Marlboro Gold Lights Kemasan Baru 2017, Marlboro Gold dengan Perubahan Rooftop 2.0

Selamat sore,

Tepat hari ini merupakan hari dimana hujan turun di kawasan Depok dan sekitarnya. Dimana ketika hujan sangat nikmat apabila ditemani dengan sebatang rokok. Meskipun begitu, saya juga memiliki kesibukan yang dikatakan tinggi. Jadi, saya hanya bisa menuliskan maksimal tiga bungkus rokok per minggu untuk di review. Terlebih, hutang review saya termasuk banyak dimana masih ada belasan rokok yang saya belum review. Kemungkinan besar di minggu ini saya akan mereview Djarum Super 16 New Style dan Win Mild POP. Jadi saya tidak akan bicara banyak di review kali ini.

Review yang akan buat pada kali ini ialah Marlboro Gold Lights kemasan baru. Orang lebih menyebutnya sebagai Marlboro Putih, mengingat kemasan rokok ini menggunakan basis warna putih. Perubahan ini seakan melewati prediksi saya yang sekiranya kemasan rokok ini baru berubah sekitar tahun depan, dimana cukai baru juga diterapkan pada tahun depan. Namun sepertinya, saya memiliki alasan mengapa Marlboro Gold Lights berubah kemasan pada bulan November ini, yang sepertinya belum dikomunikasikan secara merata. Diantaranya sebagai berikut:

  1. Marlboro Gold Lights merupakan salah satu produk unggulan yang ditawarkan oleh Philip Morris Indonesia pada segmen Lights. Dengan penjualan termasuk tinggi, Marlboro Gold Lights merupakan merek rokok SPM Lights nomor satu di Indonesia. Angka ini juga berkaitan dengan posisi Marlboro yang berdasarkan laporan terakhir dari Philip Morris International memiliki market share sebanyak 5.2% pada kuartal ketiga 2017. Angka ini seakan naik dari kuartal ketiga 2016 yang hanya berkisar 5% saja. Hal ini juga berkaitan dengan terbatasnya merek rokok SPM yang hadir di Indonesia. Kebanyakan toko tradisional hanya menjual Marlboro pada segmen SPM. Dikarenakan brand image yang dimiliki oleh Marlboro terhitung tinggi. Berkaitan dengan perubahan spirit yang terjadi pada Marlboro Gold Family yang terjadi mulai Agustus 2017 di beberapa negara Asia dan Eropa, dimana perubahan kemasan terjadi pada negara dengan penjualan Marlboro Gold yang tinggi, maka pada akhirnya di bulan November ini Marlboro Gold Lights Indonesia juga ikut berubah kemasan, tentunya ini berkaitan dengan penyeragaman semangat Marlboro 2.0 yang belakangan sudah diterapkan di semua negara yang menjual Marlboro. 
  2. Untuk kawasan Asia Tenggara sendiri, perubahan ini merupakan perubahan kedua setelah sebelumnya dilakukan di Vietnam (kalau tidak salah) sebagai salah satu basis utama penjualan Marlboro Gold di kawasan Asia Tenggara. Perubahan ini seakan menyusul di beberapa negara pada tahun depan, yang seakan membuka paradigma baru dari Marlboro Gold Family. Dengan kemasan yang seakan mirip dengan keluarga Marlboro 2.0, tentunya dengan adaptasi yang disesuaikan dengan keluarga Marlboro Gold. Dengan penyeragaman yang dilakukan oleh Marlboro Gold kali ini, maka bisa dikatakan spirit yang diterapkan kini sama dan tidak ada pembeda yang signifikan.
  3. Dapat dikatakan, dengan penjualan yang seakan terhitung baik untuk keluarga Marlboro dan juga penyeragaman yang dilakukan pada portofolio Marlboro Gold membuat rokok ini seakan menawarkan kemasan yang lebih baik, namun tetap mempertahankan rasa yang sama layaknya Marlboro Gold Lights kemasan lama.
Baiklah, itu merupakan sedikit analisis mengapa Marlboro Gold Lights bisa berubah kemasan sejak November kali ini. Mari kita review rokok ini dimulai dari harga terlebih dahulu. Untuk harga rokok ini saya beli dengan harga Rp. 25.200 (beberapa toko menjual dengan harga 24.000 atau 26.000, cukai 22.075) dengan kuantitas isi sebanyak 20 batang. Terhitung sangat mahal dan tidak terjangkau. Untuk harga sendiri saya beri nilai 5 dari 10.

