Lucky Strike Bold, SKM Medium Dengan Keunggulan Slow-toasted Tobacco dari Bentoel Group

Selamat sore,

Minggu ini bisa dikatakan merupakan minggu dimana banyak rokok baru mulai hadir di pasaran. Dimana saya kebetulan bisa membeli rokok yang sekiranya memiliki keunggulan tertentu namun bisa dikatakan distribusinya belum begitu merata. Rokok yang saya review di minggu ini terhitung sebagai produk baru, dimana produk baru ini masih dikatakan sedikit orang yang mencoba produk tersebut, dikarenakan kebanyakan orang kurang bisa mengambil resiko ketika mencoba mencicipi rokok produk baru. Beberapa alasan yang mungkin saja terjadi diantaranya ialah takut rasanya tidak enak, harga yang kurang terjangkau ataupun penjualan yang masih belum merata. Alasan ini membuat sebagian orang enggan untuk mencoba rokok produk baru. Walaupun begitu, admin selaku orang yang memiliki keingintahuan tinggi berusaha menjawab alasan yang kemungkinan pembaca rasakan ketika produk baru tersebut diluncurkan. Mungkin review di minggu ini bisa dikatakan membantu pembaca dalam memutuskan apakah rokok tersebut termasuk layak untuk dikonsumsi ataupun tidak.

Pada kesempatan kali ini, admin akan membuat review mengenai rokok yang sekiranya baru diluncurkan pada hari Senin kemarin, yakni Lucky Strike Bold. Sedikit cerita saja, admin mendapatkan barang ini sangat random, dimana admin menemukan rokok ini di salah satu warung yang berlokasi di Pondok Cina, Depok. Penempatan rokok di warung tersebut umumnya ditaruh secara vertikal. Sekedar iseng saja, admin merasa diantara produk yang dijual di warung tersebut ada yang memiliki motif yang sama dengan Lucky Strike Mild isi 12 batang namun tertulis BOLD. Alhasil akhirnya setelah sang pemilik warung itu mencari harga dari rokok ini, pada akhirnya admin bisa mendapatkan produk tersebut tentunya dengan harga yang sangat terjangkau. Sekedar info, Lucky Strike Bold sendiri sebenarnya merupakan pengembangan dari Lucky Strike Mild (atau lazim disebut dengan Lucky Strike versi Kretek) yang diluncurkan pada awal Mei tahun lalu tentunya dengan penyesuaian blend dan rasa yang bisa diterima banyak orang. Pengembangan yang dilakukan oleh Bentoel Group pada tahun ini terjadi dikarenakan konsumen sudah mulai menerima Lucky Strike versi Kretek yang memang target dari rokok ini berbeda jauh dengan lini Dunhill, yakni segmen menengah ke bawah. Lucky Strike Bold diluncurkan tentunya dengan beberapa alasan yang sepertinya mampu menjawab penasaran pembaca mengenai mengapa produk ini bisa diluncurkan. Alasan tersebut akan admin bahas dibawah ini:

