Gudang Garam Klobot Special Istimewa Manis isi 12 Batang, Produk Klobot Buatan Gudang Garam

Selamat malam,

Bisa dikatakan admin saat ini mengalami kesibukan yang tinggi. Dimana dikatakan bahwa kesibukan yang admin dapatkan terjadi dikarenakan pilihan admin untuk menjadi sibuk. Sebenarnya, admin bisa saja menghindari dari kesibukan yang admin hadapi, namun dikarenakan sudah terlanjur sibuk maka pada akhirnya admin baru bisa menyempatkan untuk membuat postingan mengenai review terhadap rokok yang dijual di Indonesia pada saat ini. Pilihan ini memang berat, namun pada akhirnya di suatu saat admin akan mulai menyukai kesibukan yang admin hadapi saat ini. Walaupun begitu, di setiap minggunya admin akan berusaha menyajikan review rokok yang saat ini dijual di Indonesia, baik berupa rokok jaman dahulu (saya lebih suka menyebutnya dengan rokok old-school) ataupun rokok modern yang sangat umum dijual di Indonesia.

Review yang admin buat saat ini terkesan sangat special dan bisa dibilang postingan ini merupakan postingan review rokok pertama dalam wujud yang sekiranya jarang diketahui oleh masyarakat modern. Rokok yang akan admin review ialah Klobot, yang sekiranya konsumennya pada saat ini sudah mulai jarang ditemui dikarenakan preferensi konsumen yang sekiranya menyukai rokok berjenis sigaret, baik sigaret kretek ataupun sigaret putih. Kebetulan saja, review kali ini bisa dikatakan sebagai review terakhir terhadap rokok oleh-oleh hasil hunting yang dilakukan oleh teman admin kisaran mudik kemarin. Saya pada awalnya kaget ketika teman saya memberikan Klobot secara cuma-cuma kepada admin. Saat teman admin memberikan oleh-oleh rokok kepada admin, dia memberikan sebuah peringatan yang sekiranya membuat admin menunda review rokok ini yakni sebagaimana berikut:

"Kalau merokok ini musti baca Bismillah dulu, bakaran-nya lama banget bila dibandingin ama rokok kretek (re: SKT)."

Sontak, pada akhirnya admin berpikir ulang untuk mereview rokok ini dikarenakan alokasi waktu yang ada sangatlah terbatas pada saat itu. Dan juga memang sengaja admin menunda review terhadap rokok Klobot dikarenakan jarang sekali orang yang membeli Klobot, ataupun orang yang secara iseng mencari "Klobot" di Google. Sekiranya postingan yang admin buat pada saat ini bisa menjawab rasa penasaran mengenai Klobot secara umum.

