Esse Golden Leaf, SPM Superslims dengan Harga Super Premium dari KT&G Indonesia

Selamat siang,

Beberapa waktu ini admin menyempatkan diri untuk membuat postingan yang ada di blog ini. Dalam kesempatan kali ini, sepertinya Review Rokok mulai dua minggu lagi hingga akhir lebaran nanti akan libur dalam waktu yang akan lama, dikarenakan adanya bulan Ramadhan dan juga sepertinya admin akan mengurangi rokok di waktu Ramadhan. Maklum saja, di bulan Ramadhan ini kita diharuskan untuk tidak merokok, dikarenakan merokok merupakan salah satu hal yang bisa membatalkan puasa dan dalam ini bulan Ramadhan merupakan momentum yang tepat untuk mengurangi intensitas merokok yang biasanya bisa habis sebungkus setiap harinya. Walaupun dikatakan secara aktivitas pada bulan Ramadhan hampir tidak ada mengenai postingan review terhadap rokok di Indonesia, namun untuk bila ada pertanyaan tertentu biasanya admin akan mencoba untuk membalas pertanyaan tersebut, dimana dalam hal ini admin tetap akan online walaupun kemungkinan besar pertanyaan yang ada akan admin balas dalam waktu yang cukup lama.

Pada kesempatan kali ini, admin akan membuat review mengenai rokok yang dikatakan sudah cukup lama ditemui di pasaran Indonesia, namun cukup terbatas orang yang mereview rokok ini dikarenakan harga rokok ini sedikit diatas rata-rata rokok SPM pada umumnya. Review yang saya buat pada kali ini ialah Esse Golden Leaf. Produk ini sepertinya merupakan produk termahal yang dibuat oleh KT&G Indonesia, dimana kemungkinan besar secara bahan baku, rokok ini bisa dikatakan lebih mahal bila dibandingkan dengan varian Esse lini SPM lainnya. Beberapa alasan mengapa Esse Golden Leaf bisa diluncurkan pada tahun 2011 dan tetap bisa bertahan hingga saat ini, meskipun bisa dikatakan rokok ini termasuk jarang untuk dibeli oleh konsumen rokok di Indonesia. Analisis yang admin akan paparkan akan saya jelaskan di bawah ini diantaranya sebagai berikut:

  1. Esse Golden Leaf sejatinya merupakan produk yang masuk kedalam kategori SPM Super Premium dimana secara harga, rokok ini memang cenderung lebih mahal 3000 bila dibandingkan dengan varian Esse lini SPM lainnya. Diluncurkan pada sekitar tahun 2011, rokok ini merupakan rokok Super Premium pertama yang dikeluarkan oleh KT&G Indonesia. Menyasar kepada segmen menengah ke atas, rokok ini memang dikatakan menggunakan bahan baku yang sangat terpilih dan secara grade, rokok ini memang lebih tinggi bila dibandingkan dengan rokok Esse pada umumnya. Dengan rasa yang cenderung lebih unik bila dibandingkan dengan Esse lini SPM pada umumnya, serta rasa rokok Korea yang cenderung lebih enteng, rokok ini menyasar kepada segmen kalangan menengah ke atas yang membutuhkan rokok SPM dengan intensitas rasa yang lebih enteng namun memiliki kesan feminim yang memang menjadi target utama dari rokok ini. Target rokok ini memang menyasar kepada jenis kelamin wanita, yang membutuhkan rokok yang bisa dilakukan ketika sedang bersosialisasi dengan kawan dengan kesan image feminim yang lebih eksklusif dan memang tepat untuk perokok yang dikatakan sebagai segmen "social smokers". Dengan keunggulan rasa yang cenderung lebih kaya dan memiliki sensasi yang lebih unik, rokok ini sangat tepat digunakan oleh wanita sosialita yang membutuhkan rokok dengan rasa yang cenderung unik dan juga dengan kesan feminim yang lebih kuat.
  2. Angka penjualan SPM bisa dikatakan makin menurun dari tahun ke tahun. Berdasarkan Annual Report Philip Morris International tahun 2016, konsumen SPM mulai turun dari angka 6,2% pada tahun 2015 dan menjadi 6% pada tahun 2016 membuat sepertinya jenis rokok SPM cenderung kurang begitu menjual bila dibandingkan dengan varian SKM dan SKT yang memiliki angka penjualan diatas 10% secara keseluruhan. Walaupun begitu, Esse Golden Leaf merupakan salah satu rokok yang menyasar segmen "niche" dikarenakan secara harga dan bentuk fisik rokok ini menyasar kepada wanita yang membutuhkan rokok sebagai teman untuk bersosialisasi. Untuk pria juga sebenarnya bisa saja untuk merokok ini, cuman entah mengapa rokok ini lebih disukai oleh wanita. Alasan mengapa rokok ini disukai oleh wanita dikarenakan rokok ini cenderung meninggalkan aroma yang tidak begitu menyengat dan juga secara bakaran rokok ini termasuk cepat habis bila dibandingkan dengan rokok SPM pada umumnya yang memiliki bakaran diatas 8 menit. Dikarenakan rokok ini memang menyasar kepada konsumen wanita dengan tingkat ekonomi menengah ke atas, rokok ini bisa jadi pilihan bagi Anda wanita yang membutuhkan rokok dengan durasi bakar yang cepat dan memiliki kesan feminim yang cenderung lebih kuat.
  3. Dapat dikatakan bahwa dengan target market rokok ini menyasar kepada jenis kelamin wanita, dan membutuhkan rokok dengan kualitas yang lebih tinggi membuat rokok ini bisa dikatakan tetap bertahan meskipun secara penjualan rokok ini termasuk lebih rendah bila dibandingkan dengan varian Esse lini SPM lainnya. Meskipun secara keseluruhan penjualan SPM cenderung menurun dari tahun ke tahun, akan tetapi untuk rokok ini masih ada peminatnya dikarenakan memang rokok ini cukup banyak disukai untuk kalangan menengah ke atas. Dengan harga diatas rata-rata mampu menggambarkan kesan Super Premium dan eksklusif yang ingin dijual oleh rokok ini, meskipun dikatakan peminat untuk rokok ini termasuk sedikit.
Nah, itu dia merupakan sedikit alasan megapa Esse Golden Leaf bisa bertahan hingga saat ini dan walaupun penjualannya lebih sedikit bila dibandingkan dengan varian Esse lini SPM lainnya. Mari kita review rokok ini dimulai dari harganya terlebih dahulu. Untuk harga rokok ini saya beli dengan harga Rp. 23.500 (beberapa toko bisa menjual lebih mahal 1000, cukai 22.000) dengan kuantitas isi 20 batang. Untuk harga rokok ini terhitung sangat mahal untuk ukuran rokok berjenis SPM superslims. Untuk harga sendiri saya beri nilai 5.4 dari 10.