  1. Lucky Strike Bold merupakan portofolio kedua dari Lucky Strike yang menggunakan cengkeh (atau lazim disebut dengan Kretek) dimana portofolio Lucky Strike sendiri saat ini diposisikan untuk kalangan menengah ke bawah yang menginginkan rokok dengan sensasi rasa yang mantap namun secara harga sangatlah terjangkau. Diluncurkan pada tanggal 17 Juli 2017 lalu bertepatan dengan hari Senin lalu, Lucky Strike Bold bisa dikatakan sebagai produk pertama dari Bentoel Group dalam segmen SKM Medium (bisa dibilang medium dikarenakan kadar tar dari rokok ini diatas rokok SKM LTLN namun dibawah SKM Full Flavor, dan juga secara rasa rokok ini cenderung kaya rasa namun tidak memiliki tarikan yang berat). Berdasarkan Annual Report Bentoel Group pada tahun 2016 menyebutkan bahwa Lucky Strike Mild diposisikan sebagai rokok SKM LTLN dengan harga yang terjangkau (bisa disebut juga dengan segmen Value For Money) yang bisa dikatakan termasuk segmen yang paling berkembang diantara segmen SKM LTLN lainnya yang pada umumnya menerapkan harga yang premium. Kesuksesan dari Lucky Strike Mild ini membuat Bentoel Group berusaha menambahkan portofolio Lucky Strike versi Kretek dengan meluncurkan Lucky Strike Bold di tahun ini. Dengan mengusung slogan "Slow-toasted untuk Rasa Mantap", Lucky Strike mencoba membuat eksperimen yang dilakukan oleh tim R&D dari Bentoel Group dengan menggunakan Tembakau berjenis Burley yang diproses dengan pemanggangan yang lebih lamban untuk menciptakan rasa khas Lucky Strike namun cenderung lebih kaya akan rasa dan memiliki karakter yang cenderung lebih mellow dikarenakan proses pemanggangan lama sendiri mampu menciptakan rasa yang cenderung lebih unik dan lebih mantap. Kuat dugaan, Tembakau Burley yang digunakan menggunakan jenis Burley lokal untuk menciptakan rasa yang lebih mantap dan lebih kaya akan rasa.
  2. Angka pertumbuhan SKM bisa dikatakan terus berkembang dari tahun ke tahun. Berdasarkan Annual Report Philip Morris International pada tahun 2016, penjualan dari SKM secara keseluruhan berada pada angka 75,8%, dimana angka tersebut di dominasi dengan penjualan SKM LTLN. Segmen SKM Medium bisa dikatakan merupakan segmen yang baru hadir di pasaran terhitung dari diluncurkannya LA Bold di tahun 2015. Produsen rokok berusaha membuat SKM Medium dengan gaya yang berbeda satu sama lain, dengan keunggulan batang lebih tebal ketimbang SKM LTLN. Salah satu merek SKM Medium yang hadir di pasaran saat ini ialah Lucky Strike Bold. Lucky Strike Bold sendiri memiliki keunggulan yang berbeda bila dibandingkan merek rokok Bold yang umumnya dijual di Indonesia. Yakni salah satu blend yang ada pada rokok ini menggunakan slow-toasted sehingga mampu menciptakan rasa mantap serta harga yang lebih murah ketimbang tembakau yang menggunakan air-cured layaknya Tembakau Virginia.
  3. Dapat dikatakan bahwa dengan adanya proses slow-toasted untuk menciptakan rasa yang mantap, penggunaan bahan saus yang lebih mantap serta cengkeh yang digunakan merupakan cengkeh matang mampu membuat Lucky Strike Bold sendiri memiliki keunggulan bila dibandingkan dengan rokok Bold yang hadir di Indonesia. Agaknya, Lucky Strike Bold juga bisa mengakomodasi perokok SKM yang ingin mencoba naik tingkat namun merasa tidak kuat dengan rokok berkadar Tar diatas 25mg dan ingin mencoba sensasi rasa yang lebih mantap serta lebih kaya.
Baiklah, itu sedikit analisis mengapa Lucky Strike Bold bisa hadir di pasaran dan kemungkinan akan menjadi salah satu produk unggulan di segmen "value for money" yang sepertinya akan berkembang dan terus mengalami kenaikan penjualan, dan juga semakin banyak perokok di Indonesia juga merupakan faktor yang menyebabkan terjadinya kenaikan penjualan. Mari kita review rokok ini dimulai dari harganya terlebih dahulu. Untuk harga rokok ini admin beli dengan harga Rp. 10.000 (harga ini tentunya harga promosi dan kemungkinan harga tersebut akan naik sekitar 3-5 bulan setelah peluncuran, cukai 13.450) dengan kuantitas isi 12 batang. Agaknya, rokok ini merupakan jawaban dari peluncuran LA Bold isi 12 Batang yang mulai dijual sekitar bulan Juli ini di kawasan Jabodetabek. Untuk harga sendiri saya beri nilai 10 dari 10.

