Djarum Cigarillos, cerutu kretek khas dari Djarum

Selamat malam pemirsa,

Senang sekali saya bisa kembali untuk memposting rokok yang ada di Indonesia. Kali ini saya akan mereview cerutu

(Lah, kok cerutu min?)

Pasti banyak yang bertanya mengapa saya kali ini mereview cerutu. Alasan yang mendasar mengapa saya kali ini memposting cerutu karena saya baru saja menemukan ini di sebuah toko di Jakarta. Saya pun sebenarnya kaget ada toko yang menjual cerutu ini. Yang jelas kali ini saya akan mereview mengenai Djarum Cigarillos.

Sebelumnya saya akan menjelaskan latar belakang mengapa Djarum membuat cerutu ini. Sekitar tahun 1990, Djarum mulai masuk ke pangsa cerutu dengan meramukan beberapa jenis tembakau serta cengkeh pilihan yang kemudian diramu menjadi Cigarillos, merek cerutu pertama dari Djarum.

Kemudian kita akan memulai dari harga. Harga yang ditawarkan untuk jenis cerutu ini hanya Rp. 10.000 untuk 6 batang (sangat murah untuk cerutu berkualitas seperti ini). Dari segi harga, saya memberi nilai 9 dari 10. Kemudian kita langsung saja ke kemasannya







Secara kemasan, saya memberi nilai 8 dari 10. Sangat menggambarkan keklasikan dari cerutu ini. Terlihat juga dengan adanya tulisan kretek cigarillos menandakan cerutu ini merupakan cerutu kretek. Jenis ini cukup berkembang di luar negeri, terutama pasar Eropa dan Amerika Serikat. 

Kemudian kita membuka cerutu ini.


Terlihat cerutu ini memiliki enam batang, dan kesemuanya menggunakan pembungkus plastik untuk menjaga rasa dan aroma cerutu agar tetap nikmat. Kemudian kita tarik salah satu dari keenam cerutu itu.


Pada cerutu ini terdapat "factory mark" berupa kertas licin dengan logo Djarum Cigarillos. Hal ini menandakan cerutu ini masuk kedalam jenis premium, walau secara harga tidak begitu premium. Setelah kita membuka bungkusnya, mari icipi cerutu ini.


Terlihat sekali unsur kreteknya dari crackling cengkeh serta aromanya. Rasa dari cerutu ini merupakan gabungan dari earthy, fruity, coffee, serta cocoa yang cukup balance. Aroma yang ditimbulkan juga cukup nikmat. Karena cerutu ini hanya memiliki kadar tar 12 mg, ketika ditarik akan terasa throat hit, namun dengan sangat halus. Cukup mengenyangkan, dan tidak perlu menambah dalam waktu cepat. Bakarannya sangat lamban, paling nikmat dengan kopi hitam. Untuk rasa saya beri nilai 9 dari 10.

KESIMPULAN:

Setelah kita lihat dari kemasan, bentuk fisik dan kemasan, saya bisa memberi nilai 8.6 dari 10. Artinya nilai paling menarik terdapat pada rasanya yang cukup unik. Namun kelemahan dari cerutu ini ialah distribusinya kurang merata. Hanya tersedia di warung tertentu, supermarket dan hipermarket saja. Saya pun sebenarnya cukup beruntung mendapatkan cerutu ini, karena hanya satu di toko itu.

Sekian review saya kali ini, sekian dan terima kasih.







Share this:

, , , , ,