Armour Black Filter, SKM Full Flavor Dari PT Sinar Mahkota Mas Dengan Paduan Keunggulan Papir Hitam Eksklusif Dan Hollow Filter Rasa Legendaris

Selamat sore,

Tampak bahwa menguras waktu di awal bukanlah sebuah hal yang pada akhirnya bersifat sia-sia belaka. Yang menjadi kendala kemudian adalah, ketika dalam diri saya mengatakan untuk 'tidak' pada sesuatu hal yang baru. Ini kemudian menjadi sebuah pengantar pada kesempatan kali ini. Sedikit berkelindan, namun tampaknya tidak saling tumpang tindih pada akhirnya. Mengingat bahwa bulan ini masih menjadi bulan yang spesial bagi saya, terkhusus akun ini yang sudah berusia 11 tahun lamanya, perjuangan untuk tetap sendiri kemudian tidak menjadi sebuah kesalahan yang abadi. Sedikit pengantar, namun lebih banyak konteks pada bagian isi.

Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas sebuah produk yang sebenarnya cukup spesial untuk diperkenalkan lebih lanjut, namun sayangnya bahwa pasar belum bisa menyambut dengan penuh harapan. Sebuah produk yang kemudian bisa saya katakan sebagai produk yang 'underrated' di kelasnya, menggabungkan fitur papir hitam yang tampak menarik, dan juga filter bolong spesial yang menjadi keunggulan di kelasnya. Produk ini sejatinya kemudian dapat diperkenalkan sebagai Armour Black Filter, bisa juga kemudian disebut sebagai Armour Black, atau di beberapa kesempatan bisa juga disebut sebagai Armour Hitam. Sebuah produk yang konon menggabungkan keunggulan papir hitam eksklusif buatan Austria dengan fitur hollow/tube filter yang jarang ditemukan di pasaran. Adapun bahwa konon bahwa penggunaan papir impor tersebut; dimaksudkan untuk menciptakan efek hitam yang lebih tebal, berikut juga penampilan dan rasa; yang tampak pada pengujian rasa, rokok ini memiliki keunggulan tersendiri dengan harga yang sebenarnya 'tak masuk akal'. 

Papir hitam yang kemudian menjadi keunggulan dari Armour Black ini, mengusung model papir yang sebenarnya digunakan pada beberapa kompetitor, semisal saja pada Djarum Black ataupun Red Black Series. Hanya saja, untuk ukuran regular size, rokok ini bisa dikatakan sebagai pemain tunggal yang sayangnya, belum terlalu dikenal oleh pasaran. Sebuah hal yang kemudian bisa dikatakan sebagai semacam permata yang tersembunyi di balik bebatuan yang tampak curam, itulah yang bisa saya ibaratkan terkait dengan produk ini. Selain papir hitam yang konon kabar dibuat di Austria ini, filter bolong (atau hollow/tube/flow filter, tergantung konteks), menjadi semacam "kuda troya" yang pada akhirnya menjadikan produk ini layak untuk bisa menjadi rokok harian. Dua keunggulan yang kemudian disusun dengan racikan legendaris khas Jawa Timur, pada akhirnya menjadi sebuah entitas nyata yang dikenal sebagai Armour Black ini, dengan pada akhirnya memiliki harga yang sangat pantas di kelasnya.

Beberapa keunggulan yang sudah saya sebutkan, lalu menjadi pengantar awal bagaimana kita harus memaknai rokok ini secara utuh. Langsung saja kita mulai ulasan rokok ini dimulai dari harganya terlebih dahulu. 

Harga rokok ini kemudian memiliki harga jual Rp. 17.000,- untuk kuantitas total sebesar 12 batang (cukai golongan II dengan harga pita yakni Rp. 17.825,- untuk kuantitas 12 batang). Tampak bahwa harga jual rokok ini menjadi sebuah keunggulan yang pada akhirnya tidak bisa benar-benar dianggap remeh bagi sebuah merek yang bersifat 'underrated' ini. Dan kemudian pada pengujian rasa, kemudian menawarkan yang nanti kita bahas, sebagai sebuah model rasa rokok dengan tingkat impact yang sebenarnya sangat menawan dan nikmat pada akhirnya. 

