Camel Black Limited Edition 2016, Edisi Terbatas Camel bertema Colors Edition

Selamat pagi,

Kali ini saya akan mereview rokok yang sepertinya baru bulai Mei ini masuk pasaran Indonesia yaitu Camel Black Limited Edition (dalam hal ini Colors Edition) yang sepertinya baru diterapkan pada tahun ini. Sepertinya saya kurang lengkap membuat review ini tanpa memberi tahu bagaimana saya mendapat rokok ini. Kemarin malam saya iseng pergi ke Indomaret di sebuah kawasan di Depok untuk membeli minuman dan snack. Entah saya tidak sengaja melihat adanya Camel Black dengan warna unta yang berbeda dengan biasanya. Dan saya kemudian meminta Camel Black ini. Sang mas-masnya sempat bertanya apakah mau yang Purple (karena ini merupakan varian yang paling laku dari Camel) atau Black. Dan ketika barangnya ingin di input lewat scanner barcode mas-masnya langsung berkata

"Ini Camel baru masuk kebetulan"

Dan sayapun kaget dengan hal tersebut, mengingat ternyata ada warna lain yang tersedia di etalase rokok di Indomaret tersebut. Oh iya, saya akan memberitahu mengapa Camel menjual edisi terbatasnya mulai Mei ini diantaranya


  1. Brand awareness Camel di Indonesia sepertinya mulai menguat semenjak diluncurkannya varian Purple Mint. Camel bisa dibilang menawarkan blend yang sama dengan Marlboro namun dengan harga yang sedikit lebih murah. Walaupun produk ini diimport dari Malaysia, tetapi secara harga rokok ini bisa dibilang sedikit lebih murah, kira-kira perbedaannya antara 1000-1500 lebih murah dibandingkan Marlboro. Camel menjadi alternatif perokok Marlboro yang notabenenya kelas menengah keatas namun merasa harga Marlboro semakin mahal. 
  2. Adanya percobaan Color Edition di Indonesia dengan model yang sedikit berbeda merupakan penerapan pertama rokok dengan kemasan yang berbeda dalam rokok SPM (A Motion sudah mencoba hal tersebut dengan varian warna berbeda ketika kita mendorong plastiknya keluar). Bisa dibilang Camel ingin menerapkan hal yang bersifat creative yang tema global rokok ini beberapa tahun terakhir.
  3. Adanya keinginan Camel untuk menambah penjualannya dan menguatkan posisinya dalam rokok SPM di Indonesia. Dengan kemasan yang unik dan berbeda, rokok ini mempunyai daya tarik lebih dengan warna yang lebih muda dan stylish.
Oh iya, untuk di Indonesia, edisi ini dijual dalam lima warna yaitu kuning, pink, biru, orange, dan hijau muda dengan warna yang cenderung terang ketika dilihat dengan mata. Baiknya kita review rokok ini mulai dari harganya. Untuk harga rokok ini ialah Rp. 19.500 (cukai 18.600) dengan isi 20 batang. Agak berbeda sedikit dengan toko lain yang menjual rokok ini lebih mahal 300 Rupiah. Untuk harga rokok ini saya beri nilai 6.5 dari 10. 

Kemudian kita lihat kemasannya dengan seksama. Karena saya kebetulan dapatnya warna kuning maka saya akan mereview yang warna tulisan dan logo untanya kuning.





Kemasannya bisa dibilang sangat kreatif dan mampu menunjukan kesan adanya kreativitas yang ingin dijual dari Camel pada umumnya. Terdapat warna basic hitam dan adanya unsur checkboard yang berisi logo Camel dengan adanya outline abu-abu dengan style logo yang berbeda dengan biasanya. Tulisan Camel dan logo unta Camel kebetulan saya mendapat yang warna kuning dengan intensitas warna sangat glowing. Adanya penempatan tulisan BLACK dibawah tulisan Camel menyiratkan adanya perubahan kemasan yang juga sepertinya akan ikut pada kemasan Camel Black yang biasa. Dengan warna kuning yang sangat terlihat dan adanya pattern logo Camel sangat menarik perhatian untuk membeli rokok ini. Pada bagian belakang kemasan terdapat deskripsi yang menyimpulkan semangat yang ingin dibawa rokok ini yaitu CREATIVE STYLE dan adanya rasa yang smooth pada rokok ini. Sangat beruntung saya bisa mendapat cukai rokok yang berbeda dengan biasanya dengan warna merah yang menandakan rokok ini merupakan rokok import. Pada bagian samping kemasan, tulisan Camel juga tertera dengan warna basic yang sama dengan kemasan depan dan belakang. Sangat menjual, unik dan kreatif. Untuk kemasan saya beri nilai 9.2 dari 10.