Analisis yang akan admin buat bersifat historis, walaupun admin juga akan melampirkan data statistik mengenai penjualan rokok ini sebagaimana berikut:
  1. Rokok Klobot, atau orang lazim menyebutnya dengan Klobot saja merupakan cikal bakal rokok kretek yang saat ini menguasai pangsa pasar Indonesia secara mayoritas. Rokok Klobot sendiri berdasarkan mitos yang berkembang di masyarakat merupakan rokok yang sudah ada sejak era Rara Mendut. Sebuah mitos yang saat ini berkembang ialah Klobot merupakan salah satu produk yang dijual dengan upaya melunasi pajak yang diakibatkan Rara Mendut tidak mau menikahi Tumenggung Wiroguno, panglima kepercayaan Sultan Agung. Penjualan Klobot sendiri bisa dikatakan sangat besar pada masanya, terlebih kertas untuk merokok baru ditemukan pada tahun 1532 ole Pierre Lacroix, yang mereknya dikenal sebagai Rizla+. Gudang Garam sendiri pertama kali memproduksi rokok kretek dengan pembungkus daun jagung kering sejak tahun 1956 oleh Tjoa Jien Hwie (nama Indonesia-nya ialah Surya Wonowidjojo), dengan mereknya pada saat itu ialah Inghwie. Nama Gudang Garam sendiri sebenarnya baru tercetus pada tahun 1958, dimana sang pemilik mendapat semacam mimpi yang menggambarkan adanya sebuah gudang garam di depan pabrik Cap 93 yang menjadi tempat pembelajaran Tjoa Jien Hwie dalam meracik sebuah rokok. Gudang garam tersebut terkesan memiliki tampilan yang mewah bila dibandingkan dengan Pabrik Rokok Cap 93. Lantas, pada akhirnya Tjoa Jien Hwie menceritakan mimpi tersebut kepada karyawan loyal yang ia bawa dari Pabrik Rokok Cap 93, yakni Sarman dan ia kemudian membuat ilustrasi mengenai logo yang saat ini kita kenal sebagai logo Gudang Garam. Sarman pada akhirnya merekomendasikan ilustrasi tersebut beserta nama pabrik-nya sehingga saat ini kita kenal ada pabrik rokok bernama Gudang Garam. Penjualan rokok Klobot yang diproduksi oleh Gudang Garam termasuk laku di pasaran pada saat itu, dan mekanisasi pada Gudang Garam sendiri baru dilakukan sekitar tahun 1979, dimana produk tersebut kita kenal sebagai Gudang Garam International. Dikarenakan preferensi konsumen mulai beralih ke jenis sigaret kretek (baik mesin ataupun tangan), penjualan Klobot dari Gudang Garam sendiri seakan mati suri hingga saat ini. Konsumen pada akhirnya beralih ke jenis sigaret kretek dikarenakan lebih praktis dan rasa yang lebih disukai konsumen. Konon, penjualan Klobot Gudang Garam sendiri menjadi salah satu kunci sukses mengapa saat ini Gudang Garam tetap mempertahankan portofolio Klobot-nya
  2. Penjualan Klobot bisa dikatakan terus menurun dari tahun ke tahun. Angka statistik penjualan dari Annual Report PT Gudang Garam Tbk. pada tahun 2016 mencatatkan bahwa penjualan di tahun 2015 mencapai Rp. 41.544.000, dimana penjualan ini menurun menjadi Rp. 37.851.000 di tahun 2016. Penurunan penjualan Klobot sendiri kemungkinan besar terjadi karena dua hal. Pertama, Klobot saat ini sudah sulit untuk ditemukan di pasaran. Hanya sedikit daerah di Indonesia yang masih menjual produk ini. Banyak konsumen, terutama SES D dan E yang saat ini beralih ke jenis SKT dikarenakan cenderung lebih praktis dan rasa yang lebih nikmat. Kedua, Klobot sendiri memiliki karakteristik yang sulit untuk diterima oleh konsumen, terutama konsumen kelas menengah yang pada saat ini memiliki preferensi merokok SKM ataupun SKT dikarenakan rasa yang jauh bisa diterima konsumen dan juga mudah untuk ditemukan ketimbang Klobot yang saat ini susah untuk ditemukan. Kebanyakan konsumen Klobot ialah nelayan dan petani, yang membutuhkan rokok dengan durasi bakar yang lama dan juga rasa yang lebih kuat. Sebenarnya, Gudang Garam sendiri bisa saja menaikkan omset penjualan Klobot dengan salah satunya membuat Klobot menjadi produk premium dengan kemasan yang tentunya lebih baik. Akan tetapi, Gudang Garam berusaha mempertahankan produk Klobot-nya dengan wujud yang sama dengan jaman dahulu dikarenakan berusaha mempertahankan heritage yang dimiliki oleh Gudang Garam.
  3. Dapat disimpulkan, Klobot memiliki nilai historis yang sangat kental dan juga Klobot merupakan salah satu produk pertama yang dikeluarkan oleh Gudang Garam. Walaupun penjualannya terus menurun dari tahun ke tahun (demand terhadap rokok ini sangatlah rendah dibandingkan portofolio sigaret putih), Gudang Garam berusaha mempertahankan penjualan dari rokok ini dikarenakan masih adanya permintaan dari rokok ini, dan yang terakhir ada kemungkinan rokok ini merupakan sarana untuk mendapatkan untung lebih, dengan cara yang tentunya cenderung mistis. 
Baiklah, itu merupakan sedikit analisis mengenai produk Klobot secara umum dan sedikit sejarah dari Gudang Garam. Mari kita review rokok ini dimulai dari harga terlebih dahulu. Untuk harga sendiri, teman saya membelinya dengan harga Rp. 9.000 (beberapa toko bisa menjual lebih murah atau lebih mahal dari harga yang dibeli oleh teman admin, cukai KLB 7.000) dengan kuantitas isi 12 batang. Agaknya, varian yang saya dapatkan kali ini merupakan varian dengan isi terbanyak, dimana kita bisa menghemat rokok ini dalam waktu yang cenderung lama. Untuk harga sendiri saya beri nilai 10 dari 10.