Kombinasi yang pada akhirnya tidak bisa dianggap remeh sama sekali. Untuk nilai harga sendiri, bisa diberi nilai 9.5 dari 10. Mengingat bahwa harga rokok ini masih berada pada batas murah harga rokok SKM kelas II secara umum.

Kemudian kita coba ulas kemasan rokok ini secara saksama dan perlahan







Kemasan rokok ini kemudian menggunakan warna gabungan dari hitam pekat, emas, merah, dan juga putih yang dipadukan dengan elemen desain yang tampak cukup kuat untuk kelasnya. Pada bagian depan dan belakang kemasan, kemasan rokok ini menggunakan pola dasar berupa kotak yang tersusun menjadi dua lapis dengan arah diagonal layaknya sebuah layang-layang. Model kotak ini kemudian tersusun menjadi sebuah pola yang terbungkus rapi dalam sebuah efek emboss yang nyata dan dilengkapi efek hot stamp yang cukup kuat. Pada logo utama kemudian menggunakan elemen khas atasan pakaian perang yang berfungsi untuk melindungi ksatria agar tetap terjaga, dengan model pakaian perang baja tersebut menggunakan warna dasar rose gold yang dilengkapi dengan efek emboss dan hot stamp yang kuat, berikut juga lingkaran sabit berwarna merah dengan warna merah. 

Pada bagian tulisan kemudian tertulis ARMOUR dengan font modern khas, yang pada bagian huruf "R" nya kemudian dilengkapi efek underline khas. Font pada tulisan ARMOUR kemudian menggunakan warna emas dan efek hot stamp yang tampak menggunakan efek emboss khas. Pada bagian bawah tulisan ARMOUR kemudian terdapat tiga jajar genjang dengan model jajar genjang yang menyimpulkan adanya transisi rasa yang ingin ditawarkan oleh rokok ini, dengan warna jajar genjang yakni merah. Lalu disusul dengan tulisan BLACK yang menggunakan font serupa dengan tulisan ARMOUR, dan dilengkapi dengan efek emboss. Pada bagian bawah, kemudian terdapat tulisan 12 dalam kotak merah, dan tulisan FILTER KRETEK CIGARETTES, menandakan bahwa rokok ini adalah rokok Filter Kretek atau SKM.

Bagian samping kanan kemudian terdapat tulisan 12 dengan font mengarah secara horizontal, tulisan SKM sebagai penanda cukai, larangan jual, berikut juga kemudian dengan barcode, yang semuanya terletak pada pola yang serupa pada bagian depan dan belakang kemasan. Bagian samping kiri kemasan kemudian terdapat logo khas Armour yang dilengkapi dengan tulisan ARMOUR, tanpa adanya tulisan penanda seperti bagian depan dan belakang kemasan. Selain penanda logo, bagian samping kiri kemasan kemudian terdapat kadar tar dan nikotin dengan angka yang tidak bulat (29.39 mg Tar dan 1.48 mg Nikotin, tampak rokok ini memiliki impact dan efek hisapan yang berada pada taraf sedang). Bagian atas kemasan kemudian terdapat penanda tulisan ARMOUR BLACK, dan bagian bawah kemasan terdapat penanda merek yakni ARMOUR, nama produsen yakni PT SMM yang berlokasi di Malang, Indonesia. Adapun PT SMM sendiri merupakan singkatan dari PT Sinar Mahkota Mas, sebuah pabrik rokok yang sedang dalam taraf berkembang secara nyata. Kode produksi kali ini yang saya dapatkan, memiliki kode yakni 26051611, yang dapat diartikan rokok ini diproduksi pada tanggal 16 Mei 2026 lalu, dengan kode batch 11.

