Forte Original Charcoal Filter, SPM Mini Pertama Di Indonesia Dengan Keunggulan Tobacco-Wrapped dan Charcoal Filter Dari Group Djarum

Selamat siang,

Beberapa minggu terakhir saya merasa mulai malas untuk membuat postingan yang ada di blog ini. Hal ini dikarenakan sangat jarang rokok baru yang masuk di pasaran. Selain itu, kesibukan saya belakangan mulai memuncak, terutama pada akhir tahun ini yang memang banyak sekali tugas yang harus saya selesaikan. Mengingat saya belakangan sedang malas, maka saya tidak akan panjang lebar pada postingan kali ini.

Review yang akan admin buat pada kesempatan kali ini terhitung produk yang sangat baru masuk di pasaran. Produk ini dinamakan dengan Forte. Kebetulan, saya sudah mendapat dua varian Forte yang berbeda satu sama lain, diantaranya ialah Forte Original Charcoal Filter dan Forte Menthol Cooling Taste. Kedua produk ini akan saya buat reviewnya pada dua hari ini, terhitung hari ini saya akan membuat review mengenai Forte Original terlebih dahulu. Esok hari, saya akan membuat postingan Forte Menthol yang sudah saya dapatkan pada hari kemarin, bersamaan dengan Forte Original.

Untuk link review Forte Menthol silahkan baca link berikut ini: 

Produk ini memiliki slogan "MIGHTY TINY", dimana bila diartikan secara Bahasa Indonesia akan berarti "Kecil namun Kuat". Alasan dasar mengapa Forte menggunakan slogan tersebut merujuk kepada ukuran batang yang cenderung slim dan kecil (namun tidak terhitung sebagai superslims), panjang batang yang sangat kecil namun memiliki sensasi rasa yang lebih kuat dan intens bila dibandingkan dengan kompetitor lain yang bermain di kategori SPM. Seperti biasa, review tanpa adanya analisis singkat sepertinya layaknya lauk kurang garam. Dikarenakan produk ini sangat unik, maka saya bisa lampirkan analisis yang saya buat layaknya berikut ini:
  1. Forte merupakan portofolio SPM pertama dari Group Djarum untuk pasar Indonesia (untuk produk SPM sendiri Djarum sudah mempunyai Djarum Lagunas untuk pasar Amerika namun saat ini dihentikan penjualannya, dan Forte untuk pasar Jepang) dengan keunggulan ukuran diameter dan panjang batang yang kecil, serta rasa yang cenderung kuat bila dibandingkan dengan kompetitor. Pertama kali diluncurkan di Jepang pada Juni 2016, Forte seakan memasuki segmen SPM Mini yang untuk pasar Jepang sendiri masih dikuasai oleh Hope, yang diproduksi oleh Japan Tobacco. Produk ini untuk pasar Jepang dikategorikan sebagai little mini cigars, dalam artian rokok ini di Jepang terhitung sebagai cerutu mini filter, bukan terhitung sebagai rokok putih layaknya di Indonesia. Hal ini dikarenakan papir pada rokok ini dibuat dengan menggunakan tembakau, yang diproses menggunakan sisa debu atau limbah dari tembakau itu sendiri, yang di luar negeri terhitung sebagai little mini cigars. Bahasa industri-nya untuk papir yang digunakan pada Forte ini disebut sebagai "Reconstituted Tobacco Sheet", atau saya sering mengatakannya sebagai kertas Tembakau Recon. Keunikan ini (dalam size ataupun papir yang digunakan) membuat Forte seakan menjadi pendatang baru yang tidak bisa diremehkan di Jepang. Penjualan Forte terhitung sangat baik dan mendapat sambutan antusias yang baik, mengingat harga yang ditawarkan juga murah yakni hanya 250 Yen saja untuk isi 20 batang. Mengingat Forte memiliki tingkat antusias yang tinggi di Jepang, maka pada akhirnya Group Djarum mulai berani meluncurkan Forte di Indonesia pada pertengahan bulan Desember tahun 2017 ini.
  2. Variasi rokok SPM di Indonesia terbilang kurang memiliki diferensiasi yang baik. Kebanyakan rokok SPM di Indonesia terhitung memiliki ukuran King Size, dengan penggunaan American Blend yang secara umum ditemui pada rokok SPM di Indonesia. Bagi sebagian orang menganggap bahwa SPM cenderung kurang begitu memiliki rasa yang mantap, meskipun secara tarikan memang diakui SPM cenderung lebih kuat dan sensasi menusuk yang tinggi. Diferensiasi yang kurang untuk segmen SPM di Indonesia ini mendasari Group Djarum pada akhirnya berani meluncurkan Forte di Indonesia. Dengan keunggulan Tobacco-Wrapped yang sejauh ini di Indonesia hanya bisa ditemui pada produk Tycoon Little Mini Cigars, dan adanya penambahan Charcoal Filter pada bagian filter hisapan membuat Forte seakan lebih unggul satu tingkat bila dibandingkan dengan kompetitor. Group Djarum juga berusaha mendobrak aturan lama mengenai SPM, yakni ukuran lebih kecil, penggunaan Tobacco Wrap (sebenarnya itu Kertas Tembakau Recon) untuk menghasilkan sensasi rasa yang lebih mantap, dan dual filter pada produk Original untuk menghasilkan sensasi rasa yang lebih clean membuat Forte memiliki nilai jual yang terhitung tinggi bila dibandingkan dengan kompetitor.
  3. Dapat dikatakan, dengan kesuksesan yang diraih di Jepang dan juga adanya keinginan Group Djarum memasuki segmen SPM yang sebelumnya belum bisa dimasuki, membuat Forte seakan bisa memiliki nilai jual yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan kompetitor SPM di Indonesia yang sepertinya kurang begitu memiliki diferensiasi. Forte diproyeksikan akan menjadi salah satu leader SPM di Indonesia, mengingat keunikan yang ditawarkan cenderung tidak bisa ditiru oleh kompetitor.
Baiklah, itu analisis singkat mengapa Forte diluncurkan di Indonesia pada pertengahan Desember 2017 dan sepertinya akan menjadi blockbuster pada segmen SPM di Indonesia. Kemudian mari kita review rokok ini dimulai dari harga terlebih dahulu. Untuk harga rokok ini saya beli dengan harga Rp. 15.000 (cukai 15.000) dengan kuantitas isi 20 batang. Untuk hitungan SPM dengan Tobacco Wrap, terhitung sangat murah dan terjangkau. Untuk harga sendiri saya beri nilai 8.5 dari 10.

