Review Sampoerna Avolution 20's Slim Original (Avolution Kemasan Baru isi 20 Batang)

Selamat sore,

Kali ini saya akan mereview mengenai rokok yang baru saja mendapat treatment rejuvenated, yaitu Avolution isi 20 batang. Sebelumnya saya sudah membuat review mengenai Avolution 20 batang versi Slim Menthol. Namun alangkah baiknya saya mengulang kembali review karena produk ini sedikit berbeda dengan yang slim menthol.

Untuk tautan mengenai Avolution 20's Slim Menthol silahkan klik pada tautan berikut ini:
http://reviewrokok.blogspot.co.id/2015/11/review-sampoerna-avolution-20s-slim.html

Ok, saya akan menyampaikan (kembali) alasan mengapa Avolution pada bulan ini mencoba meluncurkan versi 20 batang pada saat ini (terutama yang malas untuk membuka linknya). Diantaranya:

  1. Persaingan rokok kretek superslim pada saat ini cukup menggiurkan beberapa produsen rokok. Diantaranya ialah KT&G yang meluncurkan Esse versi kretek yaitu Esse Mild serta Karyadibya Mahardika meluncurkan Apache Exotic yang bulan lalu baru saja diluncurkan (namun saya sampai sekarang belum pernah melihat bentuk fisik dari Apache Exotic).
  2. Umumnya, kedua rokok superslim baru tersebut menawarkan isi rokok dalam kemasan 20 batang. Sebenarnya pelopor rokok kretek superslim yang menawarkan isi 20 batang ialah Esse Mild pada tahun 2013, dikarenakan mengikuti kemasan Esse secara global (ada imej modern dan stylish ketika sebuah rokok ditawarkan dalam isi 20 batang).
  3. Peringatan PHW pada Avolution lama agak kurang tersampaikan ketika dalam bentuk seperti lipstik layaknya kemasan Avolution dulu. Dan juga dengan adanya kemasan seperti kotak lipstik itu menyulitkan dalam pembungkusan slop yang pada saat ini lebih condong menggunakan bahan plastik.
  4. Kesan pada Avolution kemasan lama kurang memberikan kesan maskulin yang sebenarnya menjadi target rokok ini, dimana target rokok ini ialah pria usia 18-30 tahun yang berkepribadian modern dan stylish serta terbuka akan sesuatu hal yang baru. Kemasan rokok model lipstik superslim di luar negeri umumnya menyasar kepada perempuan muda berusia 18-30 tahun. Beberapa pemain rokok segmen kemasan lipstik pada rokok jenis ini di luar negeri ialah Vogue, Virginia S. (atau lazim disebut Virginia Slims), Omè, serta Glamour.
  5. Adanya keinginan Sampoerna dalam memberikan sensasi lebih kepada perokoknya, yaitu menawarkan isi 20 batang. Kedepannya bisa jadi produk Sampoerna yang lain bisa menawarkan isi 20 batang, mungkin bisa diterapkan kepada produk mildnya semisal A Mild.
REVIEW

Oke, daripada kelamaan lebih baik saya akan mereview rokok ini dari segi harga. Harga rokok ini berkisar Rp. 17.500-18.000 (saat saya membeli versi ini harganya sama dengan Slim Menthol, yaitu Rp. 18.000). Harga di pita cukai Rp. 19.500. Cukup mahal namun sebanding dengan kualitas rokok ini. Untuk harga saya memberi nilai 7.5 dari 10.

Kemudian dari segi kemasan. Lebih baik kita lihat saja langsung kemasannya dengan seksama.

 

Sama seperti versi slim menthol, dari segi kemasan terlihat sekali perbedaannya dibanding kemasan lama. Tampak sekali kemasan yang berbentuk D-Shape dengan warna dasar silver layaknya dua kemasan sebelumnya. Pada kali ini, logo A pada rokok ini berwarna merah, mirip dengan kemasan sebelumnya. Dan tulisan AVOLUTION pada kemasan ini sedikit berubah, dengan adanya garis pada huruf V dan T. Elemen pada latar tulisan Avolution juga berubah, namun tidak terlalu signifikan dibanding kemasan sebelumnya dimana terlihat jelas elemen transparan yang diterapkan pada kemasan sebelumnya tidak diterapkan pada kemasan kali ini. Warna dominan merah tetap terlihat pada kemasan kali ini, dengan unsur sedikit kuning tua. Shattered "A" juga tetap diterapkan pada kemasan kali ini, namun terlihat besar dibanding sebelumnya. Terlihat juga ada tulisan 20 Sigaret Kretek, bukan kretek slims layaknya kemasan sebelumnya. Hal ini menandakan adanya sedikit unsur merakyat pada rokok ini. Sebenarnya penerapan tulisan sigaret kretek pada rokok modern baru pertama kali diterapkan pada rokok ini, karena umumnya penulisan sigaret kretek lebih umum diterapkan pada rokok jenis SKT.

Kritik saya sama dengan versi slim menthol cenderung sama. Adanya klaim terhadap Indonesia's First Slim Cigarettes sangat meragukan mengingat untuk di Indonesia pertama kali dipelopori oleh Esse. Dari segi kemasan, saya memberi nilai 8.5 dari 10.