Kemudian kita coba review kemasannya dengan seksama







Kemasan rokok ini bisa dibilang cukup kompleks dan sangat menarik. Basis pembungkus pada rokok ini ialah semacam kertas minyak, dimana kemasan ini dilindungi dengan adanya plastik pembungkus. Kertas minyak yang dimiliki oleh rokok ini cenderung memiliki pola yang cenderung memiliki curve. Bagian depan kemasan tertulis SPECIAL dengan warna biru, tulisan Gudang Garam dengan font script yang sudah ada sejak jaman dahulu, dan ada tulisan ISI 12 BATANG yang menunjukan rokok ini berisi 12 batang. Pada bagian kertas logo Gudang Garam, menggunakan model persegi yang menghadap layang-layang, dimana kertas logo ini memiliki outline kuning. Bagian latar desain secara keseluruhan menggunakan warna merah tua. Bagian atas dalam kertas logo, terdapat tulisan ROKOK dan adanya tulisan KLOBOT dan KRETEK yang cenderung melengkung dan memiliki warna putih. Tertulis TJAP dengan huruf yang kecil, dan adanya tulisan GUDANG GARAM dalam objek oval yang melengkung. Objek oval yang ada menggunakan warna biru tua, dengan warna tulisan putih dan font yang terkesan manual. Tertulis ISI 12 Bt di bagian bawah objek oval dimana tulisan yang ada menggunakan warna putih. Di bagian kanan tulisan ISI 12 Bt terdapat tulisan PEND NO. 147732 sebagai bukti bahwa desain yang ada pada rokok ini dipatenkan. Terdapat objek gudang semacam 5 buah dengan gabungan warna putih, biru tua, dan merah. Pada bagian atap dari gudang tersebut menggunakan warna biru tua, dimana bagian bawah atap menggunakan warna putih, serta ada dua gudang yang terbuka sempurna, dua gudang yang terbuka sebagian dan satu gudang yang tertutup sempurna. Di bagian kanan gudang terdapat objek gunung dan adanya warna kuning dan merah yang bisa dilambangkan sebagai sawah, bagian jalan menggunakan warna biru tua, dan pembatas jalan menggunakan gabungan antara warna putih dan kuning. Di bagian bawah tertulis DIKELUARKAN OLEH PT PERS. ROKOK TJAP GUDANG GARAM Tbk. dan di bagian bawahnya tertulis KEDIRI. Pada objek kotak, terdapat latar tulisan yakni kuning dengan adanya kotak ber-outline hijau, dimana di latar tersebut tertulis Istimewa Manis dengan warna tulisan merah. Terdapat tulisan PT PERUSAHAAN ROKOK KRETEK & SIGARET KRETEK TJAP GUDANG GARAM Tbk. ING HWIE KEDIRI yang mengalami perulangan sebanyak 5 kali. Bagian belakang tidak terlalu spesial, hanya ada pita cukai dan lipatan untuk membuka rokok ini. Bagian kanan tertulis SPECIAL dan PT. Gudang Garam Tbk. dengan warna biru tua, adanya tulisan ISI 12 BATANG dan barcode. Dimana pada bagian barcode rokok ini tertulis KLB sebagai jenis rokok ini. Yang menjadi istimewa pada rokok ini ialah pada peringatan kesehatan yang masih menggunakan kalimat yang sama dengan rokok produksi dibawah Juni 2014 dan menggunakan font Serif condensed yang terakhir diterapkan pada Surya produksi dibawah Juni 2014. Bagian atas hanya lipatan untuk membuka rokok ini, dan di bawah terdapat tulisan SPECIAL, PT. Gudang Garam Tbk. dan tulisan ISI 12 BATANG. Kemasan pada rokok ini terhitung kompleks dan menarik untuk dikaji secara mendalam. Namun untuk konteks saat ini, kemasan rokok ini terbilang sangat kuno. Untuk kemasan sendiri saya memberi nilai 7.5 dari 10.

Kemudian kita coba buka plastiknya dengan seksama


Bisa dilihat ada plastik lapisan pertama yang membungkus kemasan rokok ini. Cara pertama ialah mencoba membuka lipatan bagian atasnya terlebih dahulu layaknya gambar di atas.

