Wismilak Special, SKT dengan Kemantapan Khas Wismilak

Selamat siang,

Kali ini saya akan mereview merek rokok SKT (ada keinginan merambah segmen kepada jenis SKT mengingat masih banyak orang yang membutuhkan review rokok jenis SKT) yaitu Wismilak Special.

Saya sepertinya tidak punya argumen kali ini, mengingat brand ini sebenarnya sudah cukup lama di pasaran, dan hebatnya brand ini masih dijual bahkan beberapa bulan terakhir sudah mulai dijual di Alfamart sebagai bukti bahwa brand Wismilak dalam segmen SKT masih tersedia. Walaupun secara pasar rokok SKT saat ini sudah mengalami penurunan yang sangat drastis, mengingat preferensi perokok dewasa lebih condong kepada jenis rokok SKM LTLN yang pertumbuhannya sangat meningkat dari tahun ke tahun, jenis rokok SKT tetap memiliki penggemar setianya, terutama perokok dewasa diatas umur 30 tahun yang menginginkan rasa mantap dan awet secara bakaran.

Baiklah saya akan review rokok ini dari harganya terlebih dahulu. Untuk harga rokok ini ialah Rp. 11.600 dengan isi 12 batang (cukai 9.550 dan kemungkinan besar untuk harga cukai tahun ini mendekati 12.000). Untuk harga saya beri nilai 9 dari 10.

Kemudian kita review kemasan rokoknya dengan seksama






Kemasannya bisa dibilang sangat klasik dan tidak berubah dari zaman dahulu, hal yang saya suka dari kemasan rokok ini ialah kemasan rokok ini menerapkan fitur flip top khas rokok modern. Sangat solid ketika saya genggam dibanding rokok jenis SKT lainnya. Warna dominan rokok ini ialah hijau kekuningan dengan style kemasan yang menurut saya sangat vintage. Adanya tulisan special pada kemasan rokok cukup meyakinkan saya bahwa blend yang digunakan rokok ini superior namun dengan harga yang murah. Hal yang berbeda dibanding rokok SKT pada umumnya ialah penempatan cukainya yang keatas, agak berbeda sedikit dengan SKT yang memiliki pita cukai kearah samping kemasan, bisa dibilang ini merupakan trik Wismilak dalam menerapkan tulisan tidak ada batasan bahaya yang jarang diterapkan pabrikan rokok besar pada umumnya. Ada unsur vintage dibagian deskripsi namun dengan EYD, dan deskripsi rokok ini mampu menggambarkan kualitas yang ingin dijual rokok ini. Adanya logo 9 berwarna merah pada bagian belakang kemasan cukup menggambarkan kesempurnaan dari blend rokok ini, dan tiga berlian mampu menggambarkan rokok ini merupakan bagian dari tiga produk Wismilak line SKT (walaupun saat ini cuman dua) yaitu Galan, Wismilak dan Hidup Subur (saat ini sudah tidak diproduksi). Cukup baik dalam kemasan, dan saya sedikit suka. Untuk kemasan saya beri nilai 7.9 dari 10.

Kemudian kita coba buka plastiknya dan kemasannya

Kemasan rokok ini menerapkan flip-top hard pack khas rokok modern, dengan harapan rokok ini mudah dibawa dan mencegah tercecernya batang rokok. Saat saya membukanya, cukup sulit mengingat peletakan pita cukai pada rokok ini berada di bagian atas kemasan. Model hinge lid pada rokok ini mirip dengan rokok modern pada umumnya, namun cenderung kurang solid dibanding hinge lid rokok pada umumnya. Terlihat jelas pada rokok ini tidak memakai foil ataupun plastik khas SKT, jadi saya menganggap ketahanan rokok ini setelah dibuka kurang awet. Isi rokok ini ialah 12 batang, dengan susunan 6 di depan dan 6 di belakang.

Kemudian kita tarik batang rokoknya dengan seksama

Cukup terlihat bahwa rokok ini merupakan rokok Wismilak Special dengan adanya tulisan SPC. pada bagian bawah batas bakaran rokok. Model batas rokok ini berwarna hijau, dengan tulisan WJ dengan adanya bingkai dan garis efek sinar dengan adanya unsur heksagonal bertuliskan REG yang bisa bermakna sudah dipatenkan. Panjang rokok sama dengan SKT pada umumnya.

Kemudian kita coba rasakan rokoknya dengan seksama

Rasa rokok ini dominan spicy dengan unsur saus berbasis buah yang mampu menimbulkan rasa a hint of sweetness yang fruity. Tidak terlalu dominan manis pada rokoknya, namun aroma buah cukup saya bisa rasakan dengan adanya unsur berry dan sedikit orange. Tarikannya kasar, namun bisa saya toleransi. Unsur tembakau sangat terasa dengan adanya hit yang khas dari rokok SKT yang saya bisa toleransi. Cengkehnya bisa dibilang sangat terasa, dan efek warming cukup terasa. Sangat lama dalam bakaran, dan menurut saya sangat awet. Dengan kadar tar yang hanya 36mg, rokok ini bisa dibilang lebih enteng dibanding SKT pada umumnya, namun saya mengeluhkan rokok ini memiliki kelemahan pada daun yang sering masuk ke mulut. Berbeda dengan rokok SKT buatan Djarum yang secara rajangan sangat baik sehingga sangat solid ketika dihisap bahkan terkena ludah banyak sekalipun. Namun rokok ini cenderung kurang membuat nyaman di tenggorokan dan paru-paru sehingga saya sedikit merasakan sesak. Dan saya sedikit merasakan hambar dibanding rokok SKT lainnya. Overall saya cukup menikmati rokok ini, untuk nilai saya beri 7.6 dari 10.

KESIMPULAN

Rokok ini bisa menjadi pilihan bila anda bosan dengan SKT lainnya dan menginginkan kemasan yang lebih solid sehingga tidak mudah tercecer dan solid ketika digenggam. Dengan kualitas Wismilak, rokok ini bisa dibilang cukup menjual, namun tidak untuk kalangan muda. Kelemahan rokok ini ialah rasanya yang tidak terlalu disukai anak muda dan distribusinya hanya menjangkau beberapa toko saja. Saya sendiri sangat menikmati namun tidak begitu sreg. Overall saya memberi nilai rokok ini 8.1 dari 10. Cukup menarik untuk anda yang menginginkan SKT dengan harga murah.

Demikian postingan saya kali ini. Bila ada pertanyaan silahkan email saya, mention saya di @ReviewRokok dan ask saya di ask.fm/reviewrokok. Sekian dan terima kasih.

Share this:

, , , ,