Marlboro Gold Lights Kemasan Baru, Marlboro Indonesia dengan Architecture 2.0 dan Firm Filter

Selamat malam,

Kali ini admin akan mencoba mereview mengenai rokok yang baru saja diluncurkan di tahun 2016 ini. Saya hari ini mencoba versi baru dari Marlboro Lights yang sudah dibeli kemarin hari bersamaan dengan Marlboro Ice Blast yang saya review kemarin. Sejujurnya saya juga kaget terhadap hal ini mengingat Marlboro Lights mengganti kemasan pada tahun 2011 dimana dikatakan sudah telat. Dan saya kaget dengan hal itu, mengingat Marlboro umumnya tidak serentak dalam mengganti kemasan barunya, umumnya hanya beberapa varian saja.

Sebelumnya saya akan memberitahu mengapa Marlboro meluncurkan kemasan terbarunya kali dan dipublikasikan pada bulan Mei ini diantaranya:
  1. Produk ini bisa dibilang membuat orang susah mengenali rokok ini sebagai Marlboro karena tidak ada tulisan yang jelas. Bisa dibilang Soft Touch design ini benar-benar tidak terlihat tulisan Marlboro karena tulisannya hampir transparan. Dan orang Indonesia punya kultur bahwa kemasan baru akan mengubah rasanya. Contoh parahnya ialah kasus Gudang Garam International yang sempat diganti kemasannya pada 2012 dan banyak orang merasa kurang cocok.
  2. Philip Morris Indonesia sepertinya sudah siap dengan marketingnya dimana mengacu kepada regulasi periklanan bahwa produk rokok tidak boleh menampilkan bungkus dan kemasan. Di luar negeri produk ini ditampilkan dengan wujud kemasannya yang jelas tergambar dan adanya unsur-unsur dari rokok tersebut. Kampanye FIRM FILTER sebagai pengenalan Marlboro 2.0 akan meluncur ke toko dan warung pada awal Mei, mengingat baru bulan ini diproduksi.
  3. Stok Marlboro kemasan lama di gudang Sampoerna sudah hampir habis, sehingga memungkinkan untuk diproduksinya kemasan baru ini. 
  4. Marlboro ingin merefresh kemasannya dengan kontekstual sebagai upaya untuk meningkatkan market sharenya dalam kelas SPM. Bisa dibilang karena Marlboro merupakan pemimpin dalam hal kelas SPM maka dia bisa saja berkehendak untuk mengganti kemasan dari dulu, namun baru siap meluncurkan pada saat ini.
  5. Indonesia bisa dibilang ketinggalan karena hampir semua negara Asia Tenggara (bahkan Vietnam yang Philip Morrisnya berlogo Sampoerna sudah dulu meluncurkan pada tahun 2015) sudah menerapkan kemasan ini dimana pemimpin dari kemasan ini (menurut beberapa sumber) ialah Singapura yang notabenenya maju.
Untuk info, bisa dibilang kemasan Soft Touch diterapkan di semua line produk Marlboro Indonesia mulai produksi bulan April, baik line Flavor (Marlboro Merah), Gold (Marlboro Lights) serta Fresh (Marlboro Black Menthol, Ice Blast dan Menthol Lights).

Oh iya saya ingin mereview rokok ini terlebih dahulu. Untuk harga rokok ini ialah Rp. 20.500 (beberapa toko menjual dengan harga 20.000, ada toko yang menjual dengan harga 21.000, pita cukai 18.600). Untuk harga saya beri nilai 6 dari 10. Kemudian kita review kemasannya terlebih dahulu.







Kemasannya bisa dibilang simpel namun elegan. Dengan accent gold khas Marlboro serta adanya tulisan [new design] in soft touch pada bagian plastik cukup menegaskan adanya unsur soft touch pada kemasan terbaru Marlboro Gold Lights. Pada tulisan dari Marlboro sendiri sebenarnya merupakan bentuk dari concentric circles yang mengarah ke atas namun untuk kalangan awam menganggap hal tersebut mirip dengan sidik jari. Ketika dilihat, ada perbedaan mendasar pada kemasan ini ialah adanya emblem Philip Morris yang dihilangkan pada kemasan Marlboro Gold sebelumnya kini dimunculkan dengan bentukan emboss khas soft touch. Perbedaan lain pada kemasan ini ialah pada logo rooftop khas Marlboro bisa dibilang lebih terlihat dibanding kemasan sebelumnya, dengan warna putih sedikit tua, serta tulisan gold saat ini digabung dengan lights, berbeda dengan kemasan sebelumnya yang menempatkan tulisan GOLD diatas tulisan Marlboro, dengan font ala eurostile. Pada bagian samping juga terdapat logo FIRM FILTER yang menjadi ciri khas pada kemasan kali ini. Perbedaan yang mendasar ialah pada Marlboro Merah, Firm Filter dimaksudkan untuk rasa yang lebih mantap (ROUND TASTE) sedang pada kemasan kali ini tertulis SMOOTH TASTE yang menjadi ciri khas keluarga Marlboro Gold. Dan bagian samping lainnya terdapat accent khas Marlboro Gold disertai logo Marlboro Gold Lights. Untuk kemasan jujur saya lebih suka versi ini, jadi saya memberi nilai 9.8 dari 10.