Kemudian kita coba review kemasannya dengan seksama







Kemasan rokok ini menggunakan basis warna biru tua, jingga, dan putih. Bagian depan dan belakang kemasan terdapat semacam emblem logo yang terdiri dari setengah lingkaran, trapesium, dan rounded rectangle yang tergabung menjadi sebuah emblem ala Italia. Emblem logo tersebut memiliki outline berwarna kuning kejinggaan dan memiliki bagian dalam berwarna hitam. Terdapat tulisan 20 dengan adanya persegi panjang berwarna putih yang berjumlah 9, dimana 9 persegi panjang tersebut mengitari layaknya gambar matahari. Terdapat tulisan CHARCOAL FILTER dengan adanya garis di bagian atas dan bawah menggunakan warna jingga, dimana tulisan CHARCOAL FILTER tersebut menggunakan warna jingga kekuningan. Terdapat tulisan FORTE dengan adanya efek emboss, dengan warna outline tulisan berwarna jingga dan tulisan dalam menggunakan warna jingga kekuningan. Di bagian bawah tulisan FORTE terdapat tulisan ORIGINAL yang menandakan varian full flavor dari Forte, dengan letak tulisan berada diantara dua garis berwarna jingga. Bagian samping  kanan terdapat tulisan 20, dengan adanya tulisan FILTER dan CIGARETTES yang mengitari tulisan 20 yang dipisahkan dengan titik. Terdapat penjelasan fitur Tobacco-Wrapped Filter Cigarettes dengan adanya gulungan daun tembakau, dan Charcoal Filter yang ditandai dengan adanya banyak titik di bagian dalam filter. Hal yang unik terletak pada bagian kiri kemasan, dimana peletakan tulisan SPM berada di bagian atas barcode. Di bagian atas terdapat tulisan FORTE yang sama dengan bagian depan dan belakang kemasan, serta ORIGINAL berwarna putih. Bagian bawah terdapat logo Forte, dan adanya tulisan "Made By I.U.I. Indonesia. In Association With Forte Fortezza" yang sepertinya nama Forte Fortezza merupakan nama fiktif yang digunakan untuk meyakinkan konsumen bahwa kualitas rokok ini layaknya rokok buatan Italia. Kemasan rokok ini terbilang simpel dan menarik. Untuk kemasan sendiri saya beri nilai 8.75 dari 10.

