Mevius Lights, SPM Lights Dengan Keunggulan Charcoal Filter

Selamat siang,

Postingan ini merupakan postingan kedua yang dilakukan oleh admin setelah Review Rokok berulang tahun yang ke 2 tahun. Walaupun blog ini dikatakan sebagai pemain baru dalam hal review rokok yang dijual di Indonesia, akan tetapi blog ini termasuk blog yang dikatakan memiliki beragam review mengenai rokok yang dijual di Indonesia, sehingga konsumen merasa terbantu dikarenakan dengan banyaknya review yang admin buat dapat menggambarkan bagaimana karakteristik rokok baik dari segi harga, kemasan, dan rasanya. Dengan pengunjung yang dikatakan diatas 3500-an viewers per hari, bisa dikatakan Review Rokok tidak pernah sepi dalam hal pengunjung. Postingan yang admin buat pada saat ini sebenarnya merupakan postingan yang terhambat sekitar 2 tahun yang lalu, dimana dahulu admin seharusnya mereview Mevius Lights Limited Edition namun terhambat dengan beberapa kondisi yang tidak memungkinkan untuk membuat review rokok tersebut.

Review yang admin buat pada saat ini ialah Mevius Lights, yang merupakan satu-satunya rokok SPM yang memiliki fitur Charcoal Filter yang dimaksudkan untuk menciptakan rasa yang lebih nikmat dengan sensasi rasa yang cenderung bersih. Dikarenakan Charcoal Filter memiliki sifat menyerap rasa yang tidak diinginkan, rokok ini seakan menawarkan sensasi rasa yang cenderung smooth namun tetap memiliki karakter khas dari Mevius. Admin mendapatkan produk ini sekitar tadi pagi di Indomaret di kawasan Margonda, dimana admin sebenarnya memiliki niatan untuk membeli Bintang Radler 0,0% yang kebetulan sering admin konsumsi ketika sedang merokok. Secara tiba-tiba ada keinginan untuk membeli rokok yang sekiranya terakhir admin konsumsi sekitar bulan puasa lalu. Ketika di kasir, admin bingung sebenarnya ingin membeli rokok apa. Hampir saja admin ingin membeli Camel Mild yang dikatakan sebagai salah satu rokok favorit admin. Namun ketika melihat etalase rokok di Indomaret, admin seketika memiliki keinginan untuk membeli Mevius. Saat admin tanya ke kasir, admin menanyakan sebagaimana berikut:

"Ada stok yang baru nggak mbak?"

Kemudian pada akhirnya setelah sang kasir mengeluarkan beberapa bungkus Mevius yang di toko tersebut kebanyakan masih menggunakan pita cukai 2016, pada akhirnya sang kasir pun menjawab:

"Yang ini mas? (merujuk kepada stok dengan pita cukai terbaru)" 

