Superslims dengan bahan tambahan Menthol, dikarenakan bentuk fisik yang termasuk kecil dan meninggalkan aroma yang cenderung minim. Esse Menthol sendiri sebenarnya merupakan produk lama dari KT&G, dimana produk ini sepertinya mulai hadir pada era 2000-an, namun sekitar tahun 2013, produk ini (bersamaan dengan Esse Blue dan Esse Golden Leaf) sudah diproduksi di Indonesia, dikarenakan efisiensi yang cenderung lebih baik bila pembuatan rokok tersebut dilakukan di Indonesia. Produk ini dikatakan memiliki penjualan yang cukup baik, terbukti dengan masih dijualnya produk ini pada tahun 2017 ini (dan juga pita cukai yang digunakan sudah menggunakan pita cukai 2017) dimana kemungkinan besar produk ini masih digemari oleh banyak orang, terutama untuk gender wanita. Analisis yang akan admin buat akan menggambarkan mengapa Esse Menthol bisa bertahan hingga saat ini dan juga memiliki penjualan yang dikatakan stabil diantaranya sebagai berikut

  1. Esse, dalam hal ini Esse Menthol (bersamaan dengan Esse Golden Leaf dan Esse Blue) merupakan lini SPM yang pada umumnya digemari oleh wanita. Diluncurkan kembali kisaran tahun 2013 (dengan berubahnya kemasan rokok ini menjadi lebih modern), Esse Menthol merupakan SPM Superslims pertama dengan bahan tambahan Menthol di Indonesia. Dengan rasa yang cenderung bisa diterima oleh konsumen berjenis kelamin wanita (dan juga pria yang kebetulan memiliki aktivitas sosial yang tinggi dan mobilitas yang tinggi), Esse Menthol bisa dikatakan hampir tidak memiliki kompetitor sama sekali. Kompetitor terdekat dari Esse Menthol sendiri ialah SKM dengan ukuran batang Superslims. Dengan image yang dikatakan sangat baik, Esse Menthol bisa dikatakan tetap bisa bertahan hingga saat ini, dikarenakan permintaan atas rokok ini tetap ada (walaupun secara angka statistik yang saya tidak bisa paparkan dikarenakan terbatasnya data) cenderung lebih sedikit bila dibandingkan dengan varian Esse lainnya. KT&G yang memiliki persentase penjualan sebesar 0,40% secara market share keseluruhan rokok di Indonesia, bisa dianggap bukanlah pemain kecil pada penjualan mengingat angka 0,40% bila dikalikan dengan jumlah perokok di Indonesia termasuk besar walaupun memang produk dari KT&G terutama lini SPM memang secara penjualan kurang begitu baik, meskipun permintaan tetap saja ada.
  2. Angka persentase penjualan SPM di Indonesia berdasarkan Annual Report Philip Morris pada tahun 2016 mencapai 6% namun hal tersebut cenderung memiliki penurunan sebesar 0,2% dari sebelumnya 6,2% pada tahun 2015. Walaupun SPM bisa dikatakan terus mengalami penurunan, Esse Menthol tetap bisa bertahan dikarenakan salah satunya, Esse memang menggarap segmen yang dikatakan sebagai segmen "niche" dimana segmen ini pada umumnya mencari rokok yang dikatakan cukup berguna dalam hal sosialisasi bersama teman ataupun kondisi lain yang membutuhkan rokok sebagai alat bersosialisasi. Dalam hal ini kita bisa menyebut perokok model tersebut sebagai social smokers, dimana rokok digunakan sebagai alat untuk bersosialisasi dengan teman. Esse, dalam hal ini Esse Menthol termasuk rokok yang sering digunakan oleh social smokers ketika sedang berkumpul dengan teman namun membutuhkan rokok dengan durasi yang terhitung cepat dengan aroma yang mudah untuk dinetralisir. Esse Menthol yang secara rasa memiliki rasa Menthol yang soft dan khas membuat rokok ini tetap bisa bertahan hingga saat ini.
  3. Dapat disimpulkan bahwa dengan diluncurkannya kembali Esse Menthol pada tahun 2013 dan masih adanya peminat terhadap rokok ini membuat Esse Menthol tetap bisa bertahan hingga saat ini. Meskipun penjualan SPM secara keseluruhan mengalami penurunan, rokok ini tetap memiliki peminat yang cukup besar dikarenakan keunggulan rasa Menthol yang cenderung soft dan kemasan yang premium. Dalam hal ini, KT&G Indonesia bisa dikatakan berhasil menjual Esse lini SPM dikarenakan peminat akan rokok ini masih tetap ada hingga saat ini. Terbukti dengan adanya pita cukai 2017 pada rokok ini menandakan masih adanya peminat terhadap rokok ini, terutama dari jenis kelamin wanita.
Baiklah, itu merupakan sedikit analisis mengenai mengapa Esse Menthol bisa bertahan hingga saat ini dan penjualannya walaupun lebih sedikit akan tetapi cenderung disukai oleh banyak orang. Mari kita review rokok ini dimulai dari harganya terlebih dahulu. Untuk harga sendiri saya beli dengan harga Rp. 20.300 (beberapa toko bisa menjual dengan harga berbeda 1000 saja, cukai 18.550) dengan kuantitas isi 20 batang. Termasuk mahal untuk hitungan rokok superslims dengan durasi bakar yang cenderung cepat. Untuk harga sendiri saya beri nilai 6.5 dari 10.