Kemudian kita coba buka plastiknya dan kemasannya dengan seksama


Bagian inner hinge lid dari rokok ini menggunakan warna biru tua yang sama dengan bagian luar kemasan. Produk ini memiliki kesamaan dengan Forte yang dijual di Jepang, yakni bagian inner frame yang menggunakan warna putih serta foil yang cenderung polos berwarna silver.

Kemudian kita coba tarik foil-nya dengan seksama


Terlihat jelas bagian rokok ini menggunakan warna coklat. Dimana pada bagian filter terlihat warna yang digunakan ialah coklat tua. Susunan batang rokok ini ialah 7 di depan dan tengah, dan 6 di belakang. 

Kemudian kita coba tarik batang rokok-nya dengan seksama


Batang rokok ini cenderung memiliki diameter batang yang slim dan panjang batang yang sangat pendek. Terhitung di blog review produk rokok asal Jepang, panjang rokok ini hanya 70mm saja, jauh dibawah rokok SPM di Indonesia yang memiliki ukuran sekitar 84mm. Bila dibandingkan dengan korek Cricket maka komparasi-nya bisa dilihat layaknya gambar dibawah ini (kebetulan korek Cricket yang saya gunakan dibeli di Circle K, jadi maklum ada logo Circle K)


Bilamana kita lihat bagian papir dari rokok ini, terlihat jelas menggunakan warna coklat polos dengan adanya bintik bintik khas yang cenderung abstrak. Papir tersebut dinamakan sebagai Tobacco Wrap, yang sebenarnya merupakan Reconstituted Tobacco Sheet atau kertas Tembakau Recon. Bagian batasan tipping paper terdapat tulisan FORTE berwarna coklat muda, dengan tanpa adanya garis dan cenderung polos. Bagian tipping paper menggunakan warna coklat tua, dengan adanya bintik-bintik berwarna coklat muda. Rokok ini tidak memiliki perforasi sama sekali, dalam artian fitur charcoal filter mampu menurunkan kadar tar rokok ini sehingga hanya 15mg saja, dan itu sudah terhitung dual filter.

Kemudian kita coba rasakan rokok-nya dengan seksama


Pada sebelum dibakar, rokok ini cenderung memiliki aroma tembakau yang kuat namun memiliki sensasi rasa yang cenderung hambar dan tidak menggoda. Namun ketika dibakar rokok ini seakan menawarkan sensasi rasa tembakau yang sangat kuat disertai adanya unsur sedikit gurih khas rokok SPM. Rokok ini seakan sedikit memiliki sedikit unsur cocoa, dimana hal tersebut menjadi flavoring khas rokok SPM yang memberikan kesan penguat sensasi tembakau yang ditawarkan Tobacco Wrap pada rokok ini. Memiliki karakter rasa yang cenderung halus namun mantap, dimana rokok ini menggunakan Tembakau Virginia untuk menciptakan kesan rasa yang halus. Ada sensasi spicy alamiah kuat yang kemungkinan besar ditimbulkan dari penambahan Tembakau Burley, yang juga menawarkan sensasi manis alamiah yang memiliki intensitas yang baik. Memiliki sensasi sedikit nutty, hal ini dikarenakan penyusun blend dari rokok ini juga menggunakan Tembakau Oriental, namun tidak begitu dominan sehingga mampu menciptakan kesan nutty yang tidak begitu kuat. Berkat penambahan Tobacco Wrap pada rokok ini mampu menciptakan sensasi rasa yang sangat kuat dan memiliki sensasi tembakau yang lebih dominan serta berkesan lebih alamiah bila dibandingkan dengan kompetitor. Ada kesan rasa khas cerutu yang saya bisa temukan pada rokok ini, dimana aroma yang ditimbulkan cenderung wangi dan rasa yang berkarakter bold. Sensasi spicy disini cenderung berada pada intensitas menengah, dalam artian rokok ini mempunyai karakter cukup pedas namun dalam intensitas yang baik. Sensasi rasa pada rokok ini cenderung terkesan sangat pleasant dan juga memiliki karakter kuat namun tetap mempertahankan kesan lembut khas.