Kemudian kita coba review kemasannya dengan seksama







Kemasan ini menggunakan basis warna hitam, silver dan hijau tua bergradasi putih. Bagian depan terdapat logo Esse model lama yakni bentuk E yang berada pada kotak berlatar dot, dengan adanya efek emboss yang bisa dirasakan dengan seksama dan warna silver. Terdapat tulisan ESSE dengan warna tulisan silver dan menggunakan font serif yang memiliki emboss yang bisa dirasakan dengan seksama. Terdapat persegi panjang dengan adanya tulisan G O L D E N  L E A F, dengan model tulisan menggunakan efek hologram dan adanya efek emboss. Pada bagian bawah persegi panjang terdapat semacam bonsai dengan warna daun hijau muda bergradasi putih, dimana pada batang bonsai tersebut terdapat semacam garis yang membuat batang bonsai tersebut tidak beraturan dengan adanya efek emboss dan hologram berupa crystal. Tertulis A CLASS FILTER CIGARETTES yang menandakan rokok ini masuk ke dalam jenis Class A Cigarettes. Tertulis AMERICAN BLEND yang menandakan rokok ini merupakan rokok yang memiliki blend berupa American Blend. Bagian tulisan SPM ada di bagian kanan bawah. Di bagian belakang terdapat bonsai dengan ukuran lebih tinggi dengan adanya efek yang sama dengan bonsai di bagian depan, terdapat tulisan 나전칠기 명장 dengan font hangul modern dan tulisan 박재성 dengan model tulisan kaligrafi yang menandakan rokok ini ialah Esse Golden Leaf. Terdapat tulisan SPM di bagian kiri bawah. Bagian kanan kemasan terdapat larangan jual dan terdapat logo KT&G dengan warna logo yakni abu-abu. Bagian kiri ialah adanya tulisan tidak ada batas aman layaknya rokok buatan KT&G pada umumnya. Bagian atas kemasan terdapat tulisan G O L D E N  L E A F dengan adanya efek emboss yang bisa dirasakan dengan seksama dan juga warna yang digunakan yakni silver. Di bagian bawah terdapat pabrik dari rokok ini yakni PT. MANDIRI MAHA MULIA yang berada di Pasuruan, Jawa Timur. Rokok ini memiliki kemasan yang cenderung simpel namun sangat menjual. Namun bila dibandingkan dengan kemasan Esse Blue ataupun Esse Menthol masih jauh lebih simpel dibandingkan dua merek rokok itu. Untuk kemasan sendiri saya beri nilai 9 dari 10.

