LA Lights Menthol, SKM LTLN Dengan 100% Menthol Alam

Selamat malam, 

Dalam kesempatan kali ini, admin dikatakan sangat tidak sibuk, dimana dalam hal ini admin merasa dalam hal ini kehidupan admin sudah mulai ada waktu senggang untuk menulis di blog ini. Dalam hal ini admin sepertinya akan banyak mengepos mengenai rokok yang ada di Indonesia pada minggu-minggu ini. Kesibukan admin dikatakan sangat sedikit, dan dalam hal ini admin berusaha menyajikan review yang berkualitas dan yang pasti dapat dikatakan sebagai sumber info yang terpercaya.

Produk ini sebenarnya berkaitan dengan review LA Lights yang admin publikasikan pada hari kemarin, dimana dalam hal ini sebenarnya produk ini merupakan line extension dari LA Lights yang hadir sejak tahun 1999, dimana dalam hal ini produk tersebut merupakan rokok menthol kedua yang hadir di Indonesia setelah A Mild Menthol yang dibuat semenjak tahun 1998. Ada beberapa alasan mengapa LA Menthol bisa hadir pada tahun 1999 dan tetap bisa bertahan dalam persaingan industri rokok di Indonesia akan dibahas sebagaimana berikut:
  1. LA Lights Menthol sebenarnya merupakan pengembangan dari LA Lights yang hadir pada tahun 1999 dimana dalam hal ini sebenarnya merupakan atas jawaban dari A Mild Menthol sebagai pelopor rokok mild (terutama jenis kretek) dengan bahan tambahan menthol di Indonesia. LA Lights Menthol memiliki kelebihan diantaranya ialah pemrosesan secara tripleblended(R) artinya rokok ini memiliki keunggulan pencampuran tembakau dan cengkeh yang ada pada rokok ini dilakukan secara tiga kali, untuk menghasilkan rasa yang lebih superior bila dibandingkan dengan kompetitor. LA Lights Menthol sendiri sebenarnya menyatakan dirinya dibuat dengan menggunakan 100% Menthol Alam. Artinya rokok ini menggunakan lelehan menthol crystal yang diaplikasikan ke bagian foil rokok dengan menggunakan menthol crystal yang berasal dari daun peppermint asli, sehingga mampu menciptakan kesan menthol yang alamiah. LA Lights Menthol sendiri sebenarnya merupakan produk pertama dari Djarum yang menggunakan bahan tambahan Menthol dimana dalam hal ini merupakan suatu inovasi pertama yang dilakukan Djarum pada segmen SKM, terutama pada jenis SKM LTLN.
  2. Pangsa pasar SKM LTLN dengan bahan tambahan menthol dikatakan sangat berkembang, mengingat perokok mulai banyak menyukai sensasi rokok yang berbeda diantara umumnya. Dalam hal ini, bisa dikatakan mulai banyak perokok (terutama wanita) yang menyukai rokok dengan bahan tambahan menthol. Dikarenakan menthol mengurangi sensasi harshness dan rasa menusuk, rokok menthol secara umum banyak disukai oleh wanita, mengingat dalam hal ini rokok menthol merupakan pilihan yang tepat bagi wanita yang umumnya tidak begitu menyukai rokok yang memiliki sensasi kasar dan tidak lembut. Rokok menthol sejauh ini pertumbuhannya baik, dimana dalam hal ini sudah banyak pabrikan rokok berbasis SKM yang menjual rokok dengan bahan tambahan menthol. Pada umumnya, perokok menthol menyukai sensasi yang berbeda dikarenakan alasan yang saya kemukakan di bagian atas. Dan juga pertumbuhan rokok menthol terus berkembang dari tahun ke tahun. Saya tidak dapat memaparkan bagaimana pertumbuhan dari penjualan rokok menthol sendiri dikarenakan terbatasnya data yang ada.
  3. Dalam hal ini, dapat disimpulkan bahwa LA Lights Menthol merupakan inovasi pertama yang dilakukan oleh Djarum dalam menambahkan bahan tambahan menthol sebagai bentuk diferensiasi dengan rokok berjenis SKM LTLN Regular yang pada umumnya hal tersebut dikarenakan adanya permintaan yang banyak terhadap rokok menthol. Dalam hal ini, LA Lights Menthol cenderung bisa bertahan dikarenakan masih adanya peminat terhadap rokok SKM menthol yang memiliki kadar menengah. Dalam artian tidak semua orang cocok dengan model high-cooling menthol layaknya LA Ice, dan dalam hal ini LA Lights Menthol dikhususkan bagi perokok yang ingin mencoba sensasi menthol namun dengan taraf yang dikatakan masih normal.
Nah, itu dia sedikit analisis mengapa LA Lights Menthol bisa diluncurkan dan tetap bisa bertahan hingga sekarang. Mari kita mulai review terhadap rokok ini dengan seksama dimulai dari harga terlebih dahulu. Untuk harga rokok ini saya beli dengan harga Rp. 18.000 (beberapa toko memiliki perbedaan antara 500-1000 tergantung toko, cukai 17.925) dengan kuantitas isi 16 batang. Untuk hitungan rokok menthol termasuk mahal, bila dibandingkan dengan GG Shiver maka akan lebih murah GG Shiver. Untuk harga sendiri saya beri nilai 7.4 dari 10.