Memiliki efek warming yang sangat terasa, dalam artian rokok ini memiliki efek menghangatkan yang terasa di tenggorokan dan rongga mulut. Sensasi rasa ini mungkin sekilas sedikit mirip dengan Marlboro ataupun Lucky Strike, namun pada rokok ini seakan menawarkan sensasi lebih gurih dan lebih mantap ketimbang dua merek tersebut. Mungkin hal tersebut bisa terjadi dikarenakan adanya papir yang terbuat dari tembakau. Blend yang digunakan pada rokok ini terbilang balance dan kuat akan sensasi earthy, dimana pada rokok ini cenderung memiliki keseimbangan yang pas dalam penggunaan tembakau untuk membuat blend dari rokok ini, dan juga adanya unsur tanah yang terasa pada rokok ini. Ketika dikeluarkan dari hidung, rokok ini seakan menawarkan aroma yang cenderung kaya akan unsur tembakau dan juga sensasi wangi yang sedikit terasa berkat penambahan Tobacco Wrap pada rokok ini. Tarikan yang ditawarkan oleh rokok ini terbilang lembut mantap, dalam artian rokok ini cenderung memiliki sensasi tarikan yang sangat kuat namun tetap terasa lembut ketika ditarik. Berkat penambahan charcoal filter, rokok ini cenderung memiliki sensasi rasa yang terkesan 'bersih' dimana charcoal filter sangat berguna untuk menciptakan kesan bersih namun tetap mempertahankan karakter dari rokok ini. Sensasi harshness pada rokok ini berada pada tingkatan yang baik, dalam artian cenderung terasa namun tidak begitu memiliki sensasi harsh yang mampu mengganggu hisapan dari rokok ini. Throat hit dari rokok ini cenderung terasa namun terkesan lembut, dalam artian rokok ini memang memiliki efek menusuk di tenggorokan, namun tetap terkesan tidak begitu kuat bila dibandingkan dengan kompetitor. Durasi bakar dari rokok ini sekitar 7-8 menit tergantung hisapan, dimana dalam artian meskipun rokok ini memiliki ukuran batang yang cenderung pendek dan slim, namun durasi bakar bisa dibilang sama dengan rokok SPM yang ditemui di Indonesia. Aftertaste pada rokok ini ialah sensasi rasa tembakau yang cenderung meninggalkan kesan baik di tenggorokan, disertai sensasi rasa manis yang khas dan adanya unsur nutty yang terasa. 

Kelemahan dari rokok ini ialah ketika mendekati batasan tipping paper, rokok ini seakan mulai terasa panas di bibir, dan juga pada rokok ini bila dibiarkan beberapa menit saja cenderung akan mati secara sendiri, sehingga bagi Anda yang membiarkan rokok ini beberapa menit saja maka perlu menyalakan lagi rokok ini untuk bisa melanjutkan menghisap rokok ini. Dan juga bagi sebagian orang akan merasa rokok ini memiliki sensasi gatal yang terasa, dimana kelemahan ini memang banyak terjadi pada rokok SPM secara umum di Indonesia. Untuk masalah chemical taste, rokok ini bisa dibilang tidak terlalu memiliki chemical taste. Bila bakaran mendekati batasan tipping paper, rokok ini hampir bisa dipastikan sangat sedikit memiliki sensasi chemical taste, bahkan bagi saya rokok ini cenderung memiliki sensasi chemical taste yang hampir tidak ada. Untuk rokok ini, kualitas pengeleman tipping paper cenderung lebih kuat sehingga bagian tipping paper tidak mudah lepas dari filter rokok ini. Dengan rasa yang cenderung lebih nikmat, lebih halus, namun tetap memiliki karakter yang kuat. Dan sensasi tembakau yang sangat kuat sepertinya mampu mengalihkan saya dari Lucky Strike Merah yang menjadi favorit saya untuk rokok SPM. Dengan keunggulan rasa, rokok ini memang layak untuk dikonsumsi dan mampu menggeser penjualan rokok SPM yang saat ini sudah beredar. Untuk rasa sendiri saya beri nilai 8.98 dari 10.