Kemudian pada akhirnya admin membeli rokok ini dengan seksama dan bisa mendapatkannya dengan baik. Seperti biasa, review tanpa adanya analisis merupakan sesuatu hal yang admin hindari, dimana ada beberapa alasan mengapa Mevius Lights bisa bertahan hingga saat ini dan tidak mengalami penghentian penjualan layaknya Mevius Original yang terakhir diproduksi sekitar tahun 2015 atau 2016 layaknya berikut ini:
  1. Mevius merupakan produk SPM buatan Japan Tobacco International yang memiliki dua lapis filter (satu lapis berisi filter yang menggunakan activated charcoal, dan lapisan hisapan yang menggunakan bahan acetate) dengan keunggulan rasa yang lebih bersih dan lebih lembut namun tetap mempertahankan citarasa blend Mevius yang dikenal sebagai rokok segmen Super Premium buatan JTI. Dengan keunggulan yang sudah admin tuliskan sebelumnya, Mevius bisa dikatakan sebagai SPM pertama di Indonesia yang menggunakan activated charcoal filter  dan juga secara bahan baku, rokok ini terhitung lebih mahal ketimbang Camel yang pada saat ini sedang menjadi buah bibir perokok di Indonesia, dikarenakan harga yang ditawarkan oleh Camel cenderung lebih murah. Mevius sebenarnya memiliki dua varian untuk kategori non menthol diantaranya ialah Mevius Original dan Mevius Lights. Namun dikarenakan konsumen kurang begitu menyukai sensasi rasa yang ditawarkan oleh Mevius Original membuat produk ini pada akhirnya dihentikan produksinya untuk kawasan Indonesia, dimana kemungkinan besar rokok ini sepi peminat ketimbang yang lights. Angka penjualan SPM di Indonesia berdasarkan Annual Report Philip Morris International hanya mencapai 6% di tahun 2016, dimana JTI sendiri berdasarkan laporan terakhir yang dikeluarkan ketika berhasil mengakuisisi Karya Dibya Mahardika mencapai 0,1% dari penjualan rokok di Indonesia. Walaupun secara market share rokok ini terbilang kecil, akan tetapi penjualan rokok ini bisa dikatakan terus meningkat dari tahun ke tahun. Terlebih, Mevius merupakan produk unggulan kedua yang dikeluarkan oleh JTI, dimana di posisi pertama ialah Camel, dan yang terakhir ialah Winston yang hanya bisa dijumpai di kawasan Bali dan sekitarnya.
  2. Mevius Lights sendiri memiliki sensasi rasa yang jauh berbeda dengan Mevius Original ataupun Mevius Fullstream yang sempat dijual pada tahun 2014-2015. Dengan keunggulan rasa yang lebih lembut, bahan baku yang dikatakan memiliki grade tertinggi, serta rasa yang lebih bisa diterima konsumen, membuat rokok ini tetap bisa bertahan meskipun secara penjualan terhitung kecil. Rokok ini cukup banyak dikonsumsi oleh kalangan SES A dan B yang secara pendapatan termasuk mampu untuk membeli rokok dengan harga diatas 20.000, mengingat rokok ini masuk kepada segmen Super Premium, bersamaan dengan Mevius Option Purple yang pada tahun ini mulai dijual di Indonesia. Dengan keunggulan kadar tar dibawah kompetitor, Mevius Lights bisa tetap bertahan dikarenakan perokok yang memiliki status sebagai "Social Smokers" masih banyak ditemui. Social Smokers sendiri merupakan sekelompok orang yang merokok dengan alasan pergaulan. Mereka pada umumnya menyukai rokok dengan kadar tar serta nikotin yang rendah, serta aroma yang cenderung tidak begitu kuat layaknya rokok yang umum dijual di Indonesia.
  3. Dapat dikatakan, meskipun SPM mengalami penurunan dari tahun ke tahun, dan juga masih banyak orang yang merokok dengan alasan pergaulan atau lazim disebut dengan "Social Smokers" membuat rokok ini tetap bisa bertahan dan disukai oleh perokok yang memiliki SES A dan B. Walaupun penjualan rokok ini terbatas hanya di minimarket, akan tetapi rokok ini tetap dicari oleh konsumen yang menginginkan rokok dengan kadar tar yang rendah dan rasa yang lebih diterima konsumen.
Nah, itu dia sedikit analisis mengapa rokok ini bisa bertahan hingga saat ini dan tetap memiliki peminat setia. Mari kita review rokok ini dimulai dari harga terlebih dahulu. Untuk rokok ini admin beli dengan harga Rp. 24.000 (beberapa minimarket menjualnya dengan harga 24.500-25.000, cukai 20.600) dengan kuantitas isi sebanyak 20 batang. Untuk harga rokok ini termasuk diatas rata-rata rokok yang umum dijual di Indonesia, namun dengan harga yang lebih baik ketimbang Marlboro yang saat ini mencapai harga 25.000 per bungkusnya. Untuk harga sendiri saya beri nilai 5.2 dari 10.