Kemudian kita coba review kemasannya dengan seksama







Kemasan rokok ini menggunakan basis warna hitam, putih, dan merah tua. Pada latar dari kemasan depan terdapat pattern concentric circles berwarna hitam yang menjadi pattern dari Lucky Strike beberapa tahun belakangan, dengan adanya efek emboss yang bisa dirasakan dengan seksama. Di bagian kanan atas terdapat semacam setengah pita yang menjadi ciri khas Lucky Strike dengan adanya model setengah pita berbentuk rounded rectangular. Terdapat tulisan BOLD dengan font sans serif dengan latar pita berwarna merah. Ketika pita tersebut diraba, maka efek emboss akan terasa pada pita secara keseluruhan, bukan pada tulisan. Terdapat logo Lucky Strike terbaru dengan warna putih, dimana bagian atas dari logo tertulis R.A.PATTERSON TOBACCO COMPANY dan di bagian bawah tertulis EST RICH'D.VA.USA yang menjadi logo dari Lucky Strike terbaru dengan adanya efek emboss dan gradasi dari putih ke abu-abu yang terletak pada tulisan COMPANY dan .USA. Di bagian logo Lucky Strike ini tertulis LUCKY dan STRIKE dengan font berwarna putih dan adanya efek emboss. Diatas dan dibawah tulisan LUCKY STRIKE terdapat semacam sabit berwarna putih yang memiliki efek emboss dan bisa dirasakan dengan seksama. Terdapat semacam lingkaran berwarna merah tua di belakang tulisan LUCKY STRIKE yang menjadi efek lighting dari tulisan LUCKY STRIKE. Terdapat semacam sabit berwarna merah dengan adanya unsur putih di bagian lapisan pertama concentric circles dimana pada dekat lingkaran logo, terdapat semacam efek lighting yang terdapat hingga lapisan ketiga concentric circles. Bagian belakang terdapat pattern concentric circles yang memiliki posisi lingkaran inti di bagian kanan atas dengan adanya efek emboss. Terdapat sedikit pita di bagian kiri atas dengan adanya efek emboss. Terdapat tulisan Luckies dengan font Luckies terbaru berwarna putih dengan adanya efek emboss yang bisa dirasakan dengan seksama. Tertulis BOLD. MODERN. FULL OF TASTE. dengan menggunakan warna putih. Deskripsi pada rokok ini di bagian belakang dapat disimpulkan menggunakan slow-toasted tobacco dan cengkeh matang dan tertulis "It's milder than a filter, richer than a mild" yang dapat disimpulkan bahwa rokok ini memiliki rasa yang lebih ringan dibandingkan dengan jenis filter, namun lebih kaya rasa ketimbang jenis mild. Tertulis slogan Lucky Strike yakni It's Luckies. Enjoy., dan tulisan Real taste satisfaction since 1871 yang menjadi kalimat yang sama dengan Lucky Strike Mild. Bagian kanan kemasan terdapat logo British American Tobacco Group dengan daun tembakau memiliki efek emboss. Bagian barcode dari rokok ini memiliki kesamaan dengan rokok Lucky Strike secara umum dimana cenderung mengerucut ke bawah. Tertulis 12 CLASS A CIGARETTES yang menandakan rokok ini masuk ke dalam segmen Class A dan dibawahnya terdapat semacam pita. Bagian kiri yang tertutupi pita cukai terdapat logo Lucky Strike yakni gabungan dari R.A.PATTERSON sebagai pembuat Lucky Strike pertama kali dan Chief Powhatan sebagai pemilik lahan tembakau yang digunakan untuk Lucky Strike. Di bawahnya terdapat tulisan Luckies blend dengan adanya cengkeh dibawahnya dan tertulis FINEST CLOVES. Terdapat tulisan LUCKY STRIKE dan adanya penegasan bahwa rokok ini dibuat atas otoritas British American Tobacco (Brands) Inc, U.S.A. Di bagian atas terdapat tulisan LUCKY STRIKE dan BOLD dimana tulisan LUCKY STRIKE menggunakan efek emboss, dan di bagian bawah tertulis Luckies BOLD. Produk ini kebetulan dibuat oleh PT Bentoel Prima, salah satu anak perusahaan Bentoel Group yang fokus dalam pembuatan SPM dan SKM. Saya merasa, kemasan rokok ini cenderung lebih simpel dan menarik. Untuk kemasan sendiri saya memberi nilai 9.5 dari 10.

Kemudian kita coba buka plastiknya dan kemasannya dengan seksama


Di bagian inner hinge lid terdapat layanan konsumen yakni alamat PO Box serta SMS bilamana ingin bertanya soal produk ini ataupun ingin memberi komplain. Terdapat inner frame dengan warna hitam dan memiliki model yang sama dengan rokok pada umumnya. Bagian foil dari rokok ini merupakan setengah dari pattern concentric circles dengan bagian tengahnya tertulis Luckies dan tertulis EST 1871. Pattern pada foil cenderung bisa dirasakan dengan seksama.