KESIMPULAN

Dengan rasa rokok yang terhitung memiliki karakter yang sangat kuat namun cenderung memiliki hisapan lembut berkarakter, sensasi rasa spicy alamiah dan efek warming yang sangat terasa membuat rokok ini seakan menjadi SPM dengan nilai yang paling tinggi bila dibandingkan dengan kompetitor. Terutama untuk harga, rokok ini terhitung sangat murah untuk rokok berkualitas tinggi layaknya Forte ini. Dan sensasi rasa yang cenderung lebih kuat, membuat rokok ini memang layak untuk menjadi salah satu leader pada segmen rokok SPM. Namun kelemahan rokok ini terletak pada kecenderungan sensasi panas di bibir ketika bakaran mulai mendekati batasan tipping paper, cepat matinya rokok ini bila dibiarkan beberapa menit, dan juga sensasi rasa yang bagi sebagian perokok Indonesia akan merasa gatal dan terkesan kering. Namun untuk kelemahan terakhir bukanlah masalah bagi saya, yang jelas saya akan merekomendasikan untuk membeli rokok ini. Untuk distribusi sendiri rokok ini mulai dijual di beberapa warung terpilih dan toko terpilih saja. Untuk modern market sepertinya hanya bisa ditemui di Alfamidi, namun saat saya pergi ke Alfamidi saya belum menemukan rokok ini. Mungkin saja distribusi rokok ini akan menyusul dimulai dari minggu ini.  Terutama untuk modern market, rokok ini dipastikan akan masuk mulai minggu ini. Yang jelas rokok ini sepertinya akan dijual untuk skala nasional. Overall, saya memberi nilai rokok ini 8.74 dari 10. Artinya rokok ini unggul pada rasanya yang kuat namun lembut, kemasan yang terkesan simpel dan menarik. Namun untuk harga memang rokok ini tidak sebanding dengan durasi bakar yang terkesan cepat. Tapi bila dibandingkan dengan SPM lain, rokok ini terhitung murah. Rokok ini kemungkinan besar akan menjadi kompetitor rokok SPM buatan lokal semisal Marcopolo atau Union.

Demikian postingan saya kali ini. Bila ada pertanyaan silahkan email saya, mention saya di @ReviewRokok, like Page Facebook blog ini di fb.me/ReviewRokok, dan ask saya di ask.fm/reviewrokok, serta add ID Line saya yakni reviewrokok. Sekian dan terima kasih.

Share this:

, , , , , , , ,

CONVERSATION

41 komentar:

  1. Mas, numpang nanya, kalau Tycoon kapan di publish ya? Saya sudah nunggu dari berbulan-bulan lalu tapi belum di review juga. Trims sebelumnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Review Tycoon sepertinya saya coba publish di akhir bulan ini. Doakan saja semoga saya sempat mereviewnya.

      Hapus
  2. Ane kira mau nampilin iklan rokoknya jg, hehehe... Share dimari donk iklan rokok forteny...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo iklan paling di youtube. Keywordnya Forte - Sumo. Tadiannya mau nyoba share disini, cuman thumbnailnya bakal berubah jadi video. Jadi alasannya ya biar foto di thumbnailnya produknya aja.

      Hapus
  3. Iklannya ada pesumo digencet tembok biru, mukanya kocak dah wkwkwk btw itu d alfamart daerah cileduk masih belum ada om

    BalasHapus
    Balasan
    1. kocak emang iklannya, ada lagi yang opera. cuman belom release. minimarket belom masuk emang, baru sebatas warung dan toko skala kecil

      Hapus
  4. Belinya dimana ya? Apa masih spg yg nawarin belom ada sales nya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. di warung deket tempat saya tinggal. kebetulan distribusinya baru di warung ama toko skala kecil doangan. belom masuk minimarket meskipun di beberapa minimarket promosinya udah ganti forte

      Hapus
    2. domisili dimana mas ?jabodetabek sudah masuk belum ?

      Hapus
  5. Masukkan komentar Anda...Mas kemarin saya liat ada rokok sampoerna a mild baru di indomaret. Kotaknya wrn biru tua glossy gitu keren jg kotaknya. Emg blm d jual tp launching tgl 17 bln ini kt kasirnya. Blh jg ni saya nitip reviewnya nanti.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hari ini saya mau coba publish reviewnya sampoerna a platinum. tunggu aja ya

      Hapus
  6. Min review Djarum super new style dong

    BalasHapus
    Balasan
    1. minggu ini bakal ada kok. udah dapet barangnya

      Hapus
  7. Wah saking bosannya saya lihat iklan rokok ini, googling lalu nemu blog si mas, hehe
    Terima kasih sudah berbagi info.