Kemudian kita coba review kemasannya dengan seksama







Kemasan rokok menggunakan warna dasar silver, putih, dan biru muda. Bagian depan dan belakang kemasan terdapat logo Mevius yakni sabit di bagian kiri dan sabit di bagian kanan dengan adanya objek oval, yang bisa dilambangkan sebagai Seven (dikarenakan nama rokok ini dahulu ialah Mild Seven) dengan adanya efek emboss yang bisa dirasakan dengan seksama. Terdapat tulisan MEVIUS dengan warna putih yang menggunakan font serif dan memiliki efek emboss yang bisa dirasakan dengan seksama. Tertulis LIGHTS dengan warna silver dan font sans serif, serta dibawah tulisan LIGHTS terdapat semacam indikator berbentuk lingkaran sebanyak tiga buah yang mencerminkan rokok ini memiliki kekuatan sebanyak tiga poin, dimana rokok ini tidak begitu enteng namun juga tidak terlalu berat. Pattern di bagian latar tulisan yakni semacam lingkaran yang menghadap ke atas dengan adanya gradasi ke warna biru muda. Pattern lingkaran lain ialah semacam lingkaran yang memiliki efek shadow dengan adanya semacam objek lingkaran ke atas dengan adanya semacam curve yang dimulai dari kiri tengah ke kanan atas berwarna putih. Pattern yang ada pada bagian sebelah curve memiliki efek emboss yang bisa dirasakan dengan seksama. Terdapat semacam persegi panjang menggunakan warna biru muda dan bertuliskan CHARCOAL FILTER dengan warna tulisan yakni silver. Bagian samping kanan atas terdapat tulisan 20 di tengahnya dan tulisan CLASS A CIGARETTES yang mengitari tulisan 20. Hal yang berbeda dengan rokok yang umum dijual di Indonesia ialah penjelasan deskriptor Lights yakni "Kata "LIGHTS" yang ada pada kemasan tidak berarti bahwa rokok ini memiliki resiko kesehatan yang lebih rendah dari rokok-rokok lain" dengan adanya kotak ber-outline putih. Bagian kiri kemasan tertulis tidak ada batasan aman serta kadar tar dan nikotin. Bagian atas kemasan terdapat logo Mevius dan tulisan L I G H T S dengan tanpa adanya efek emboss. Bagian bawah terdapat tulisan SPM, alamat pabrik, tanggal produksi serta kode produksi yang tercetak emboss ke dalam. Kemasan rokok ini secara keseluruhan menggunakan model "C-Shape" layaknya Mevius secara umum, dimana kemasan rokok ini cenderung memiliki sudut yang melengkung. Bisa dibilang kemasan rokok ini sangat futuristik dan sangat menjual. Untuk kemasan sendiri saya beri nilai 9.3 dari 10.

Kemudian kita coba buka plastiknya dan kemasannya dengan seksama


Pada bagian inner frame dari rokok ini menggunakan warna silver dengan model inner frame yang cenderung melengkung di sudut-sudut nya. Terdapat foil berwarna silver dengan adanya logo Mevius dan tidak memiliki efek emboss sama sekali.

Kemudian kita coba tarik foil-nya dengan seksama


Bagian batang rokok ini terlihat jelas menggunakan warna putih layaknya rokok Mevius secara umum. Susunan batang rokok ini ialah 7 di depan, 6 di tengah, dan 7 di belakang dengan kuantitas isi sebanyak 20 batang.

Kemudian kita coba tarik batang rokok-nya dengan seksama


Rokok ini memiliki panjang dan diameter dengan rokok SPM yang umum dijual di Indonesia, yakni King Size. Bagian batasan tipping paper terdapat semacam lingkaran berwarna silver, dengan adanya logo Mevius berwarna biru tua. Di bagian tipping paper rokok ini tertulis LIGHTS yang cenderung menghadap vertikal dan memiliki warna biru tua. Perforasi laser yang digunakan pada rokok ini berjumlah satu baris, dengan model perforasi yakni strip dan jarak lubang yang cukup berdekatan satu sama lain.