Kemudian kita coba review kemasannya dengan seksama








Kemasan rokok ini menggunakan basis warna hijau muda, hijau tua, dan silver. Pada bagian depan terdapat semacam pattern membentuk arah anak tangga dengan warna gradasi hijau muda ke hijau tua yang melingkupi sebagian anak tangga dengan model layaknya es batu dengan adanya unsur hologram dengan model crystal, bagian tengah anak tangga berwarna hijau tua, terdapat semacam line yang membentuk anak tangga dengan warna silver di bagian kanan dari pattern tengah, dan di bagian samping kanan pattern terdapat dua garis yang membentuk semacam anak tangga dengan adanya warna silver disertai efek hologram. Di bagian warna putih terdapat pattern panah menghadap ke atas yang memiliki efek emboss yang bisa dirasakan dengan seksama. Terdapat logo Esse berupa E di bagian kanan atas yang terbentuk sedemikian rupa, dengan adanya efek emboss dan memiliki efek hologram, dimana logo Esse tersebut merupakan logo Esse terbaru. Tulisan ESSE menggunakan warna hijau tua dengan font serif disertai adanya efek emboss yang bisa dirasakan dengan seksama, terdapat tulisan MENTHOL dengan font sans serif tanpa adanya efek emboss dan menggunakan warna tulisan berupa hijau. Di bagian bawah tertulis A CLASS FILTER CIGARETTES yang menandakan rokok ini masuk kedalam segmen Class A Cigarettes. Terdapat tulisan SPM di bagian kanan bawah. Bagian belakang memiliki kesamaan dengan bagian depan, namun penempatan tulisan berada di bagian kanan disertai pattern anak tangga berada di bagian kiri. Terdapat tulisan AMERICAN BLEND yang menandakan rokok ini ialah rokok dengan blend layaknya rokok SPM pada umumnya. Bagian samping kanan terdapat logo KT&G berwarna hitam, dan di bagian kiri terdapat semacam lanjutan pattern yang ada di bagian depan dan belakang kemasan. Bagian atas dan bawah kemasan terdapat semacam pattern lanjutan dari bagian depan dan belakang kemasan, dan di bagian bawah terdapat produsen rokok ini yakni PT MANDIRI MAHA MULIA yang menjadi produsen dari rokok ini, yang merupakan anak perusahaan dari KT&G. Secara kemasan dikatakan sangat baik dan sangat menjual, bahkan menurut saya pribadi, kemasan ini termasuk dikatakan lebih kompleks bila dibandingkan dengan Esse Blue. Untuk kemasan saya beri nilai 9.3 dari 10.