    BalasHapus
  8. Mas,untuk relonching foret itu sekala SNI atau sebagian kota2 besar saja yang memiliki potensi?

    BalasHapus
  9. Wilayah Bogor, toko kelontong Alfamart mulai terdistribusi, lucu juga sih tapi ketika melihat Tar dan Nikotinnya masih lebih tinggi dari pada rokok U Mild. Rokok FORTE terdapat dua varian Charcoal Filter dan Menthol, saat ini masih ngisep yang Chacoal, mungkin besok coba yang Menthol.

    BalasHapus
    Balasan
    1. charcoal ama menthol sama sama mantap kok

      Hapus
  10. Balasan
    1. intertobacco utama industry mas, masih segroup ama djarum

      Hapus
  11. Mas buat video youtube dong. Tks

    BalasHapus
  12. Mas buat video di youtube dong sekalian

    BalasHapus
  13. Pertanyaan pertama ketika lihat iklan Forte adalah: ni rokok SPM, SKM atau SKT...??
    Dan ternyata SPM, ane jadi tertarik nyoba. Karena ane berhaluan SPM.

    BalasHapus
  14. Luar biasa mas... Review anda benar-benar tepat... Saya sudah coba rokoknya dan tepat sekali reviewnya... Terima kasih untuk informasi yang bermanfaat ini...

    BalasHapus
  15. Terima kasih..,atas review Forte nya..,mmang utk saat ini distribusi Forte hanya outlet2 pilihan saja,dikarenakan launchingnya berbarengan dengan Djarum Super Rejuvenated 16 btg(New style)..,

    BalasHapus
  16. wah kalo udah denger kata marlboro kek nya ga cocok yah bagi pecinta gudang garam. Ane penikmat gudang garem signature, dan penikmat roko yang tar tinggi sejenisnya

    BalasHapus
  17. saya belum mendapatkan Forte
    tuk dicoba. kebetulan saya ppenikmat SPM.

    BalasHapus
  18. Mantappp review nya mas!sudah sy coba Forte ny,Good Taste!!!☺

    BalasHapus
  19. Wah bermafaat juga artikelny mas..mantap dah jadi bisa tau semua tentang rokok hehe

    BalasHapus
  20. Nice, lebih besar lg akan lebih nikmat

    BalasHapus
  21. SPM apa ya min? Maklum ane bukan penyimak istilah2 tertentu hehe. Untuk harga 15rb itu trik promo baru launching atau memang harga pasar yg lama2 akan naik ya? Mau nyari pengganti Dunhill item yg lama2 naik terus harganya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sigaret putih mesin. Rokok putih. Harga perkenalan doang segitu. Selanjutnya bakal naik.

      Hapus
  22. Om bsa mnta tlg dibeliin portenya sama maketin sekalian? Heheheeeee tar Ane ganti. Ane uda nyoba tp yg dr jepang emg mantap makanya Ane pngn nyoba yg ver Indo nya. Aneh produksinya ditmpt Ane tp blm kebagian distribusinya

    BalasHapus
  23. Saya baru pertama kalinya beli rokok forte di alfamart
    Trus saya cobain sensasi nya luar biasa mantap sekali,, rasa nya mirip rokok country jdi kecanduan����

    BalasHapus
  24. Baru coba Forte ini, ternyata rokok mini itu sekecil itu ya haha, tapi rasa dan nicotine hit nya sih boleh diadu dengan Rokok full flavor lainnya

    BalasHapus
  25. Siang mas.... klo boleh tau. No sales rokok forte mas... saya mau utk warung saya.. byk peminatnya ini

    BalasHapus
  26. Review nya lengkap sekali om, sampai durasi menghisap rokoknya juga ada.
    Mantap.

    BalasHapus
  27. Reviewnya mantab om, sebelumnya saya pakai lucky strike switch menthol, setelah baca reviewnya forte jadi tergoda mencoba yg menthol, setelah dicoba rasanya sangat enak nggak kalah dengan lucky strike switch menthol, baunya juga tidak menempel seperti rokok menthol lainnya cocok bila pasangan tdk suka bekas bau rokok, minusnya cm cepat abis , kalo ada yang lebih besar seperti rokok putihan pada umumnya kemungkinan lebih puas

    BalasHapus