Kemudian kita coba rasakan rokok-nya dengan seksama


Ketika sebelum dibakar, rokok ini seakan menawarkan sensasi rasa yang cenderung hambar disertai sensasi rasa tembakau yang tidak begitu kuat. Namun ketika dibakar, rokok ini seakan menawarkan sensasi rasa yang cenderung lembut dengan adanya sedikit sentuhan spicy alamiah dari tembakau yang tidak begitu kuat. Rokok ini memiliki sedikit sensasi a hint of sweetness yang cenderung alamiah dikarenakan salah satu tembakau yang digunakan pada rokok ini ialah Tembakau Burley yang diproses dengan cara dipanggang serta adanya efek smoky yang sangat terasa yang bisa dikatakan alamiah. Cenderung memiliki rasa yang lebih lembut ketimbang Mevius Original, dikarenakan porsi Tembakau Virginia yang ada pada rokok ini cenderung lebih besar ketimbang jenis Tembakau lainnya. Cenderung memiliki sedikit sensasi liquorice sebagai bahan tambahan dari rokok ini, dimana saya sedikit bisa menemukan sensasi liquorice yang salah satu fungsinya ialah untuk menciptakan sensasi rasa yang lebih lembut. Cenderung memiliki sedikit sensasi manis yang alamiah, dikarenakan karakter tembakau yang ada pada rokok ini cenderung memiliki aroma yang manis. Walaupun begitu, saya bisa merasakan penambahan stem expanded dan Tembakau Recon dalam jumlah yang besar. Cenderung memiliki sensasi rasa yang terkesan bersih namun tetap mempertahankan karakter utama Mevius, dikarenakan fitur Charcoal Filter yang ada pada rokok ini mampu menciptakan sensasi rasa yang lebih bersih dan halus. Aroma nutty juga saya temukan pada rokok ini, dimana rokok ini salah satunya menggunakan Tembakau berjenis Oriental asal Turki, dengan intensitas rasa nutty yang cukup terasa namun tidak begitu kuat. Cenderung memiliki sensasi warming yang sangat khas, dikarenakan karakter yang terdapat pada rokok ini cenderung menghangatkan. Blend pada rokok ini sangat balance, dimana walaupun rokok ini memiliki karakter Tembakau Virginia yang kuat akan tetapi cenderung seimbang dengan Tembakau Oriental serta Tembakau Burley. Memiliki sifat rasa yang cenderung cukup earthy, dalam artian rokok ini seakan menawarkan sensasi rasa yang cenderung alamiah dan terasa sedikit sensasi tanah. Ketika dikeluarkan lewat hidung, rokok ini seakan menawarkan sensasi tembakau yang cenderung smoky disertai adanya aroma nutty dalam intensitas yang cenderung lembut. Rokok ini memiliki harshness yang minim namun terasa, dimana sensasi harsh yang ada pada rokok ini tidak begitu kuat namun dalam intensitas yang cenderung sangat baik. Tarikan rokok ini cukup mantap dan sangat halus, dalam artian walaupun kadar tar dari rokok ini hanya 7mg, akan tetapi sensasi tarikannya cenderung mantap dan pas. Cenderung memiliki sensasi throat hit yang terasa namun dalam intensitas yang sedang, dalam artian rokok ini memiliki karakter yang cenderung menusuk namun tetap memilki kesan nyaman di tenggorokan. Durasi bakar dari rokok ini ialah 6-7 menit, dalam artian rokok ini memiliki durasi bakar yang cenderung sama dengan rokok SPM Lights secara umum. Aftertaste dari rokok ini cenderung meninggalkan kesan tembakau yang terpanggang, disertai sensasi spicy yang sedikit terasa dan ada sedikit sensasi manis yang cenderung terasa. Namun kelemahan rokok ini ialah ketika mendekati batasan tipping paper, cenderung meninggalkan sensasi chemical taste yang terasa, namun tidak begitu kuat. Nampaknya rokok ini mulai menguat sensasi chemical taste ketika mendekati tipping paper. Serta kelemahan rokok ini ketika mendekati batasan tipping paper cenderung mulai hangat, namun tidak sampai masuk ke fase panas. Rokok ini seakan menawarkan sensasi rasa yang cenderung premium, dan juga termasuk enak untuk dinikmati, serta rasa bersih yang ada pada rokok ini membuat rasa rokok ini lebih baik ketimbang Mevius Original ataupun Mevius Fullstream. Dan sepertinya dikarenakan rokok yang saya dapatkan merupakan stok terbaru membuat saya bisa mendapatkan sensasi rasa rokok ini dengan baik dan mantap. Untuk rasa sendiri saya beri nilai 8.4 dari 10.