Kemudian kita coba review kemasannya dengan seksama







Kemasan rokok ini bisa dikatakan sangat simpel dan menjual. Dalam hal ini warna dasar yang digunakan ialah putih, silver, dan merah tua. Bagian depan dan belakang kemasan terdapat pattern garis yang membentuk rounded rectangles dimana pattern tersebut berjumlah 16 dan memiliki tekstur emboss yang sangat bisa dirasakan dengan seksama. Pada bagian depan dan belakang kemasan terdapat sebuah rounded rectangle berwarna silver dimana rounded rectangle berwarna silver cenderung memiliki arah berupa nol derajat, dalam artian rectangle tersebut berada di bagian tengah kemasan dan memiliki efek glossy dan shiny. Pada bagian rounded rectangle yang berwarna putih cenderung memotong bagian rounded rectangle berwarna silver dimana rounded rectangle berwarna putih cenderung menghadap ke kiri kemasan. Tulisan L.A. menggunakan warna hijau tua sebagai pembeda dengan LA Lights dan Ice dengan efek emboss dan shiny yang sangat bisa dirasakan dengan seksama. Tulisan pada kemasan setelah tahun 2013 tidak terdapat tulisan LIGHTS, dalam hal ini tulisan tersebut digantikan dengan tulisan MENTHOL menggunakan font yang cenderung modern dan stylish dimana warna font tersebut berwarna silver layaknya rounded rectangle di bagian luar. Tulisan KRETEK FILTERS menggambarkan bahwa rokok ini merupakan rokok kretek dengan adanya filter dan rokok ini masuk kedalam segmen SKM LTLN. Bagian belakang terdapat logo 100% menthol alam, dimana dalam hal ini disamping tulisan 100% terdapat gambar berupa daun peppermint yang dilambangkan rokok ini menggunakan menthol yang berasal dari sumber alami, yakni daun peppermint. Bagian samping kemasan terdapat logo L.A. Menthol dan ada diatasnya bertuliskan 16 yang dapat dimaknai rokok ini berisi 16 batang. Terdapat pattern yang sama dengan adanya rounded rectangle curve yang sangat bisa dirasakan dengan seksama serta adanya larangan jual dengan model tulisan align left layaknya rokok Djarum pada umumnya. Bagian samping terdapat tulisan SKM dengan kadar tar 15 mg, dimana Djarum sengaja menciptakan rokok ini memiliki kemantapan yang lebih bila dibandingkan dengan kompetitor. Bagian atas terdapat pattern garis yang sepertinya merupakan lanjutan dari pattern pada bagian utama kemasan, dan di bagian bawah terdapat kode produksi. Saya sangat merasa kemasan rokok ini sangat menjual. Untuk kemasan sendiri saya beri nilai 9 dari 10.

Kemudian kita coba buka plastiknya dan kemasannya dengan seksama


Pada bagian inner frame dari rokok ini menggunakan warna silver layaknya lini LA Lights pada umumnya. Dalam hal ini, foil dari rokok ini terdapat logo tripleblended(R) dimana terdapat tiga curve yang membentuk semacam segitiga dan dalam hal ini foil dari rokok ini memiliki kesamaan dengan LA Lights. Karena rokok ini berjenis menthol, dimana pengaplikasian dari lelehan menthol terdapat pada bagian foil, maka kita tidak bisa membuka foil-nya, dimana dalam hal ini untuk menjaga kesegaran dari rasa menthol yang ada pada rokok ini. Susunan batang rokok ini ialah 8 di depan dan 8 di belakang, dengan kuantitas isi 16 batang.

Kemudian kita coba tarik batang rokok-nya dengan seksama


Batang rokok ini memiliki panjang dan diameter yang sama dengan rokok berjenis mild pada umumnya. Dalam hal ini, rokok ini memiliki batasan tipping paper yakni adanya garis berwarna silver dengan adanya efek glossy dan shiny, dimana pada bagian tipping paper dari rokok ini tertulis L.A. MENTHOL. Perforasi laser yang digunakan pada rokok ini berjumlah tiga baris, dengan jarak lubang yang saling berdekatan satu sama lain.