Kemudian kita coba buka plastiknya dan kemasannya dengan seksama


Bagian inner frame dari rokok ini menggunakan warna yang sama dengan warna yang ada pada bagian kemasan keseluruhan yakni hitam. Terdapat foil yang memiliki model yang sama dengan rokok Esse SPM umumnya yakni adanya logo KT&G dan tulisan Korea Tomorrow & Global, dengan adanya sedikit efek emboss. Foil pada rokok ini memiliki kesamaan dengan Esse SPM pada umumnya yakni silver.

Kemudian kita coba tarik foil-nya dengan seksama


Pada bagian batang, terlihat jelas warna batang pada rokok ini ialah putih, dengan susunan batang yakni 10 di depan dan 10 di belakang, dengan kuantitas isi sebanyak 20 batang.

Kemudian kita coba tarik batang rokok-nya dengan seksama


Batang rokok ini memiliki panjang dan diameter yang sama dengan rokok Esse SPM pada umumnya, yakni ukuran batang diatas rata-rata dengan adanya diameter batang yang kecil. Pada bagian batasan tipping paper, terdapat elemen berwarna silver dan di bagian tengahnya terdapat garis hitam dengan adanya efek glossy yang bisa dirasakan dengan seksama. Terdapat tulisan ESSE berwarna hitam dengan adanya tulisan GOLDEN LEAF berwarna silver dengan adanya efek glossy. Perforasi laser yang digunakan pada rokok ini ialah 4 baris, dengan bentuk perforasi berupa titik (dot) dengan jarak yang berdekatan satu sama lain.

Kemudian kita coba rasakan rokok-nya dengan seksama



Ketika sebelum dibakar, rokok ini seakan menawarkan sensasi rasa yang kurang begitu menggoda dan cenderung memiliki sedikit sensasi rasa yang sangat khas. Namun ketika dibakar, rokok ini seakan menawarkan sensasi rasa yang cenderung lembut dan juga memiliki karakter yang agak berbeda bila dibandingkan dengan Esse Blue ataupun Esse Menthol. Bisa dikatakan rokok ini seakan menawarkan sensasi tembakau yang cenderung lebih kaya, dikarenakan rokok ini menggunakan grade tembakau yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan Esse Blue ataupun Esse Menthol. Rasa rokok ini sedikit memiliki sensasi a hint of sweetness yang sedikit terasa disertai adanya rasa gurih yang terasa lebih kuat dan sepertinya tidak ditemukan pada varian Esse lini SPM lainnya. Rasa gurih ini sepertinya menggunakan bahan tambahan yang mampu menciptakan karakteristik yang cenderung beda bila dibandingkan dengan Esse Blue dan Esse Menthol. Kemungkinan bahan tambahan yang ada pada rokok ini ialah saus yang menggunakan bahan herbal yang mampu menciptakan kesan gurih yang dikatakan berbeda dan lebih terasa bila dibandingkan dengan varian Esse lini SPM pada umumnya. Bisa dikatakan secara rasa, rokok ini meninggalkan kesan gurih yang tidak ditemui pada rokok Esse lini SPM lainnya. Beberapa orang mengatakan bahwa bahan tambahan yang ada pada rokok ini ialah Ginseng, sehingga sedikit meninggalkan kesan herbal yang gurih dan sangat terasa. Karakter tembakau yang ada pada rokok ini cenderung memiliki dominasi Tembakau Virginia yang mampu menciptakan kesan rasa yang cenderung lembut, disertai sensasi nutty dikarenakan penambahan Tembakau berjenis Oriental dan sedikit manis dikarenakan adanya penambahan Tembakau Burley yang memang memiliki karakteristik yang sangat unik. Rokok ini memiliki blend yang sama dengan rokok putih pada umumnya yakni American Blend namun dengan kandungan Tembakau Virginia yang lebih dominan bila dibandingkan dengan rokok SPM pada umumnya. Memiliki sensasi tarikan yang sangat smooth namun berkesan sangat enteng dikarenakan penambahan stem dan Tembakau Recon jauh lebih banyak bila dibandingkan varian Esse lini SPM lainnya, walaupun secara grade rokok ini memang dikatakan menggunakan bahan yang bersifat kualitas tinggi. Rasa harshness pada rokok ini cenderung minim, dikarenakan kemungkinan besar blend pada rokok ini memang disengajakan untuk menciptakan kesan harsh yang lebih rendah. Ketika dikeluarkan lewat hidung, rokok ini seakan menawarkan sensasi aroma yang cenderung lebih lembut dengan sedikit sentuhan aroma herbal. Throat hit pada rokok ini cenderung sedikit menusuk, namun sepertinya saya merasa rokok ini jauh lebih bersahabat di tenggorokan bila dibandingkan dengan varian Esse lini SPM lainnya, dan juga kemungkinan rasa yang cenderung bersahabat ini dikarenakan grade pada rokok ini memang lebih tinggi bila dibandingkan dengan varian Esse lini SPM lainnya dikarenakan rasa menusuk ini cenderung terasa bila menariknya lebih dalam di tenggorokan. Memiliki durasi bakar sekitar 6-7 menit, dalam artian rokok ini memiliki durasi bakar yang cenderung sama dengan rokok Esse lini SPM pada umumnya. Aftertaste dari rokok ini ialah adanya sensasi gurih yang cenderung meninggalkan kesan nikmat di lidah berpadu dengan adanya sedikit sensasi a hint of sweetness, disertai adanya sensasi nutty dikarenakan adanya penambahan Tembakau Oriental dan kesan rasa tembakau yang cenderung lebih kaya. Namun kelemahan dari rokok ini ialah ketika mendekati batasan tipping paper, rokok ini seakan menawarkan sensasi chemical taste yang cenderung terasa namun dalam intensitas yang lebih baik bila dibandingkan dengan Esse lini SPM lainnya dimana walaupun batasan tipping paper pada rokok ini cenderung glossy, akan tetapi secara sensasi chemical taste-nya sedikit lebih rendah bila dibandingkan dengan varian Esse lini SPM lainnya. Serta sensasi yang sedikit sintetik namun dalam intensitas yang menurut saya lebih baik dikarenakan kemungkinan besar bahan herbal pada rokok ini ada yang menggunakan unsur sintetik. Saya merasa rokok ini cenderung lebih enak bila dibandingkan dengan rokok Esse lini SPM lainnya, walaupun rokok ini terkesan lebih enteng tetapi rasa yang ditawarkan agak berbeda dengan Esse lini SPM lainnya. Untuk rasa sendiri saya beri nilai 8.35 dari 10.