Lalu kemudian kita bisa mencoba membuka lapisan plastik bawahnya layaknya berikut


Bilamana sudah terbuka dua lipatan plastik pembungkus-nya, bisa kita buka bagian kanan dan kiri plastik sehingga bisa terlihat layaknya gambar di bawah ini


Untuk membuka kemasan rokok ini terbilang cukup mudah, dimana kita bisa sedikit melepaskan pita cukai yang ada pada rokok ini sehingga bisa terlepas layaknya berikut


Untuk mengeluarkan batang rokok ini bisa merobek sedikit bagian samping lipatan rokok ini. Bilamana sudah dirobek maka bisa dilihat layaknya berikut ini


Susunan batang rokok ini cenderung melengkung dan cenderung tidak beraturan, dengan adanya kuantitas sebanyak 12 batang.

Kemudian kita coba tarik batang rokok-nya dengan seksama


Batang rokok ini memiliki ukuran diameter bakaran yang cenderung sangat lebar disertai ukuran hisapan yang cenderung mengerucut. Panjang batang rokok ini terhitung panjang, sekilas lebih panjang ketimbang SKT secara umum. Terdapat dua benang yang mengikat rokok ini, dengan fungsi untuk menjaga batang rokok tetap utuh. Benang yang ada pada rokok ini menggunakan bahan semacam plastik, jadi sangat tidak disarankan untuk membakar-nya hingga mencapai benang, ditakutkan terdapat semacam reaksi beracun ketika bagian benang terbakar yang tentunya bisa dicegah dengan membuka benang yang berada di bagian atas.

Bila dibuka benangnya, maka bisa dilihat batang rokok akan terlihat sebagaimana berikut


Bilamana sudah dibuka ikatan benang pertama maka akan terlihat sebagaimana gambar di atas. Sangat disarankan untuk membuka benang pertama dikarenakan tidak terlalu terpengaruh terhadap hisapan rokok ini, bila dibandingkan dengan melepas benang kedua. 

Kemudian kita coba rasakan rokok-nya dengan seksama


Ketika sebelum dibakar, rokok ini seakan menawarkan sensasi manis fruity yang cukup terasa. Namun bila dibakar, sensasi manis yang ada pada rokok ini cenderung menguat, disertai sensasi spicy yang sangat terasa dan juga sangat membuat lidah terasa kebas. Sensasi fruity yang ditawarkan oleh rokok ini dominan unsur berry (dalam hal ini Raspberry) disertai adanya sedikit sentuhan nangka yang sangat sedikit sekali. Sensasi spicy yang ditawarkan oleh rokok ini sangat strong, dimana sensasi cengkeh yang ditawarkan oleh rokok ini cenderung membuat lidah menjadi kebas dan terkesan sangat kuat. Penyusun spicy yang ada pada rokok ini selain cengkeh, juga menggunakan adas manis, kapulaga, pekak, kayumanis, dan sedikit sentuhan nutmeg. Intensitas manis yang ada pada rokok ini berada pada tingkat sedang, dimana rokok ini memiliki kesamaan manis dengan rokok Gudang Garam secara umum. Cenderung menawarkan sensasi warming yang sangat terasa, dimana sensasi spicy yang sangat kuat ini mampu menciptakan sensasi yang sangat hangat di mulut dan tenggorokan. Sensasi kebas dan warming yang ada pada rokok ini sangat bertahan lama, dan terkesan menutupi karakter fruity yang sudah menjadi bawaan dari rokok ini. Sedikit ada unsur fermented, dimana rasa rokok ini cenderung terfermentasi dengan baik, dikarenakan penyimpanan tembakau pada rokok ini cenderung lama di gudang. Memiliki karakter nutty yang sangat kuat, dimana tembakau yang digunakan pada rokok ini keseluruhan merupakan Tembakau berjenis Oriental, dimana mayoritas tembakau yang ditanam di Indonesia ialah Tembakau berjenis Oriental. Saus pada rokok ini cenderung mampu menciptakan kesan spicy dan manis yang kuat, dimana gabungan rasa fruity berry bawaan blend Gudang Garam berpadu dengan rempah mampu menciptakan kesan rasa yang sangat kuat, bahkan sangat intens. Cenderung memiliki tarikan yang sangat kasar, dimana rokok ini seakan menawarkan sensasi tarikan yang berkesan hard dan sangat mantap. Cenderung memiliki sensasi gurih yang sangat kuat, dimana rokok ini menggunakan rempah pilihan untuk menciptakan kesan gurih yang sangat kuat. Seperti slogan rokok ini pada jaman dahulu yakni "Harum, Gurih, Nikmat", rokok ini sangat mencerminkan slogan yang ada pada masa dahulu, dimana aroma rokok ini cenderung sangat harum, memiliki intensitas gurih yang sangat terasa, dan berkesan nikmat. Blend yang ada pada rokok ini cenderung sangat earthy, dimana saya sedikit bisa merasakan sensasi tanah walaupun hal tersebut tertutupi dengan sensasi saus yang sangat kuat. Ketika dikeluarkan lewat hidung, rokok ini seakan menawarkan sensasi aroma nutty yang sangat kuat, disertai sensasi harum rempah khas dan sedikit aroma berry yang terasa dengan adanya sensasi pedas di rongga hidung. Sensasi harshness yang ada pada rokok ini sangat kuat, dalam artian rokok ini menawarkan sensasi harsh yang cenderung sangat terasa, kemungkinan besar dikarenakan rasa spicy yang ada pada rokok ini cenderung sangat terasa. Throat hit pada rokok ini sangat terasa namun bisa ditoleransi, dalam artian rokok ini cenderung menawarkan sensasi rasa yang agak kurang nyaman di tenggorokan dan memiliki sensasi rasa yang sedikit menusuk, namun dalam intensitas yang cenderung sedikit halus. Walaupun jujur saja rokok ini merupakan rokok dengan intensitas rasa yang paling strong diantara rokok sigaret kretek secara umum yang pernah saya coba. Aftertaste dari rokok ini cenderung meninggalkan kesan kebas di mulut dan juga sensasi nutty yang sangat kuat, dikarenakan rokok ini menggunakan Tembakau berjenis Oriental, dan adanya sensasi warming yang cenderung meninggalkan kesan lama di tenggorokan. Durasi bakar dimulai ketika melepas benang pertama hingga benang kedua yang belum terlepas mencapai 31-32 menit, dalam artian rokok ini memiliki durasi bakar yang terhitung lama. Bisa dilihat gambarnya layaknya berikut ini