Tampak bahwa rokok ini sedikit memiliki keunggulan kemasan yang nyata ketimbang Armour Classic yang beberapa hari lalu saya review. Tampak memiliki unsur tegas dan juga kuat khas, dan tidak bisa dianggap remeh pada akhirnya. Untuk kemasan sendiri, saya beri nilai 9 dari 10.

Kemudian kita coba buka plastiknya dan kemasannya secara saksama dan perlahan


Tampak pada frame rokok ini menggunakan warna abu-abu khas, dengan foil menggunakan elemen warna silver yang dilengkapi dengan efek hologram khas, dan tulisan ARMOUR yang serupa dengan model Armour Classic. 

Lalu kita coba robek foil rokok ini secara saksama


Susunan rokok ini memiliki dua baris, dengan susunan 6 batang di bagian depan dan 6 batang di bagian belakang. Total kuantitas yang dimiliki sebanyak 12 batang. Adapun bahwa bagian batang rokok ini menggunakan warna hitam yang tampak dengan adanya elemen emas di bagian filter-nya.

Kemudian kita coba tarik salah satu batang rokok ini secara saksama dan perlahan




Batang rokok ini memiliki panjang yang serupa dengan Armour Classic, yakni 87mm. Diameter pada pangkal hisapan dan pangkal bakaran memiliki total diameter 8.2mm atau kurang, yang tampaknya terhitung 'gemuk' untuk sebuah rokok dengan papir hitam eksklusif. Bagian papir kemudian menggunakan papir eksklusif yang dibuat oleh Tann Group, Austria dengan warna hitam yang terhitung cukup langka ditemukan di pasaran. Adapun pada batasan tipping paper kemudian memiliki logo Armour dengan warna emas, tulisan ARMOUR dengan warna emas yang tampak memiliki efek memudar tergantung dari perspektif, dan line dengan warna hitam dan emas pada bagian batasannya. 

Yang spesial dari rokok ini adalah, sama halnya seperti Armour Classic yang sudah saya ulas beberapa hari yang lalu, pada rokok ini kemudian memiliki filter bolong atau filter dengan lubang yang kemudian bisa dinamakan sebagai hollow atau tube filter. Susunan filter pada rokok ini memiliki total dua lapis, dengan filter regular di bagian dalam dan filter bolong pada bagian hisapan. Kegunaannya, menciptakan impact yang terkontrol dengan hisapan yang tampak halus dan mudah untuk dinikmati.


Kemudian kita rasakan rokok ini secara saksama dan perlahan


Ketika sebelum dibakar, sensasi rasa khas yang kemudian muncul merupakan gabungan dari unsur sedikit gummy dari perisa nanas dan juga raspberry, dengan penekanan gaya khas manis dari cognac dan juga coklat yang tampak muncul dengan gaya khas Filter Kretek terkemuka, dan sedikit unsur rasa madu dan maple syrup, yang pada akhirnya ditutup dengan gaya sekelumit rasa kelapa dan rum yang memunculkan dirinya dengan gaya yang tampak paripurna. Adapun sensasi rasa lain yang kemudian hadir kemudian merupakan unsur vanilla yang tampak nikmat, dengan penekanan gaya khas dari rempah klasik terkemuka, dan ditutup dengan unsur rasa khas manis karamel yang tampak memunculkan dirinya dengan sangat baik. 

Pada saat proses pembakaran berlangsung, elemen rasa dominan yang kemudian hadir kemudian merupakan gabungan dari unsur rasa khas Filter Klasik, yang memadukan unsur coklat dan kelapa dengan sentuhan cognac dan ditutup dengan aksen karamel dan maple syrup yang tampak memiliki unsur manis legit khas. Elemen lain yang tampak menyeruak dalam hisapan rokok ini hadir pada penekanan gaya vanilla dan rum yang kemudian sedikit ditutup dengan unsur aksen kismis dan rasa khas rempah yang tampak memiliki gaya khas yang cukup unik nan klasik. Rasa khas fruity yang tampak cukup spicy tersebut, memiliki sedikit penekanan pada gaya rasa khas kelapa yang tampak paripurna, dengan aksen butter yang tampak tipis, dan kemudian ditutup dengan penekanan gaya aroma yang tampak lezat nan umami khas. Elemen rasa lain semisal pada aroma nanas dan juga raspberry tampak hadir dengan penekanan gaya hisapan yang klasik nan legendaris. 