Kemudian kita coba buka plastiknya dan kemasannya dengan seksama


Warna inner frame pada rokok ini ialah putih yang menurut saya biasa saja. Dalam hal ini, pada bagian foil dari rokok ini menggunakan model yang sama dengan rokok KT&G pada umumnya dengan warna silver. Terdapat logo KT&G dan tulisan Korea Tomorrow & Global yang menjadi nama perusahaan dari rokok ini. Memiliki sedikit efek emboss yang memang menjadi foil pada rokok KT&G umumnya. Dikarenakan rokok ini ialah rokok Menthol, maka kita tidak bisa merobek foil-nya dikarenakan beberapa produsen rokok mengaplikasikan Menthol-nya di bagian foil. Susunan batang rokok ini ialah 10 di depan dan 10 di belakang, dengan kuantitas isi 20 batang.

Kemudian kita coba tarik batang rokok-nya dengan seksama


Batang rokok ini memiliki panjang dan diameter layaknya rokok Esse pada umumnya dengan panjang batang diatas rata-rata disertai ukuran diameter batang yang kecil. Pada batasan tipping paper dari rokok ini terdapat tulisan ESSE berwarna hijau dengan adanya garis berwarna hijau di bagian atasnya. Tulisan MENTHOL menggunakan warna hijau muda, dengan model tulisan menghadap horizontal. Perforasi laser yang digunakan pada rokok ini sama dengan Esse Blue yakni 4 baris, dengan model perforasi berupa titik (dot) disertai jarak antar lubang yang berdekatan satu sama lain.

Kemudian kita coba rasakan rokok-nya dengan seksama


Ketika sebelum dibakar, rokok ini seakan menawarkan sensasi Menthol yang cenderung soft namun terasa dan tidak begitu kuat. Namun ketika dibakar, rokok ini seakan menawarkan sensasi menthol yang bisa dikatakan soft namun memiliki intensitas rasa Menthol yang cukup terasa. Sensasi menthol yang ditawarkan pada rokok ini cenderung menengah namun tidak begitu kuat dimana sepertinya Esse Menthol memang disengaja untuk memiliki rasa Menthol yang cenderung soft dan pas untuk beberapa kalangan, dalam artian tingkatan dingin yang ada pada cenderung berada level yang pas, namun kurang begitu terasa. Sensasi rasa yang ditawarkan selain menthol ialah rasa lembut yang menjadi karakter dari Tembakau Virginia beserta sedikit sensasi nutty yang memang menjadi daya tarik dari Tembakau Oriental. Memiliki a hint of sweetness yang cukup terasa dikarenakan salah satu blend pada rokok ini menggunakan Tembakau Burley sebagai penyusun dari rokok berjenis American Blend. Dalam artian, blend yang digunakan pada rokok ini cenderung menunjang rasa Menthol yang dikatakan cukup dingin. Blend pada rokok ini bisa dikatakan cukup kaya dengan rasa tembakau, terutama dengan dominasi Tembakau Virginia yang memang memiliki karakter yang cenderung lembut namun dalam hal ini sedikit tertutupi dikarenakan bahan tambahan Menthol mampu mengurangi kesan citarasa yang kaya. Secara tarikan, rokok ini sedikit lebih mantap bila dibandingkan dengan Esse Blue, namun dengan intensitas yang dikatakan kurang begitu baik, mungkin dikarenakan kadar tar dari rokok ini hanya 5.5mg. Secara hisapan, rokok ini memiliki sensasi yang cenderung enteng namun sedikit lebih baik bila dibandingkan dengan Esse Blue, namun tetap mempertahankan kesan American Blend yang ingin dibawa oleh rokok ini. Ketika dikeluarkan lewat hidung, rokok ini memiliki aroma yang cenderung lembut dikarenakan kemungkinan mayoritas blend pada rokok ini didominasi dengan Tembakau Virginia. Unsur harshness pada rokok ini bisa dikatakan tidak ada, dikarenakan penambahan Menthol yang mampu mengurangi kesan harsh sehingga rokok ini lebih mudah untuk dinikmati bila dibandingkan dengan Esse Blue. Throat hit pada rokok ini cenderung hampir tidak ada, dalam hal ini berkat penambahan Menthol mampu mengurangi kesan tidak nyaman di tenggorokan sehingga dikatakan rokok ini cenderung bersahabat di tenggorokan. Memiliki durasi bakar sekitar 6-7 menit tergantung seberapa banyak hisapan, dalam artian rokok ini mengandung stem dan Tembakau Recon dalam intensitas yang banyak, namun tidak sebanyak Esse Blue sehingga secara bakaran termasuk cepat bila dibandingkan dengan Esse lini SKM. Aftertaste dari rokok ini ialah rasa Menthol yang cenderung terasa dan sedikit intens, disertai adanya karakter nutty berkat penambahan Tembakau berjenis Oriental dan adanya sedikit sensasi a hint of sweetness yang tertinggal di tenggorokan. Namun bila mendekati batasan tipping paper, rokok ini seakan menawarkan sensasi rasa chemical yang cenderung lebih terasa, rasa menthol yang terkesan kurang alamiah, serta rasa menthol pada rokok ini baru menguat ketika mendekati akhir bakaran. Saya merasa rokok ini memiliki rasa yang cenderung lebih baik bila dibandingkan dengan Esse Blue. Untuk rasa sendiri saya beri nilai 8.25 dari 10.