Kemudian kita buka kemasannya dengan seksama.

Foil juga berubah pada kemasan kali ini. Adanya warna merah dan tidak adanya logo A mampu membedakan dengan kemasan lama, dimana dalam kemasan lama warnanya silver dan ada tulisan A. Saya kiranya perlu memberikan gambar bagaimana susunan rokok tersebut.
Kalau kita robek foilnya, terlihat susunan batang rokok 10 di depan dan 10 di belakang. Mirip dengan  Esse Mild. Namun, saya cukup kecewa mengingat hinge lid dari rokok tersebut mirip dengan rokok pada umumnya, tidak bermodel keatas layaknya A Mild Menthol.

Kemudian kita lihat batangnya seperti apa
Tampak jelas tidak ada perbedaan signifikan dengan Avolution kemasan lama. Warna logo A tetap warna merah. Dan lubang perforasi tetap satu baris. Sama saja dengan versi Slim Menthol namun beda dalam warna logo.

Kemudian kita icip rokok tersebut dengan seksama.


Rasa dari rokok tersebut cenderung smooth namun berkarakter. Tarikannya menurut saya pribadi mirip dengan versi Slim Menthol namun lebih narik dibandingkan A Mild merah. Balance perpaduan tembakau Virgina serta Madura dan cengkehnya cukup terasa. Kelembutan khas tembakau Virginia cukup terasa pada versi ini bila dibandingkan dengan Slim Menthol. Rasanya juga tidak semanis A Mild merah, makanya saya sedikit suka dengan rokok ini. Cuman terkadang menimbulkan rasa sedikit mual dibandingkan versi Slim Menthol. Dan durasi bakarnya sangat cepat. Saya memberi nilai  7.8 dari 10.

KESIMPULAN
Dari pengamatan saya terhadap rokok ini, rokok ini menang pada kemasannya dimana begitu modern dan stylish. Beberapa kelemahan rokok ini ialah dalam hal distribusi yang kurang merata pada beberapa warung dan durasi bakarnya cepat habis. Rata-rata rokok ini ialah 8 dari 10. Saya cenderung lebih prefer ke versi Slim Menthol. Namun saya cukup merekomendasikan bagi social smokers yang butuh merokok sebagai lambang pergaulan. Karena saya sedikit heavy smokers, saya kurang begitu suka dengan rokok model ini.

Demikian review saya kali ini. Kurang lebihnya mohon maaf. Bilamana ada pertanyaan atau kritik silahkan email saya langsung saja. Sekian dan terima kasih. 







Share this:

, , , ,

CONVERSATION

11 komentar:

  1. Super Bang, reviewnya lengkap, masih ditunggu nih, yg kemasan 20 blm sampai di kotaku Purwokerto dan Wonosobo, salam.

    BalasHapus
  2. yang isi 16 batang rasanya lebih mantap , di banding yang isi 20 batang sekarang suka mual ga asik pokoknya

    BalasHapus
    Balasan
    1. keliatannya itu sugesti mas aja, wong batangnya persis sama ma yang kemasan 16, rasa gaada beda

      Hapus
  3. Jan... Angel tenan rokok iki di Wonogiri....

    BalasHapus
  4. Jan... Angel tenan rokok iki di Wonogiri....

    BalasHapus
  5. Rasa dan kualitas tidak sama seperti kemasan lipstik. Lebih enak dan mantap yang pertama/lipstik, sampe kepikiran pindah pokonya. Kemasan baru TIDAK ENAK!! Pertahankan kemasan Lipstik, TITIK!!

    BalasHapus
  6. Dr pada rokok ini sekalian aja A Mild Special Edition, mahalnya sama tp rasanya beda jauh

    BalasHapus
  7. Bagus siihh,, cuman saya kesal nya banyak rokok yg lem nya nglupas dari filter sampe ujung rokok nya,, saya sebagai pelanggan kadang2 dari 1 bungkus ada 2-3btg yg gx bisa di rokok,,

    BalasHapus
  8. saya lebih memilih rokok AVOLUTION yg kemasan 16 batang karena simple di saku...dan juga rasanya lebih mantapppp...kalau bisa ada 2 pilihan yg 16 batang sama 20 batang terima kasih

    BalasHapus
  9. Kecewa gw ama rokok ini, gw padahal dah cocok dan suka. Tapi sering banget kalo belinay di warung-warung, rasanya "Hamposh", kaya ga ada standart mutunya. Akhirnya sering beli di Alfa Mart. Baru kemarin kejadian, saya beli di Alfa, dan rasanya ternyata sekali lagi beda. Sampe 2 bungkus beli di Alfa yang sama, rasanya beda, terlalu nyegag dan ga enak di tenggorokan. Penasaran coba beli di Alfa yang beda, dan ternyata rasanya normal.

    Saat ini saya udah ambil keputusan untuk ganti merk, karena rugi udah lumayan besar untuk produk Avolution yang standart mutunya ga terjamin.

    Trims.

    BalasHapus