Rasa rempah kemudian muncul dengan penekanan gaya kayumanis yang tampak cukup pekat, dengan elemen rasa lain dari penekanan aroma adas manis, pekak, dan kapulaga, yang ditutup dengan unsur klembak dan benzoin yang tampak sangat baik. Adapun elemen lain semisal jintan dan licorice juga tampak hadir untuk menciptakan elemen pedas yang sangat seimbang dan mudah untuk dinikmati. Hadir juga elemen rasa melati dan kencur untuk menciptakan elemen spicy khas yang tampak legendaris, seperti produk buatan Gudang Baru ataupun bahkan Gudang Garam. Rasa ini kemudian ditunjang dengan cengkeh Zanzibar dan Manado, untuk menciptakan elemen pedas yang halus dan sedikit woody. 


Penekanan gaya tembakau pada rokok ini kemudian memunculkan elemen rasa khas dari perpaduan dominan Tembakau Madura, dengan gaya lain dari Lamsie dan Pakpie, yang dipadukan dengan unsur tembakau Kesturi dan juga beberapa unsur tembakau lain yang memiliki impact sedang. Adapun penekanan gaya tembakau yang hadir pada rokok ini memadukan unsur zat hara yang tampak sedang, memiliki impact aroma yang khas, dan juga menggunakan gaya hisapan yang tampak balance dan lembut, dengan sedikit aksen nutty khas. Model hisapan kemudian memiliki efek hisapan yang tampak tidak begitu tebal, dengan penekanan gaya asap yang cukup halus, dan pada akhirnya mudah untuk diuraikan. 

Dikeluarkan melalui hidung, aroma khas yang kemudian muncul pada akhirnya memadukan aroma gurih khas dengan gaya leafy yang tampak dominan, dengan penekanan sedikit aroma minyak khas, yang pada akhirnya sedikit mengingatkan pada gaya hisapan dari Gudang Garam Surya, namun dengan gaya hisapan yang tampak lebih modern. Model tarikan memiliki impact sedang, dengan penekanan gaya khas dari hisapan yang tampak lembut dan tidak menggelitik. Harshness tampak minim, dengan efek throat hit yang tampak cukup minim untuk sebuah model Filter Kretek secara umum. Dua lapis filter pada rokok ini kemudian berhasil menciptakan impact yang pada akhirnya, sangat mudah untuk dinikmati dan tidak menimbulkan sensasi pahit khas layaknya papir dengan kandungan tinta tertentu.

Durasi bakar dari awal sampai akhir mencapai 12 sampai 14 menit, dengan angka total yang saya dapatkan mencapai 13 menit. Aftertaste yang ditawarkan oleh rokok ini menggabungkan unsur tembakau yang tampak umami dan juga sedikit nutty, dengan aksen buttery yang tampak ditunjang dengan elemen salty khas, yang pada akhirnya ditutup dengan elemen rasa khas dari perpaduan unsur fruity dan aksen spicy yang khas. Tidak seperti Armour Filter Classic yang tampak hadir dengan gaya yang lebih klasik, penekanan aroma pada rokok ini tampak lebih modern untuk sebuah gaya rokok Filter Kretek. Dan secara umum, elemen tembakau yang dihasilkan cukup bersih di kelasnya.