Kemudian kita coba review kemasannya dengan seksama








Kemasan rokok ini menggunakan basis warna emas kecoklatan dan putih. Bagian depan dan belakang kemasan terdapat rooftop khas Marlboro 2.0 berwarna putih yang menjadi dasar perubahan dari kemasan rokok ini, dimana pada kemasan sebelumnya hanya terdapat unsur accent khas Marlboro Gold family dengan warna emas. Terdapat crest Philip Morris dengan warna putih yang memiliki efek emboss dan bisa dirasakan dengan seksama. Pada bagian cellophane ini, layaknya Marlboro Gold Lights yang saya review pada tahun lalu terdapat semacam promosi di awal perubahan kemasan, yakni dengan adanya sapuan cat tebal berwarna emas bertuliskan NEW LOOK. SAME SMOOTH TASTE. Dimana sapuan cat tersebut hampir menutupi setengah bagian crest Philip Morris yang kebetulan hanya berlaku pada produksi awal Marlboro Gold Lights kali ini. Di bagian tengah bawah rooftop terdapat tulisan Marlboro berwarna emas, yang tidak begitu transparan layaknya kemasan lalu. Perubahan yang mendasar pada tulisan Marlboro kali ini ialah pada bagian tulisan, pola pattern pada bagian dalam tulisan bukan terdiri dari setengah concentric circles. Namun perubahan pada kemasan terbaru ini ialah bagian dalam tulisan cenderung terbentuk dari accent Marlboro Gold yang khas dengan warna rose gold, dimana pada tulisan memiliki efek emboss yang bisa dirasakan dengan seksama. Sebagai pembatas antara rooftop dengan tulisan, terdapat semacam garis yang memiliki opacity rendah yang membentuk bagian rooftop atas dengan warna emas tua. Selanjutnya, bagian bawah rooftop terdapat unsur emas muda, dengan adanya opacity yang sedikit rendah dan cenderung memiliki gradasi ke arah bawah, dimana hal tersebut juga menjadi pembeda dengan Marlboro Gold Lights sebelumnya. Font tulisan gold lights tidak berubah, hanya saja warna font menjadi warna putih dan memiliki efek emboss yang bisa dirasakan dengan seksama. Tulisan SELECTED FINE TOBACCOS juga berubah warna menjadi warna putih, dengan model font tulisan yang sama dengan kemasan lama. 

Bagian samping kanan terdapat tulisan SPM dengan warna rose gold, dan logo FIRM FILTER TM berwarna rose gold, bertuliskan FIRM FILTER TM dan SMOOTH TASTE yang sama dengan kemasan lama. Bagian samping bawah terdapat objek persegi dengan adanya garis di atas berwarna emas tua dan gradasi dengan emas muda. Hal yang jua menjadi pembeda ialah tulisan FLIP TOP, AMERICAN BLEND, 20 CLASS A CIGARETTES berwarna rose gold, dengan adanya tulisan Marlboro terdapat efek emboss yang dilengkapi di dalamnya dengan accent dan gold lights  dengan warna emas. Bagian atas terdapat tulisan Marlboro yang memilki efek emboss dengan warna rose gold, dan gold lights dengan warna emas. Dan di bagian bawah terdapat rooftop berwarna putih, dengan adanya bagian bawah rooftop berwarna emas yang dilengkapi dengan gradasi. Sebagaimana produk rokok yang mendapat treatment promosi, bisa ditemui terdapat persegi panjang berwarna hitam yang menandakan rokok ini mendapat unsur promosi di bagian cellophane. Saya merasa kemasan rokok ini seakan cenderung bisa menawarkan semangat yang sama dengan Marlboro 2.0 namun dalam unsur yang cenderung lebih modern. Walaupun terkesan lebih kompleks bila dibandingkan dengan kemasan sebelumnya, akan tetapi penampilan yang ditawarkan kemasan ini jauh lebih baik dan terkesan lebih 'edgy'. Untuk kemasan sendiri saya beri nilai 10 dari 10.

Kemudian kita coba buka plastiknya dan kemasannya dengan seksama


Bagian inner frame pada rokok ini mengalami perubahan yang sama dengan Marlboro produksi diatas Agustus 2017, dimana cenderung keatas dan terdapat unsur promosi di bagian inner frame nya. Bagian inner frame yang saya dapatkan terdapat sapuan cat berwarna emas dan di bagian bawahnya bertuliskan FOREVER FORWARD. FOREVER GOLD. dengan model font yang sama dengan tulisan "you DECIDE" pada promosi Marlboro tahun 2017.

Kebetulan, pada awal produksi terdapat informasi mengenai perubahan pada kemasan ini layaknya berikut



Bilamana package insert sudah diambil, maka kita bisa lihat bagian foil pada rokok ini layaknya berikut ini


Perubahan yang juga mendasar pada kemasan rokok ini ialah terletak pada bagian foil rokok ini. Foil pada rokok ini menggunakan warna dasar putih dan terdapat pattern bertuliskan Marlboro yang memiliki emboss, dimana pattern ini seakan menjadi perubahan yang mendasar pada kemasan baru ini.