Kemudian kita coba robek foil-nya dengan seksama


Pada bagian batang rokok ini cenderung memiliki warna putih layaknya rokok SKM pada umumnya. Susunan batang pada rokok ini ialah 6 di depan dan 6 di belakang dengan kuantitas isi 12 batang.

Kemudian kita coba tarik batang rokok-nya dengan seksama


Batang rokok ini memiliki panjang layaknya rokok SKM LTLN umumnya dengan diameter batang yang cenderung lebih gemuk bila dibandingkan dengan SKM LTLN umumnya. Sesuai dengan namanya yakni BOLD, rokok ini cenderung tebal bila dibandingkan dengan ukuran rokok Mild. Pada batasan tipping paper terdapat logo Luckies dengan warna hitam, dan terdapat garis berwarna hitam. Bagian tipping paper tertulis BOLD dengan warna merah dan letak tulisan cenderung menghadap horizontal. Perforasi laser yang digunakan pada rokok ini berjumlah satu baris, dengan model lubang berupa dot dan jarak antar lubang yang berjauhan satu sama lain. Hal ini dimaksudkan untuk menciptakan rasa yang lebih ringan namun tetap memiliki karakter yang khas.

Kemudian kita coba rasakan rokok-nya dengan seksama


Ketika sebelum dibakar, rokok ini seakan menawarkan sensasi manis dengan adanya aroma maple syrup yang cenderung khas disertai sensasi fruity yang cukup terasa. Namun ketika dibakar, rokok ini kental akan rasa spicy yang kuat disertai adanya aroma maple syrup. Sensasi fruity yang ditawarkan pada rokok ini ialah dominan dengan rasa leci, dimana rokok ini cenderung kurang begitu memiliki sensasi yang tidak sekuat rokok kretek secara umum namun terasa. Sensasi manis yang ada memiliki aroma maple syrup yang kuat, dalam hal ini dikatakan bahwa aroma maple syrup yang ada pada rokok ini sedikit mengingatkan saya dengan Bentoel Biru yang sudah saya review di tahun lalu, namun dalam versi yang cenderung lebih ringan dan lebih modern. Karakter slow-toasted tobacco yang ada pada rokok ini cenderung terasa, dimana kemungkinan besar salah satu campuran dari blend yang ada pada rokok ini menggunakan Tembakau berjenis Burley yang dipanggang lebih perlahan untuk menciptakan sensasi rasa manis alami yang lebih terasa dan karakter yang lebih kuat serta mantap namun dalam intensitas yang baik. Sensasi spicy yang ditawarkan ketika dihisap perlahan merupakan gabungan dari cengkeh yang matang serta beberapa rempah lainnya diantaranya ialah kapulaga dan kayumanis. Memiliki karakter tembakau yang cenderung mellow dan sangat nikmat, dimana sensasi kenikmatan yang ditawarkan oleh rokok ini sangat bisa dirasakan ketika menghisapnya secara perlahan. Ada sensasi aroma toasted tobacco yang terasa, dimana kenikmatan yang ditawarkan oleh rokok ini cenderung terasa akan aroma tembakau yang salah satunya menggunakan toaster machine untuk menciptakan rasa yang lebih mantap. Ada sensasi fermented yang terasa, dimana kemungkinan penyimpanan tembakau yang ada di gudang untuk membuat rokok ini berada pada usia diatas 3 tahun. Saya mendapati sensasi sedikit nutty pada rokok ini, dimana salah satu blend pada rokok ini kemungkinan menggunakan Tembakau berjenis Oriental untuk menciptakan sensasi rasa yang lebih strong. Harshness pada rokok ini cenderung minim namun sedikit terasa, dimana bisa dikatakan sensasi kasar yang ada pada rokok ini cenderung lebih sedikit bila dibandingkan dengan Lucky Strike Mild. Memiliki tarikan yang cenderung sangat mantap, dalam artian rokok ini memiliki sensasi tarikan yang cenderung lebih mantap namun tetap ringan ketika ditarik. Berkat adanya perforasi pada rokok ini cenderung menciptakan rasa yang lebih lembut namun kaya akan rasa. Ketika dikeluarkan dari hidung, rokok ini seakan menawarkan aroma maple syrup beserta madu dengan adanya sedikit aroma leci beserta aroma tembakau yang dipanggang. Throat hit pada rokok ini cenderung halus mantap, dalam artian rokok ini cenderung tidak membuat tenggorokan tidak nyaman. Aftertaste dari rokok ini ialah adanya sedikit sensasi nutty dikarenakan salah satu penyusun blend dari rokok ini menggunakan Tembakau berjens Oriental, disertai sensasi aroma maple syrup yang sangat terasa serta sedikit sensasi manis leci. Durasi bakar dari rokok ini ialah 13-14 menit, dalam artian rokok ini memiliki efek slow-burning dikarenakan rajangan yang digunakan cenderung kasar sehingga menciptakan durasi bakar yang lebih lama namun pas ketika dikonsumsi bersama teman. Dalam artian rokok ini walaupun secara kadar tar masih dibawah jenis Full Flavor, akan tetapi termasuk lama untuk hitungan rokok Bold. Namun ketika mendekati batasan tipping paper cenderung panas di mulut serta di jari serta sedikit terasa chemical taste, namun kekuatan dari tipping paper rokok ini cenderung baik bila dibandingkan dengan LA Bold. Dan juga ketika rokok ini dihisap dalam keadaan mulut basah, maka rokok ini cenderung meninggalkan kesan basah di bagian tipping paper. Saya merasa rokok ini merupakan reinkarnasi dari Bentoel Biru yang secara penjualan tidak begitu laku, namun dalam intensitas rasa yang cenderung lebih ringan namun tetap mempertahankan citarasa yang kaya dan mantap. Untuk rasa sendiri saya beri nilai 8.8 dari 10.