Kelemahan rokok ini tampak pada elemen hisapan akhir yang sedikit panas dan memiliki room note yang cukup pekat untuk sebuah gaya rokok Filter Kretek modern. Gaya ini besar kemungkinan hadir sebagai dampak dari model filter klasik yang dibuat dengan keahlian teknologi terkini. Adapun sensasi lain kemudian tampak minim unsur yang mengganggu dan selebihnya, sangat baik untuk di kelasnya. Sebuah model yang bahkan pada akhirnya lebih menarik ketimbang Djarum Black, Red Black Series, atau Neslite Black Series yang notabene tidak memiliki unsur aroma yang kompleks dan paripurna. Sangat menarik, dan memiliki kekhasan yang pada akhirnya tidak bisa ditandingi.

Untuk rasa sendiri, saya beri nilai 9.4 dari 10. 

KESIMPULAN

Sebuah model filter modern yang menggabungkan tiga keunggulan sekaligus, yakni sensasi filter klasik yang tampak familiar bagi Anda yang memang menyukai tipe rasa khas Gudang Garam, filter bolong atau hollow filter yang memiliki sensasi hisapan yang tampak halus dengan impact total sedang dan mudah untuk dinikmati, dan papir hitam yang tampak memiliki keunggulan berbeda. Rasa, Gaya, dan juga Penampilan Elegan kemudian menjadi sebuah hal yang tampak unik, meskipun kelemahan rokok ini tampak dengan elemen panas pada akhir bakaran. Selain itu, sepertinya rokok ini cukup baik di kelasnya.

Distribusi rokok ini hampir serupa dengan penjualan pada Armour Classic, yang sebenarnya cukup mudah untuk ditemukan. Meskipun stok rokok ini pada dasarnya terbatas, akan tetapi rokok ini secara mudah dapat ditemukan di Jawa Tengah (semisal Kudus, Semarang, Banyumas, sampai Pekalongan), Jawa Timur (terutama di Surabaya, Malang dan Kediri, misalkan saja), Jawa Barat (di wilayah  Priangan dan Pantura), dan Jabodetabek (meskipun rokok ini masih terbatas secara penjualan). Untuk wilayah luar Indonesia, rokok ini juga bisa dijumpai di wilayah Sumatera tertentu (di Utara, Selatan, Lampung dan Riau), Kalimantan (terutama di wilayah Barat, Timur, dan Selatan), dan Sulawesi (terutama di wilayah Tengah dan Selatan). Pada akhirnya, rokok ini sebenarnya sudah muncul di beberapa wilayah, hanya saja stok yang beredar pada rokok ini, sangat terbatas karena memang peminatnya belum banyak.

Nilai akhir yang ditawarkan oleh rokok ini mencapai 9.3 dari 10. Artinya bahwa rokok ini memiliki keunggulan yang hampir setara di kelasnya, hanya saja bahwa keunggulan dominan rokok ini berada pada harga dan rasa yang sangat berkualitas di kelasnya. Tidak hanya sekadar enak saja, memang nyatanya bahwa apa yang ditawarkan oleh rokok ini sangat unik di kelasnya.

Apakah saya merekomendasikannya? Sangat merekomendasikannya, terutama ketika Anda mencari aspek rasa dan tampilan yang tampaknya sangat unik dan hampir tidak ada lawan di kelasnya. Tentunya bahwa keunikan pada rokok ini tidak bisa dianggap sekadar unik saja, melainkan memang ada rasa khas yang ditawarkan secara penuh.

Review rokok ini bukanlah menjadi opsi utama kala Anda ingin membeli rokok. Ingat! bahwa Anda yang berhak memutuskan apa Anda memang ingin mengambil sebuah rokok ataupun tidak. Pilihan ada di tangan Anda, dan bukan dari saya yang menuliskan review rokok ini.

Demikian postingan saya kali ini. Bila ada pertanyaan silahkan email saya, beri komentar di bagian bawah, hubungi melalui akun X yakni @review_rokok, atau hubungi saya via WhatsApp di tombol diatas. Jadilah perokok yang bertanggungjawab dan tercerahkan. Sekian dan terima kasih.

Posting Komentar

0 Komentar