KESIMPULAN

Dengan rasa Menthol yang cenderung soft dan pas, karakter rokok ini yang sedikit lebih baik bila dibandingkan dengan Esse Blue dikarenakan kadar tar rokok ini berbeda 1mg dengan Esse Blue, kemasan yang menurut saya lebih kompleks bila dibandingkan dengan Esse Blue, serta rasa yang cenderung sedikit lebih mantap membuat rokok ini bisa dikatakan sebagai rokok yang cukup ideal ketika sedang bersosialisasi dalam lingkup kelas menengah ke atas. Dengan ukuran batang yang cenderung sangat slim, rokok ini memiliki karakter feminim yang sangat kuat, sehingga untuk perokok wanita sendiri rokok ini bisa saya rekomendasikan terutama bila menginginkan sensasi rasa menthol yang soft. Namun kelemahan rokok ini ialah ketika mendekati batasan tipping paper cenderung memiliki chemical taste yang kuat, rasa menthol yang terkesan sintetik, dan juga durasi bakar yang sangat cepat membuat rokok ini kurang bisa direkomendasikan bagi Anda yang menginginkan rokok dengan durasi diatas 10 menit. Untuk distribusi rokok ini sangat mudah ditemukan di minimarket serta supermarket, namun untuk Alfamart sendiri sepertinya untuk varian ini sudah susah untuk ditemukan, serta untuk warung dan toko sendiri bisa dikatakan tidak menjual rokok ini dikarenakan rokok ini secara penjualan kurang begitu laku bila dijual di warung. Secara distribusi, rokok ini memiliki kesamaan dengan lini SPM dari Esse lainnya dimana minimal untuk menemukan rokok ini paling mudah ada di minimarket. Overall, saya memberi nilai rokok ini 8.01 dari 10. Artinya rokok ini secara rasa cenderung lebih nikmat bila dibandingkan dengan Esse Blue, kemasan yang cenderung lebih kompleks, namun secara harga rokok ini bisa dikatakan sangat tidak terjangkau, mengingat secara durasi bakar rokok ini termasuk cepat habis dan bagi perokok yang sudah sering mengonsumsi dengan kadar tar diatas 8mg merasa rokok ini sangatlah enteng.

Demikian postingan saya kali ini. Bila ada pertanyaan silahkan email saya, mention saya di @ReviewRokok, like Page Facebook blog ini di fb.me/ReviewRokok, dan ask saya di ask.fm/reviewrokok, serta add ID Line saya yakni reviewrokok. Sekian dan terima kasih.

Share this:

, , , , , , ,