Kemudian kita coba tarik foil-nya dengan seksama


Bagian batang rokok sepertinya sekilas tidak mengalami perubahan sama sekali, dengan warna dasar putih. Susunan batang pada rokok ini ialah 7 di depan, 6 di tengah, dan 7 di belakang dengan kuantitas isi sebanyak 20 batang.

Kemudian kita coba tarik batang rokok-nya dengan seksama


Batang rokok ini tidak berubah sama sekali layaknya Marlboro Gold Lights 2.0 sebelumnya. Ukuran batang yakni King Size, dengan adanya diameter yang sedikit gemuk dan ukuran cenderung pendek. Bagian batasan tipping paper pada rokok ini terdapat rooftop Marlboro berwarna silver dengan accent berwarna emas, dan tulisan gold lights berwarna emas. Terdapat garis berwarna emas, dan diatasnya tertulis Marlboro berukuran tiga perempat berwarna silver, serta tulisan FIRM FILTER berwarna silver tua. Perforasi yang digunakan pada rokok ini berjumlah satu baris, dengan model perforasi berupa strip dan cenderung lebar, sehingga mampu menciptakan kesan rasa yang smooth berkarakter.

Kemudian kita coba rasakan rokok-nya dengan seksama


Ketika sebelum dibakar, rokok ini seakan menawarkan sensasi Tembakau yang cenderung rich dan strong, dengan adanya sedikit unsur cocoa. Namun ketika dibakar, rokok ini seakan menawarkan sensasi rasa tembakau yang kaya dengan adanya unsur sedikit spicy yang bisa dirasakan dengan seksama. Sensasi tembakau yang ditawarkan oleh rokok ini cenderung memiliki karakter yang gurih dan kuat, dimana rokok ini sedikit memiliki sensasi manis dikarenakan flavor dari rokok ini sedikit mengandung inverted sugar. Sensasi cocoa yang muncul pada rokok ini cenderung lebih lemah bila dibandingkan dengan Marlboro Merah (Full Flavor) dikarenakan rokok ini memang diciptakan untuk  memiliki rasa ringan namun berkarakter khas. Karakter Tembakau Virginia pada rokok ini seakan lebih dominan ketimbang tembakau lainnya, dimana saya bisa merasakan sensasi rasa yang cenderung lembut dengan adanya unsur manis alami yang memang muncul dikarenakan Tembakau Virginia memiliki gula alami yang terdapat pada daun tembakau. Walaupun begitu, unsur Tembakau Oriental pada rokok ini cenderung kuat, dimana saya bisa merasakan sensasi nutty yang cenderung khas dan dalam intensitas yang baik. Sensasi Tembakau Burley pada rokok ini tidak begitu dominan, meskipun terdapat aroma toasted yang cenderung khas, dalam artian rokok ini mengandung Tembakau Burley yang lebih sedikit ketimbang Lucky Strike Biru. Cenderung kuat akan sensasi Tembakau Recon dan juga Stem Expanded, seakan memberikan sensasi chemical yang cenderung terasa dan berkesan kurang begitu alamiah. Karakter hisapan yang ditawarkan oleh rokok ini terbilang lebih smooth ketimbang Marlboro Merah, dikarenakan perforasi laser yang ada pada rokok ini terbilang sangat lebar, sehingga mampu mengambil udara luar lebih banyak dan mampu menciptakan kesan enteng namun berkarakter. 

Cenderung menawarkan sensasi warming yang pas di tenggorokan, dalam artian rokok ini memiliki karakter yang mampu menghangatkan tenggorokan. Cenderung memiliki tarikan yang sangat lembut, dalam artian rokok ini memiliki tarikan yang disengaja memiliki sensasi tarikan yang lembut namun kuat akan rasanya. Ketika dikeluarkan lewat hidung, rokok ini seakan menawarkan sensasi aroma yang kuat akan aroma bakaran Tembakau Virginia, disertai aroma nutty berkat penambahan Tembakau Oriental. Cenderung memiliki harshness yang sangat minim, dalam artian rokok ini memiliki sensasi harsh namun dalam intensitas yang rendah. Throat hit pada rokok ini cenderung terasa namun dalam intensitas minim, dalam artian rokok ini sedikit menawarkan sensasi menusuk khas rokok putih, namun cenderung terhitung cukup nyaman di tenggorokan bila dibandingkan dengan Marlboro Merah. Durasi bakar dari rokok ini berkisar 8-9 menit, dalam artian rokok ini mampu menawarkan durasi yang cenderung lama ketimbang SPM Lights secara umum. Aftertaste yang ditawarkan oleh rokok ini ialah sensasi nutty yang kuat, disertai adanya sedikit sensasi toasted beserta rasa tembakau yang kuat. Namun bila mendekati batasan tipping paper, sensasi chemcial taste cenderung menguat dan terasa panas di bibir. Dan juga untuk rokok ini seakan menawarkan sensasi gatal yang sangat terasa, terutama ketika setelah menghabiskan sebatang rokok ini. Kemungkinan besar, rokok ini cenderung kuat akan tambahan kimiawi yang membuat rokok ini seakan memiliki sensasi gatal. Namun bagi pencinta rokok putih, sensasi gatal ini merupakan nilai jual yang tidak ditawarkan oleh rokok kretek. Bagi saya, rokok ini tidak terdapat perubahan rasa yang berarti. Meskipun begitu, saya memang kurang begitu menyukai sensasi rasa yang ditawarkan oleh Marlboro secara umum. Untuk rasa sendiri saya beri nilai 8.4 dari 10.