Bilamana ingin melanjutkan hingga akhir, maka kita bisa melepas benangnya layaknya berikut ini


Namun perlu diperhatikan, ketika kita melepas benang kedua maka konsekuensi yang ada ialah daun jagung kering yang mulai lemah dan cenderung terbuka. Total durasi bakar rokok ini bila dibuka benang keduanya ialah 37-38 menit hingga beberapa bagian yang terbakar setelah membuka benang kedua, dalam artian rokok ini memiliki durasi bakar yang cenderung sangat panjang. Kelemahan rokok ini ialah ketika terkena ludah banyak maka daun klobot cenderung melemah, di beberapa batang kurang begitu bagus lintingannya, dan juga sensasi berry yang seakan-akan terasa chemical walaupun memang diakui rokok kretek tangan buatan Gudang Garam cenderung kuat akan sensasi chemical taste. Kemungkinan besar hal tersebut bisa terjadi dikarenakan essens berry (dalam hal ini Raspberry) yang cenderung agak artifisial. Saya merasa rokok ini sangat pas ketika dalam situasi dimana membutuhkan rokok dengan durasi bakar yang sangat lama dan juga rasa yang cenderung sangat strong. Bisa dikatakan rokok ini menggunakan core blend Gudang Garam yang sepertinya belum disempurnakan. Walaupun saya merasa rasa rokok ini terkesan artifisial, saya merasa berkat durasi bakar yang cenderung lama membuat rokok ini sangat nikmat untuk dikonsumsi ketika malam dingin. Dan saya cukup santai ketika merokok ini. Untuk rasa sendiri saya beri nilai 8.35 dari 10.

KESIMPULAN

Dengan rasa spicy yang sangat terasa disertai sensasi berry yang cenderung kuat, adanya aroma yang cenderung sangat harum, serta durasi bakar yang cenderung lama membuat rokok ini seakan tidak ada yang bisa melawan, terlebih durasi bakar rokok ini hampir mencapai 40 menit (tergantung hisapannya sampai dimana), rokok ini sangat pas bagi Anda pekerja keras yang merasa butuh rokok dengan durasi lama namun memiliki karakter rasa yang sangat kuat. Kelemahan rokok ini ialah dikarenakan rokok ini memiliki dua ikatan benang, bila benang kedua terbuka maka rokok ini memiliki kekuatan lintingan yang mulai melemah, disertai adanya sensasi rasa yang sangat strong (bahkan seorang fanatik Gudang Garam akan merasa rokok ini terlalu strong) sehingga mampu membuat lidah sangat kebas dan hal tersebut bertahan lama hingga beberapa jam, dan juga rasa berry yang ditawarkan oleh rokok ini cenderung artifisial. Walaupun begitu, rokok ini termasuk enak untuk dinimkati di kala senggang dalam waktu sangat lama. Untuk distribusi dari rokok ini cukup mudah ditemui di kawasan Jawa Timur, terlebih bagian pedesaaan yang bisa dikatakan masih ada orang yang merokok Klobot. Untuk wilayah Jawa Tengah, beberapa daerah juga mendapatkannya, namun sangat jarang sekali toko skala besar (semisal toserba) yang menjual rokok ini dikarenakan rokok ini termasuk sepi peminat ketimbang produk Gudang Garam lainnya. Overall saya memberi nilai rokok ini 8.61 dari 10. Artinya rokok ini menang pada harganya yang sangat murah, serta rasa khas Gudang Garam yang sama walaupun cenderung kurang begitu dinikmati oleh awam, dan juga kemasan yang tidak sesuai dengan konteks saat ini. 