Kemudian kita coba rasakan rokok-nya dengan seksama



Ketika sebelum dibakar, rokok ini seakan menawarkan sensasi menthol yang khas disertai adanya manis fruity. Saat dibakar, rokok ini seakan menawarkan rasa menthol yang cenderung kuat disertai sensasi fruity berkat penambahan essens leci. Sensasi dingin yang ditawarkan menurut saya pribadi sangat pas, dalam hal ini tidak terlalu tinggi namun juga tidak terlalu rendah, artinya kadar menthol dalam rokok ini cenderung berada pada tingkat menengah namun menthol yang ada pada rokok ini cenderung intens. Berkat penambahan 100% Menthol Alam yang menjadi tagline dari rokok ini, disertai dengan pemrosesan tripleblended membuat sensasi rasa yang ditawarkan cenderung kaya dengan adanya paduan menthol alam yang membuat rokok ini seakan menawarkan sensasi menthol yang cenderung alamiah. Blend pada rokok ini cenderung balance, dalam hal ini terdapat perpaduan antara Tembakau Virginia dan Tembakau berjenis Oriental yang menurut saya sangat baik dan earthy, namun pada rokok ini dominan dengan rasa menthol yang cenderung menutupi karakter khas yang ingin dibawa oleh rokok ini. Dalam hal ini, rokok ini tidak memiliki harshness, artinya rasa dari rokok ini cenderung smooth dan tidak membuat tenggorokan tidak enak. Berkat penambahan menthol yang ada pada rokok ini membuat sensasi spicy yang ditawarkan oleh rokok ini hampir tidak ada, dimana hal tersebut bisa terjadi dikarenakan adanya penambahan menthol sebagai penghilang rasa harshness dan spicy yang menjadi daya tarik pada rokok LA Lights. Ketika dikeluarkan dari hidung, rokok ini kuat akan sensasi nutty yang ditawarkan Tembakau berjenis Oriental dengan rasa dingin yang tidak begitu intens ketika dikeluarkan lewat hidung. Dalam hal ini, tarikan dari rokok ini cenderung mantap, dimana dalam hal ini terjadi dikarenakan pemrosesan tripleblended yang membuat rokok ini cenderung enak. Dalam hal ini, rokok ini tidak memiliki throat hit, dimana dalam hal ini saya tidak merasakan sensasi menusuk yang membuat tenggorokan tidak nyaman, alias saya sangat nyaman dengan rokok ini. Durasi bakar rokok ini ialah 10-11 menit, dalam artian durasi bakar yang ditawarkan oleh rokok ini cenderung pas dan tidak begitu cepat namun juga tidak begitu lamban. Aftertaste yang ditawarkan oleh rokok ini ialah sensasi nutty yang kuat disertai adanya sensasi dingin yang tidak begitu intens. Namun kelemahan rokok ini sama saja dengan LA Lights diantaranya ialah bakaran yang cukup panas pada batasan tipping paper dan juga tipping paper yang cenderung melemah pada akhir bakaran. Saya sangat suka pada rokok ini, yang jelas dengan rasa menthol yang ditawarkan cenderung pas maka dalam hal ini saya senang. Untuk rasa sendiri saya beri nilai 8.9 dari 10.

KESIMPULAN

Dengan rasa menthol yang cukup dingin namun pas, rasa yang cenderung lembut, dan kemasannya yang sangat menjual membuat rokok ini bisa diperhitungkan dalam pasar SKM LTLN dengan bahan tambahan menthol, dimana dalam hal ini rokok ini menawarkan sensasi menthol yang alamiah dan tanpa adanya sensasi chemical layaknya kompetitor. Dalam hal ini, rokok ini saya rekomendasikan bagi Anda penyuka rokok menthol namun menginginkan kadar menthol dalam intensitas yang pas, dalam artian tidak terlalu rendah namun juga tidak terlalu tinggi. Namun kelemahan ini sebenarnya sama dengan LA Lights yakni bakaran yang cenderung panas pada akhir bakaran, serta melemahnya tipping paper pada rokok ini semakin menambah sensasi panas yang ditawarkan pada akhir bakaran. Distribusi dari rokok ini sangat mudah ditemui di minimarket dan supermarket, namun untuk warung sendiri pada umumnya dijual dengan stok yang sangat terbatas. Kalaupun banyak, biasanya stok yang ada di warung paling maksimal ada lima bungkus di toko dengan skala yang lebih besar, untuk warung kecil sendiri paling maksimal ada dua bungkus yang dijual, mengingat penjualan atas rokok ini cenderung tidak begitu baik dan dalam hal ini secara penjualan masih lebih mudah untuk menemui LA Ice, ketimbang LA Lights Menthol yang cenderung susah ditemui di warung dikarenakan peminatnya yang sedikit. Overall saya memberi nilai rokok ini 8.43 dari 10. Artinya rokok ini memiliki kelebihan rasa menthol yang dingin-nya pas dan kemasan yang cenderung modern, namun secara harga rokok ini termasuk mahal bila dibandingkan dengan kompetitor yang menawarkan dingin dalam intensitas yang sama (bahkan beberapa rokok SKM LTLN menthol dengan harga lebih murah cenderung lebih intens). 

Demikian postingan saya kali ini. Bila ada pertanyaan silahkan email saya, mention saya di @ReviewRokok, like Page Facebook blog ini di fb.me/ReviewRokok, dan ask saya di ask.fm/reviewrokok, serta add ID Line saya yakni reviewrokok. Sekian dan terima kasih.

Share this:

, , , , , , , ,

CONVERSATION

3 komentar:

  1. Kenapa ya lama2 gw merasa lebih pas dg rokok keluaran djarum drpd gg. Padahal dulu lbh sering pake gg. Akhir2 ini gg rasanya spt ada hint of pahitness (istilah ngaco) misal surya pro, shiver, gg mild

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin karna harga garam naik, hehehe

      Hapus