KESIMPULAN

Dengan rasa yang jauh lebih enak bila dibandingkan dengan varian Esse SPM pada umumnya, kemasannya terkesan mewah dan batang rokok yang memiliki sifat high-class membuat rokok ini bisa dikatakan unggul baik secara rasa, batang rokok, dan juga kemasannya yang cenderung simpel dan elegan. Kelemahan rokok ini terletak ketika batang rokok ini mendekati batasan tipping paper dimana rasa rokok ini memiliki intensitas chemical taste yang cukup terasa, adanya sedikit unsur sintetik pada rasa dari rokok ini, serta durasi bakar yang cenderung cepat membuat rokok ini saya tidak merekomendasikan bagi Anda yang membutuhkan rokok dengan durasi bakar yang cenderung lama. Penggunaan stem dan Tembakau Recon cukup banyak sehingga mampu menciptakan kadar tar sebanyak 3mg, namun dikarenakan hal tersebut terjadi maka secara durasi bakar cenderung sangat cepat. Untuk distribusi sendiri rokok ini dijual di modern trade (baik minimarket ataupun supermarket) dimana untuk mendapatkan rokok ini ada di Circle K, Indomaret, dan 7-Eleven. Namun untuk Alfamart sendiri sepertinya sudah tidak menjual rokok ini dikarenakan rokok ini kurang begitu laku bila dibandingkan dengan varian Esse SPM lainnya. Untuk warung dan toko kecil sendiri tidak ada satupun yang menjual rokok ini, mengingat harga rokok ini diatas rata-rata rokok SPM pada umumnya. Overall saya memberi nilai rokok ini ialah 7.58 dari 10. Artinya rokok ini menang pada rasa yang unik serta kemasan yang mewah, namun untuk harga sendiri rokok ini tidak terlalu unggul bila dibandingkan dengan rokok SPM pada umumnya.

Demikian postingan saya kali ini. Bila ada pertanyaan silahkan email saya, mention saya di @ReviewRokok, like Page Facebook blog ini di fb.me/ReviewRokok, dan ask saya di ask.fm/reviewrokok, serta add ID Line saya yakni reviewrokok. Sekian dan terima kasih.

Share this:

, , , , , , ,

CONVERSATION

7 komentar:

  1. Selama Bulan puasa jangan review dulu ya !

    BalasHapus
  2. Review country dong gan, udah mulai langka nih

    BalasHapus
  3. Kayaknya admin penghisap rokok esse ni...

    BalasHapus
  4. Do you need free Twitter Followers?
    Did you know you can get them ON AUTO-PILOT AND TOTALLY FOR FREE by registering on Like 4 Like?

    BalasHapus
  5. Rokoknya sulit dicari. Ane sendiri orang pasuruan. Bari ketemu rokok ini di purwosari mau ke arah malang. Penasaran ama rasanya? Apa rokok ini lebih banyak bahan kimianya daripada sampoerna a platinum? Soalnya ane social smoker

    BalasHapus