Demikian postingan saya kali ini. Bila ada pertanyaan silahkan email saya, mention saya di @ReviewRokok, like Page Facebook blog ini di fb.me/ReviewRokok, dan ask saya di ask.fm/reviewrokok, serta add ID Line saya yakni reviewrokok. Sekian dan terima kasih.

Share this:

, , , , , , , , , ,

CONVERSATION

11 komentar:

  1. Rokok favorit saya bos. Kalo lagi gada uang pasti beli ini. Kalo saya biasanya beli di toko tembakau dipasar tradisional. Hargan 6000 perbungkus isinya 6 batang.

    BalasHapus
  2. Patut dicoba nih kali aja pas dengan selera ane.

    BalasHapus
  3. Permisi min, izinkan saya untuk berbagi informasi mengenai cara memblokir akun di Google+ (Sebelumnya saya sangat prihatin mengenai blog Anda yang di-spam oleh akun berinisial R). Untuk cara ini hanya via PC/laptop (tetapi untuk smartphone harusnya sama).
    Seperti yang kita ketahui, untuk berkomentar di blog ini menggunakan akun Google+. Berikut cara memblokir akun di Google+.
    Pertama-tama, masuk ke salah satu akun Google+ yang akan diblokir. Di sebelah kanan foto profil dan nama akun, terdapat 3 tombol. Pada tombol diantara tombol "About" dan "Follow" terdapat tombol ikon 3 titik vertikal, klik tombol tersebut. Lalu terdapat 3 daftar pilihan. Klik tombol "Block profile". Nantinya akan muncul jendela untuk memastikan akun tersebut akan terblokir. Pilih tombol "Block" untuk mengkonfirmasinya. Tunggu beberapa saat dan akun tersebut berhasil terblokir.
    Demikian informasi yang dapat saya sampaikan. Mudah-mudahan informasi ini bermanfaat untuk ke depannya. Terima kasih dan sampai jumpa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya sudah coba blokir orangnya, pas tadi ngecheck masih muncul aja dia. Sepertinya cara itu cuman berlaku kalo komennya diupgrade ke Google+.

      Hapus
  4. #ShameOnYouAdekRafly

    dari hypepanda dkk.

    BalasHapus
  5. Saya tinggal di malang mas, disini masih ada yg jual. Kemasan isi 12 batang dan 6 batang. Biasanya orang ngisep rokok ini pas mancing, kalo ngga paling mbah2 yg ngisep. Untuk benang pengikat yg warna hijau,kadang ada yg ikut dibakar kadang ada yg dilepas juga

    BalasHapus
  6. Saya baru aja pesen 6 bungkus, sah kangen banget dengan rokok klobot,...

    BalasHapus
  7. Rokok pak becak yg dulu nganter sekolah pas SD nih...

    BalasHapus
  8. Rokok kesukaan si mbah, kalau aku yg hisap pasti pening kepala.

    BalasHapus
  9. Sudah hampir 1 tahun saya merokok klobot gudang garam, saya telah menghisap berbagai macam rokok dari yang termurah sampe termahal, namun klobot ini benar2 beda, tidak menyebabkan batuk serta dada saya terasa lapang, mungkin karena cengkeh yang banyak. Awalnya banyak cemoohan waktu saya menghisap rokok ini namun cemoohan itu hilang setelah menghisap klobot ini, dan walaupun saya berada diluar negeri pun saya tetap bawa 2 bungkus, produk ini harus dilestarikan, dan belum ada bandingannya dibelahan dunia manapun....

    BalasHapus