Kemudian kita buka kemasan dan plastiknya terlebih dahulu


Kemasan saat dipegang bertekstur doff, layaknya varian Marlboro 2.0 lainnya. Ternyata terdapat juga package insert sebagai pengenalan fitur terbaru dari rokok ini, yaitu FIRM FILTER berupa dua lapisan tipping paper yang dimaksudkan untuk menciptakan rasa halus (dalam rokok ini) yang lebih konsisten serta lebih enak digenggam. Package insert bisa dilihat dibawah ini



Fitur FIRM FILTER sangat tergambar pada package insert ini, hal ini dimaksudkan untuk menciptakan rasa yang lembut namun tetap mantap serta adanya genggaman yang lebih baik ketika menghisap.

Kemudian kita lihat foilnya terlebih dahulu

Foilnya berbeda tekstur dengan keluarga lain dari Marlboro 2.0, dimana dalam foil terdapat setengah concentric circles yang mengarah keatas serta adanya accent khas keluarga Marlboro Gold. Foilnya sedikit mengingatkan saya kepada rokok Surya Professional dan Exclusive, namun pada kedua produk tersebut concentric circlesnya mengarah kebawah disertai logo Surya. Warna dasar tetap silver, sama dengan kemasan lama. Bisa dibilang dalam foil perubahannya minor dalam hal warna.

Kemudian kita robek foilnya terlebih dahulu


Isi tetap 20 batang dengan susunan yang sama dan terlihat warna filter tidak ada perubahan sama sekali. Kemudian kita coba tarik batang rokoknya terlebih dahulu

Perubahan dalam tipping filter sangat berubah, dimana pada kemasan sebelumnya hanya berupa tulisan Marlboro dengan tiga garis, namun pada kemasan ini menerapkan tulisan Marlboro yang berukuran tiga perempat dengan warna silver, dengan adanya logo Marlboro Gold disamping tulisan gold lights dibawah line emas, serta adanya tulisan FIRM FILTER yang menegaskan adanya fitur baru dalam rokok ini. Jumlah perforasi satu baris, dengan bentuk perforasi strip yang sangat mudah terlihat oleh mata. Karena perforasinya lebih lebar, maka kesan smooth bisa tercipta walau hanya satu perforasi.

Kemudian kita coba rasakan rokoknya terlebih dahulu


Rasa rokok ini cenderung enak untuk dihisap dengan rasa tarikan khas Marlboro yang cenderung kuat dalam throat hit. Sensasi rasa tembakau cenderung lebih rendah dibanding varian merah, namun cenderung nikmat. Fitur FIRM FILTER sangat mampu menciptakan rasa halus yang konsisten dari awal bakaran hingga akhir. Rasa rokok ini bisa dibilang halus dengan adanya unsur harshness dan cocoa khas Marlboro. Cukup enak untuk ditarik dan dihirup, dan ada sensasi rasa yang cenderung lebih halus dibanding kemasan sebelumnya. Namun durasi rokok ini cenderung cepat habis dibanding varian merah dan ketika mendekati tipping paper rasa berubah. Rasa menurut saya sangat enteng, namun nikmat. Feel tarikan keras kurang terasa. Untuk rasa saya memberi nilai 8.3 dari 10.

KESIMPULAN

Rokok ini sangat saya rekomendasikan bagi seseorang yang ingin gaya dalam hal merokok dan menginginkan tarikan khas Marlboro dengan rasa yang cenderung lebih ringan. Bisa dibilang rokok ini cukup baik ketika anda sedang berpesta atau melakukan aktivitas yang membutuhkan rokok dengan kadar tar yang rendah. Namun kelemahan rokok ini sama dengan Marlboro lainnya yaitu cepat habis dan harga yang mahal. Distribusi pada rokok ini belum bisa dilakukan secara maksimal, mengingat varian Marlboro 2.0 baru diluncurkan pada bulan Mei. Sehingga dikatakan untuk mendapat kemasan baru ini sangat sulit untuk saat ini. Overall saya memberi nilai 8 dari 10 terhadap rokok ini. Cukup baik bagi sebuah rokok putih, dengan rasa yang menurut saya halus namun berkarakter.

Demikian postingan saya kali ini. Bila ada pertanyaan silahkan email saya atau ask saya di ask.fm/reviewrokok. Sekian dan terima kasih.

Share this:

, , , , , , ,