KESIMPULAN

Dengan rasa rokok ini yang cenderung premium, sensasi rasa yang cenderung alamiah walaupun rokok ini memiliki kadar stem expanded dan Tembakau Recon yang banyak, membuat rokok ini seakan menawarkan sensasi rasa yang sangat sesuai bagi "Social Smokers" yang menginginkan rokok dengan kadar tar rendah namun tetap memiliki karakter yang terasa. Terlebih pada kemasan rokok ini yang cenderung sangat menjual serta eksklusif membuat rokok ini seakan menawarkan gimmick lebih dibandingkan rokok denga harga sejenis. Dan fitur "Charcoal Filter" yang ada pada rokok ini cenderung membuat rasa rokok ini terkesan bersih dan lebih lembut. Kelemahan dari rokok ini ialah cenderung terasa chemical taste ketika bakaran mendekati batasan tipping paper, serta sensasi chemical taste yang cenderung menguat ketika mendekati batasan tipping paper, namun kelemahan pada rokok ini bukanlah kelemahan yang berarti. Kelemahan ini sepertinya sering terjadi ketika rokok sudah mulai mendekati akhir bakaran. Untuk distribusi sendiri, rokok ini cukup mudah untuk ditemukan di minimarket semisal Alfamart, Indomaret ataupun Circle K (dan juga Lawson). Namun untuk warung sendiri sepertinya tidak ada yang menjual rokok ini dikarenakan banyak orang yang kurang menyukai rasa yang ditawarkan dari rokok ini, dan juga image mahal yang ditawarkan oleh rokok ini sangatlah besar. Overall saya memberi nilai rokok ini 7.63 dari 10. Artinya rokok ini menang kepada kemasannya yang eksklusif dan rasa yang bisa diterima masyarakat luas. Namun untuk harga rokok ini kurang begitu terjangkau dan rasa yang ditawarkan oleh rokok ini tidak semua orang menyukainya.


Demikian postingan saya kali ini. Bila ada pertanyaan silahkan email saya, mention saya di @ReviewRokok, like Page Facebook blog ini di fb.me/ReviewRokok, dan ask saya di 
ask.fm/reviewrokok, serta add ID Line saya yakni reviewrokok. Sekian dan terima kasih.

Share this:

, , , , , , ,

CONVERSATION

7 komentar:

  1. yang namanya adek rafly dilarang comment

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya saya kan emang rajin baca review ini bang ah?

      Hapus
    2. Tapi bocah dilarang comment belum cukup umur dan belum mimpi basah soalnya ��

      Hapus
    3. @M RAFLY THURSANDY 12 : HEH MONYET TAI LO!

      Hapus
  2. Mantap...gan request review roko extreme mild dong..trims

    BalasHapus
  3. gan sekali kali review rokok sukun gan.. thanks

    BalasHapus
  4. Mas kalau dibandingkan dengan marlboro gold lights bagaimana dari rasa pas dibakar?

    BalasHapus