KESIMPULAN

Dengan kemasan yang terkesan lebih baik dibandingkan sebelumnya, sensasi rasa lembut yang cenderung khas namun mantap, dan harga yang masuk ke dalam segmen premium membuat rokok ini memiliki kesan yang terkesan elegan dan tinggi. Namun kelemahan rokok ini ialah rasa gatal yang tinggi, sensasi chemical taste yang tinggi terutama ketika mendekati batasan tipping paper, dan juga rasa yang bagi sebagian orang kurang begitu mantap. Terlebih bagi kebanyakan masyarakat Indonesia yang menyukai rokok dengan rasa sangat mantap, rokok ini kurang begitu saya rekomendasikan. Untuk distribusi, rokok ini baru sebatas dijual di modern market dan baru hari ini sepertinya baru terdistribusi merata di modern market semisal Alfamart dan Indomaret. Namun kalaupun ada, stok ini kebanyakan masih dalam bentuk slop, bukan dalam bentuk kemasan yang sudah dijual. Dan stok kemasan lama masih sangat banyak ditemui, jadi bisa dikatakan sangat susah untuk menemukan stok rokok kemasan baru ini. Untuk warung ataupun toko sendiri kemungkinan baru terdistribusi pada akhir bulan ini, terlebih masih banyak stok Marlboro Gold Lights kemasan lama yang masih ditemui di pasaran. Overall, saya memberi nilai rokok ini 7.8 dari 10. Artinya rokok ini menang pada kemasan yang elegan dan rasa yang pas. Namun untuk harga, rokok ini terhitung mahal dan kurang bisa dijangkau masyarakat luas. 

Demikian postingan saya kali ini. Bila ada pertanyaan silahkan email saya, mention saya di @ReviewRokok, like Page Facebook blog ini di fb.me/ReviewRokok, dan ask saya di ask.fm/reviewrokok, serta add ID Line saya yakni reviewrokok. Sekian dan terima kasih.

Share this:

, , , , , , , ,

CONVERSATION

10 komentar:

  1. Perkenalkan, saya dari tim kumpulbagi. Saya ingin tau, apakah kiranya anda berencana untuk mengoleksi files menggunakan hosting yang baru?
    Jika ya, silahkan kunjungi website ini www.kbagi.com untuk info selengkapnya.

    Di sana anda bisa dengan bebas share dan mendowload foto-foto keluarga dan trip, music, video, filem dll dalam jumlah dan waktu yang tidak terbatas, setelah registrasi terlebih dahulu. Gratis :)

    BalasHapus
  2. Bungkus bagus rasa ko' hangus..

    BalasHapus
  3. gw ngerasa ini lebih enak, jauh lebih halus dan smooth.. throat hit nya pas banget..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sugesti doangan tuh. Padahal sama aja.

      Hapus
  4. marlboro merah ada x tukar packing ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sejauh ini marlboro merah tak ada rencana tukar packing.

      Hapus
  5. Enakan yg kemasan lama...kemasan baru rasa agak SENGAK...udah benar yg lama..enak yg lama...

    BalasHapus
  6. Selera itu personal. Kalo saya dr dulu ga suka rokok putih. Sengak dan gatel di tenggorokan

    BalasHapus
  7. Saya penggemar marlboro dr 2009 mulai dr harga 9ribu\bks. Tp ketika harganya mencapai 15rb/bks rasa khas marlboro putih itu seakan hilang..
    Kecewa sm rasa, hrga makin mahal dan rasa makin hancur, tarikan ga seenak, sewangi, selembut dulu...
    Skrg malah saya beralih ke produk mild..
    Kecewa lah sama rasa marlboro yg skrg.

    BalasHapus