KESIMPULAN

Dengan rasa yang cenderung kuat akan aroma maple syrup, proses slow-toasted pada salah satu tembakau yang membuat rokok ini memiliki karakter yang mantap serta mellow, dan rasa yang cenderung terkesan lebih baik dibandingkan dengan Lucky Strike Mild membuat rokok ini merupakan salah satu rokok dalam segmen "Value For Money" yang sangat bisa diunggulkan namun tetap memiliki karakter toasted tobacco yang sangat khas. Sehingga rokok ini sepertinya akan mengalami penjualan yang cenderung lebih baik ketimbang Lucky Strike Mild. Mungkin dikarenakan ukuran batang yang lebih besar dan rasa lebih mantap, membuat rokok ini seakan menjadi kompetitor terberat dari LA Bold isi 12 Batang yang dijual dengan harga 11.000. Bilamana Anda tidak menemukan Bentoel Biru di tempat Anda tinggal, mungkin rokok ini bisa sedikit menggambarkan bagaimana sensasi yang ditawarkan oleh Bentoel Biru, walaupun secara intensitas rasa rokok ini lebih baik dan lebih ringan bila dibandingkan dengan Bentoel Biru. Dikarenakan Bentoel Biru penjualannya termasuk susah untuk ditemukan, saya merasa rokok ini memiliki spirit yang sama dengan Bentoel Biru walaupun secara kadar tar lebih rendah dan juga lebih ringan. Kelemahan yang ada pada rokok ini ialah ketika menghisap dengan banyak ludah cenderung meninggalkan bekas yang sangat terlihat pada bagian tipping paper, serta adanya efek panas ketika mendekati batasan tipping paper dan sedikit terasa chemical taste. Untuk distribusi dari rokok ini termasuk mudah untuk ditemui, dimana sudah banyak warung dan toko yang menjual rokok ini. Terlebih rokok ini termasuk mudah untuk ditemukan di Alfamart yang memang menjadi rekanan Bentoel Group dalam hal distribusi. Overall, saya memberi nilai rokok ini 9.43 dari 10. Artinya, rokok ini termasuk baik secara kemasan dan harga yang saat ini sangat terjangkau untuk rokok dengan rasa yang sangat mantap, serta rasa yang cenderung klasik dan mengingatkan saya akan Bentoel Biru.

Demikian postingan saya kali ini. Bila ada pertanyaan silahkan email saya, mention saya di @ReviewRokok, like Page Facebook blog ini di fb.me/ReviewRokok, dan ask saya di ask.fm/reviewrokok, serta add ID Line saya yakni reviewrokok. Sekian dan terima kasih.