Kemudian kita buka plastiknya dan kemasannya terlebih dahulu
Kemasannya bisa dibilang mudah untuk dibuka mengingat pelekatan cukai tidak begitu erat. Hinge lid pada rokok ini memiliki basic warna silver, dengan adanya warna foil berwarna silver juga. Pada foil rokok, terdapat logo unta Camel dengan adanya tulisan BLACK disampingnya. Cukup menyimpulkan rokok ini merupakan rokok Camel Black.

Kemudian kita robek foilnya dengan seksama

Terlihat jelas pada bagian batang rokok berwarna cork layaknya rokok American Blend pada umumnya. Susunan rokok ini sama dengan susunan rokok isi 20 pada umumnya. 

Kemudian kita coba tarik rokoknya dengan seksama


Pada bagian batang rokok ini terdapat pada cigarettes papernya logo unta Camel berwarna silver dengan warna dasar silver. Pada bagian tipping paper berwarna cork layaknya rokok American Blend pada umumnya. Tidak terdapat perforasi, karena rokok ini merupakan jenis SPM Full Flavor.

Kemudian kita coba rasakan rokoknya dengan seksama

Rasa rokok ini bisa dibilang lebih bold dibanding Marlboro Merah dengan unsur harshness yang lebih terasa. Cenderung lebih strong, namun smooth. Terlihat jelas penggunaan cocoa pada rokok ini terasa, dengan intensitas tembakau yang menurut saya lebih terasa. Bisa dibilang unsur tembakau Turkish sangat terasa dengan aroma khas American Blend pada umumnya. Tarikannya sangat keras dibanding Marlboro Merah, namun dengan rasa yang sedikit berbeda dibanding Marlboro Merah. Rasa khas American Blend pada rokok ini sangat terasa, dan sangat ngehit di tenggorokan. Rasanya cukup pahit menurut saya, namun dengan rasa yang menurut saya bisa ditoleransi. Bakarannya cukup cepat khas rokok putih, dan cukup panas ketika mendekati tipping paper. Rasa aftertastenya sangat terasa dengan unsur tembakau khas. Namun saya sedikit mengeluhkan chemical taste pada rokok ini. Untuk rasa saya beri nilai 8.1 dari 10.

KESIMPULAN

Rokok ini bisa dibilang merupakan alternatif yang baik bagi anda penikmat Marlboro Merah namun menginginkan tarikan yang lebih kasar dan harga yang sedikit lebih murah. Untuk secara kemasan saya sangat menyukainya, bahkan bisa dibilang sangat menjual. Bisa dibilang Camel benar-benar menerapkan adanya unsur creative pada kemasan Limited Edition kali ini. Namun bagi anda yang tidak suka rokok putih, saya tidak begitu menyarankan. Untuk distribusi rokok ini bisa dibilang belum merata mengingat hanya tersedia di minimarket atau convenience store tertentu dan masih banyak stok Camel dengan kemasan lama. Overall saya memberi nilai rokok ini 7.9 dari 10. Cukup enak menurut saya, namun karena saya bukan penikmat rokok putih maka saya hanya bisa memberi nilai 8.1 pada rasa.

Demikian postingan saya kali ini. Bila ada pertanyaan silahkan email saya, mention saya di @ReviewRokok dan ask saya di ask.fm/reviewrokok. Sekian dan terima kasih.

Share this:

, , , ,

CONVERSATION

8 komentar:

  1. Are you paying over $5 per pack of cigs? I buy my cigarettes at Duty Free Depot and this saves me over 70%.

    BalasHapus
    Balasan
    1. In indonesia ciggarates prices is about$1-$2 i don't know where ciggarates can reach $5..

      Hapus
  2. Camel - Salah satu nama merek rokok, yang diakui dunia internasional dan telah menjadi standar kualitas universal. Kronologi industri tembakau Amerika dan sampai hari ini dibagi menjadi dua periode utama yaitu sebelum "Camel" dan setelah "Camel". Pencipta Camel dan kerajaan tembakau adalah RJ Reynolds Tobacco Company (RJR), Richard Joshua Reynolds.

    BalasHapus
  3. Camel - Salah satu nama merek rokok, yang diakui dunia internasional dan telah menjadi standar kualitas universal. Kronologi industri tembakau Amerika dan sampai hari ini dibagi menjadi dua periode utama yaitu sebelum "Camel" dan setelah "Camel". Pencipta Camel dan kerajaan tembakau adalah RJ Reynolds Tobacco Company (RJR), Richard Joshua Reynolds.

    BalasHapus
  4. saya mau donk camel black nya gan...brapa i slopp nya gan??

    BalasHapus
  5. braap 1 slop nya gan camel black??

    BalasHapus
  6. Vaporfi is the highest quality electronic cigarettes supplier on the market.

    BalasHapus
  7. Selamat siang, knp rokok ini sudah tdk ada di pasaran indonesia lagi? Tinggal yg white saja

    BalasHapus