Share this:

, , , , , , , ,

CONVERSATION

7 komentar:

  1. Kemarin sudah Review Sampoerna A Mild Menthol Burst sekarang review Lucky Strike Bold dan jangan lupa review Camel Mild ya besok

    BalasHapus
  2. Kebetulan, br td sore ane nyobain nih rokok. Gara², ada SPG nawarin rokok ini.

    Mang klo kata ane nih rokok enak punya, pas di isep enak, rasanya jg bold sih.

    Ada sensasi beda, yg g ane dptin klo ngerokok. Gara² ni rokok ane jd ngerasa rokok ane yg GG signature, tingkat manisnya lbh manis drpd LS Bold ini. Kira² knp tuh gan.???

    BalasHapus
    Balasan
    1. Luckies bold nggak gitu manis, cuman kerasa. Mungkin karena adanya tambahan maple syrup yang bikin manisnya unik. Kalo GG Signature basically emang rasa manisnya kuat, beda jauh kalo dibanding ama Luckies Bold.

      Hapus
  3. Setiap saya beli rokok ini di mini markt dekat rumah saya, pasti selalu dapat kertas kaya leaflet kecil, di dalam bungkus rokok. Udah 2x
    Tapi kalau beli di warung yg jauh dri rumah, gak ada kertas kecil itu di dalam bungkus. Mungkin ada yg tau?? Kok sperti itu...

    BalasHapus
    Balasan
    1. barusan beli lucky strike bold di warung dan kebetulan dapat leaflet yang menginformasikan fitur slow-toasted yakni tembakau yang dipanggang perlahan untuk melepaskan rasa yang lebih kaya. kayaknya untuk barang tersebut kemungkinan untuk produksi awal-awal, dan kebetulan dapet di bungkus yang peringatannya merokok membunuhmu. untuk itu sepertinya bentoel lagi coba memperkenalkan fitur slow-toasted yang orang awam kurang begitu paham soal pemrosesan itu. dan emang barang yang ada leafletnya random banget, nggak semua orang bisa dapet.

      Hapus
  4. Yang Blod ini Rasanya yang kurang mantab.

    Mulai dari bau hingga ke rasa blodnya,aduh pusing banget.

    Masih enak yang lucky strike mild,dibandingkan dengan blod

    karena gara2 iklan tv,jadi ketagihan.

    Waktu dibuka aduh baunya pertama tidak suka,waktu hisap pertama sedikit agak pusing gara2 bau yang aneh,selesai dihisap,kayak ada gapah gitu di bibir.

    Untuk rasa manisnya cocok tidak terlalu manis.

    Setelah saya coba yang ke empat batang baru terasa dikit,mirip GG Signature,tapi masih enak GG ,namun baru sekali coba,karena tidak suka juga,maaf yang pencinta GG,karena beda orang beda sensansi.

    Sebernanya saya untuk saat ini saya suka sama rokok Lucky Strike Original Red (Merah) karena rasa mirip malboro,dari pada beli malboror.

    Maklum orang menengah mawah masak rokok malboro,sedangkan yang mengah atas tidak suka meroko,entah mengapa.

    Namun kalau uang lagi krisis saya beli lucky strike mild,karena rasa mirip sama A Mild,namu Lucky strike mild kayak ada rasa milo entah itu coklat,untuk pembakaran saat disaat mirip sama mild lebih cepat dan halus.

    Namun waktu ke toko,tanya sama orang jual lebih enak yang ini kasih yang blod,namun saya coba,kecewa banget.

    Cukup sekali saja.

    Kalau boleh tau situu2 ke enak yang blod ini dimana,kalau saya sendiri belum tau.

    Yang saya tau rasa kurang mantab.

    Ohy iya,satu lagi nih,kalau sedang dipergunungan udara sejuk,aduh enaknnya yang blod ini,entah mengapa.

    Sebelumnya sih masih tinggal 2 batang lagi,saya coba di pergunangan udara pun sejuk masih pukul 5.46 waktu itu,waktu saya bakar langsung terasa,rasa gapah yang menempel dibibir juga sangat terasa.

    Mungkin ini cocok untuk yang tinggal di daerah pergunangan yang udara sejuk.

    BalasHapus
  5. sy mengikuti program lucky bold dan katanya sy mendapat hadia hiburan tp sdh dua kali sy tdk terimah sampai sekarang....ada apa ini padahal ada ratusan bungkusan sy sdh kumpulkan dari eceran sy

    BalasHapus